HEADLINEPASKREATIFPASPENDIDIKANTOKOH

Atang Hermawan : Loyal Curahkan Pengabdian Untuk Kemajuan Pendidikan

*)Dekan Fakultas Ekonomi Unpas

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COMPengalaman mengajar bagi Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Pasundan (FE Unpas), Dr. Atang Hermawan, SE, MSIE.,AK CSRS,  bukan waktu yang sebentar.

Perjalanan itu dimulai saat ia lulus di UNPAS pada tahun1988  di jurusan Ekonomi Akuntansi dan mendapatkan penghargaan sebagai mahasiswa berprestasi untuk melanjutkan studi S2  pada Managemen Industri yang kemudian lulus pada tahun 1994. Kala itu Atang pun sudah mengajar sejak tahun 1991.

“Setelah itu saya mengabdi di Unpas, menjadi sekertaris jurusan akuntasi selama enam tahun, selanjutnya diangkat sebagai ketua jurusan selama empat tahun, dan berkiprah mengembangkan jurusan akuntansi agar bisa terakreditasi baik, dan memiliki rangking di Indonesia,” ucapnya kepada Pasjabar, beberapa waktu lalu.

Pria kelahiran Garut, 1 Maret 1965 juga mengulas bahwa setelah itu ia mendirikan program extention, bersama rekan-rekannya yang lain dan diberi tugas mengembangkan kelas karyawan, dan dalam prosesnya berhasil, sebab saat itu peminatnya cukup tinggi.

Kemudian, Atang diamanahi untuk menjadi wakil dekan 2 selama dua periode untuk mengurusi bidang SDM, keuangan dan sarana prasarana dan sejak tahun 2014 dan diangkat menjadi Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unpas.

“Saya memiliki prinsip dalam hidup bahwa ketika saya diamanahi dalam sebuah hal, maka saya harus menjaga kepercayaan tersebut. Begitupun dalam jabatan kependidikan, saya berusaha bekerja dengan sebaik-baiknya,” terangnya.

Lulusan S3 Akuntasi UNPAD tahun 2007 inipun selain menjadi dekan FEB juga aktif menjadi pengurus Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Jawa Barat dan Pengurus Ikatan Akuntan Indonesia.

“Tak banyak duka yang saya rasakan selama mengajar,  selama 28 tahun mengajar bagi saya adalah kebahagiaan apalagi saat melihat mahasiswa saya berhasil. Saya pun merasa memiliki banyak saudara, dan yang terpenting juga menjadi amal  ibadah,” terang ayah dari tiga orang anak ini.

Menjadi pendidik, lanjut Atang juga perlu memberikan contoh yang baik bagi mahasiswa, disamping selalu menambah kapasitas diri lewat memperbanyak membaca, mengetahui perkembangan kontemporer dari berbagai aspek seperti teknologi,sosial, dan lainnya, serta rutin mengikuti, uji kompetensi, ataupun seminar.

Pemilik motto “Jika mau pasti akan bisa” ini juga bercerita bahwa pada awalnya ia tidak berniat menjadi dosen, melainkan ingin bekerja di perusahaan. Namun, seiring bergulirnya waktu ia melihat dosen, sebagai profesi yang menyenangkan, karena bisa mengembangkan  diri ke berbagai bidang seperti ekonomi, politik maupun budaya.

“Dalam mengajar, selain fokus memperkaya hardskill mahasiswa, secara softskill juga senantiasa diupayakan. Bagaimana mendorong mereka untuk aktif berorganisasi seperti terlibat dalam asosiasi profesi maupun praktek di kantor akuntan. Karena hal ini merupakan wujud dari implementasi pengetahuan dan kematangan mereka, untuk memunculkan kompetensi dan keterampilannya dalam mengatur waktu,” paparnya.

Atang pun mengulas bahwa ia juga selalu menerapkan nilai-nilai etika yang baik seperti kejujuran, komunikasi, dan bertanggung jawab, memiliki tinggi etos kerja yang baik, berani bermimpi dan berprestasi.

“Saya sering menyampaikan kepada mahasiswa bahwa jangankan untuk sukses, ketika kita mau makan pun kita harus tau caranya.  Oleh karena itu mengikuti pendidikan yang baik, akan mendewasakan pemikiran. Dimana pola pikir berubah pasti kehidupan pun akan berubah,” tandasnya.

Pendidikan, lanjut Atang menjadi sesuatu yang penting. Karena berbeda dengan belajar mandiri, di sekolah atau kampus, guru memberikan  mengenai konsep,  cara mengambil keputusan dan hal-hal lain.

Atang berharap bahwa pendidikan di Indonesia, akan bisa lebih maju. Dan meskipun jika sudah maju harus tetap mempertahankan nilai agama, budaya dan moral.

“Adapun harapan untuk diri saya adalah semoga dedikasi yang saya berikan untuk UNPAS dapat lebih baik lagi. Dapat mencurahkan tenaga dan pikiran lewat UNPAS untuk berkontribusi dalam memajukan masyarakat Indonesia,” pungkasnya. (Tan)

Tags

Related Articles

Close
Close