HEADLINEPASBANDUNGPASJABARPASPENDIDIKAN

Aneh, Ada Beberapa Siswa Beralamat yang Sama Terdaftar di SMAN Favorit Bandung

*)FAGI Dukung Disdik Lakukan Investigasi

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COMIndikasi kecurangan dalam pendaftaran PPDB di salah satu SMAN di Kota Bandung diungkapkan oleh Ketua Federasi Aksi Guru Indonesia (FAGI) Kota Bandung, Iwan Hermawan.

Indikasi tersebut dikatakan FAGI, prihal data siswa yang memiliki alamat yang sama terdaftar di salah satu SMAN favorit di Kota Bandung. Anehnya lagi, alamat yang sama tersebut bukan hanya dimiliki satu siswa, namun hingga tujuh siswa lainnya.

Hal ini kemudian di investigasi oleh FAGI setelah mendapat laporan dari orang tua siswa yang melihat ada keanehan dalam daftar PPDB di salah satu sekolah tempat anaknya mendaftarkan diri.

“Saya mendapat laporan dari orang tua murid, yang melihat data siswa di PPDB online salah satu sekolah ada keanehan. Jadi di SMAN tersebut ada sekitar tujuh, delapan siswa berbeda asal sekolah, namun memiliki lokasi alamat rumah yang sama. Bagi kami tentunya ini satu keanehan, apalagi ini terdaftar di salah satu sekolah yang terbilang favorit di Kota Bandung,” ujar Iwan kepada Pasjaar, Rabu (19/6/2019).

Iwan menyebutkan jika kedelapan siswa tersebut beralamat sama di Jalan Bali No. 15A RT/RW 4/1 Merdeka Kota Bandung.

Ditegaskan Iwan ini tentu harus menjadi prhatian semua pihak khususnya pihak sekolah, dinas pendidikan dan juga tentunya tim investigasi.

“Oleh karenannya FAGI mendukung adanya pemeriksaan oleh tim investigasi, prihal keanehan tersebut. Dan tentunya tim investigasi yang dibentuk Pemprov Jabar dan Disdik Jabar harus betul-betul indevenden dan murni tidak ada kepentingan apapun,” tegas Iwan.

Selain itu Iwan juga mengungkapkan, keanehan bukan hanya di data siswa yang beralamat sama, bahkan ada siswa yang memiliki lokasi rumah jauh, namun di dalam zonasinya tertulis sangat dekat dengan sekolah.

“Saya belum tahun apa ini kesengajaan atau justru ada kesalahan dalam penulisan saja. Yang jelas tentunya ini akan sangat merugikan bagi siswa lainnya yang memang berhak masuk ke sekolah tersebut,” Ungkapnya.

Sementara itu, saat akan dikonfirmasi hal tersebut, Kacab Wilayah 7, Husein Hasan Husein tidak dapat dihubungi. (tie)

Tags

Related Articles

Close