HEADLINEPASPENDIDIKAN

Hakim Korban Jatuhnya Pesawat Lion Air JT 610 Alumni Unpas

BANDUNG, PASJABAR.COM – Wakil Rektor III Unpas Bidang Kemahasiswaan, Dr. Deden Ramdan, MSi, menyebutkan salah satu penumpang pesawat naas Lion Air JT 610, adalah alumni dari kampus Universitas Pasundan (Unpas).
Korban pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh ke perairan Karawang tersebut yakni atas nama Ikhsan Riyadi SH, yang saat ini menjadi hakim Pengadilan Koba di Provinsi Babel. Ikhsan tercatat sebagai alumni dari Fakultas Hukum Universitas Pasundan angkatan 2006.
Wakil Rektor III Unpas Bidang Kemahasiswaan , Dr. Deden Ramdan, MSi meminta agar semua pihak mendoakan, ” Kami berharap semua pihak mendoakannya. Ikhsan Riyadi SH, medupakan alumni FH Unpas, kini ia menjadi Hakim Pengadilan Koba Provinsi Babel , dan ia menjadi salah satu penumpang Lion Air JT.610 Jakarta-Pangkal Pinang. Semoga Keluarga Diberi Kekuatan & Ketabahan, Aamiin YRA,” ujarnya.
Sebelumnya, Mahkamah Agung (MA) memastikan ada empat orang hakim menjadi penumpang pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018) pagi. Sebelumnya dikabarkan ada tiga hakim yang menjadi korban pesawat jatuh tersebut.
“Untuk sementara informasi yang kami peroleh ada empat aparatur pengadilan di pesawat, yaitu tiga orang hakim pengadilan tinggi dan satu orang hakim tingkat pertama,” ujar juru bicara Suhadi di gedung MA, Jakarta, Senin (29/10).
Keempat hakim itu yakni hakim Pengadilan Tinggi Bangka Belitung Rijal Mahdi, Hasnawati, Kartika Ayuningtyas Upiek, dan hakim Pengadilan Negeri Koba Ikhsan Riyadi.
Suhadi mengatakan keempat korban itu rencananya kembali menjalankan tugas sebagai hakim di Pangkal Pinang. Para hakim yang ditugaskan di luar kota, kata dia, memang kerap pulang ke Jakarta pada hari libur.
“Jadi mereka akan kembali ke tempat tugasnya setelah hari libur Sabtu-Minggu,” katanya.
Sementara itu Kepala Biro Hukum dan Humas MA Abdullah mengatakan, Ikhsan merupakan hakim yang baru saja dimutasi dari PN Marabahan, Kalimantan Selatan ke PN Koba di Bangka Belitung.
PN Koba termasuk salah satu dari 85 pengadilan tingkat pertama yang baru diresmikan oleh MA beberapa waktu lalu. Keberangkatan Ikhsan ke Pangkal Pinang, kata Abdullah, bertujuan melaporkan kepindahannya ke PN Koba.
“Ya ini dia mau melapor untuk melaksanakan tugas, karena kalau mutasi harus lapor dulu kan,” ucapnya. (*/tie)

Tags

Related Articles

Close