HEADLINEPASOLAHRAGAPASPENDIDIKANTOKOH

Jadi Ladang Amal, Agus Lebih Pilih Totalitas di Dunia Pendidikan

*) Kepala SMK Pasundan 2 Banjaran

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COMGajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang dan manusia mati meninggalkan amal baiknya. Ungkapan pribahasa itu menjadi salah satu ungkapan yang tepat untuk Kepala SMK Pasundan 2 Banjaran Drs. Agus Jumaedi M,S.

“Saya memilih totalitas di dunia pendidikan karena ini menjadi ladang amal bagi saya, jika nanti saya sudah tidak ada. Karena pendidikan yang bermanfaat saya berikan ke siswa, dan kemudian oleh mereka diamalkan dan dimanfaatkan, itu menjadi amal dan bekal saya nanti,” tutur Agus kepada Pasjabar, belum lama ini.

Kepala SMK Pasundan 2 Banjaran yang akrab di sapa Boy ini, sebetulnya memang sudah memiliki basic di pendidikan. Tercatat sebagai lulusan UPI FPOK Kepelatihan Boy pun kemudian tercatatat sebagai PNS di Tahun 1987.

“Di FKOP saya memang paling mendalami bola voli, jadi itu saya terus dalami sampai akhirnya saya menjadi tim bola voli Jabar dan nasional, setelah itu saya juga terjun menjadi pelatih bola voli Jabar dan Seagames serta menjadi pengurus PBVSI Jabar dan Kota Bandung, hingga sekarang,” paparnya.

Awal kiprah Bpy di dunia pendidikan yakni ketika dirinya tercatat sebagai PNS dan kemudian ditugaskan  di Purwakarta, namun meski bertugas di Purwakarta, ia kerap bolak – balik ke Bandung, karena ia juga tetap menjadi pelatih bola voli di beberapa klub. “Dan akhirnya saat saya melatih tim Polwitabes Bandung, saya ditawari untuk pindah ke Bandung dan mencari sekolah tempat mengajar di Bandung,” terangnya.

Ayah dari tiga putri dan satu putra ini pun kemudian mengajar menjadi guru olah raga di SMA Pasundan 1 Bandung setelah ia pindah ke Bandung, disitulah awal mulai Boy aktif di YPDM Pasundan hingga kemudian ditunjuk menjadi kepala sekolah SMK Pasundan 3 Bandung pada Tahun 2016, dan ditahun 2017 dipindahkan ke SMK Pasundan 2 Banjaran.

Selain menjadi Kepala Sekolah di SMK Pasundan 2 Banjaran, namun hingga kini Boy pun tetap aktif melatih dan membina tim bola voli umumnya di Jabar dan khususnya di tim bola voli Pasundan. Ia pun menjadi Ketua Pelatih dan Pembina PBV Pasundan. Bahkan kontribusi Pasundan dalam mencetak atlet muda berprestasi di bidang voli pun sudah tidak bisa dibantahkan lagi dibawah kepemimpinannya.

“Saya berharap untuk bola voli Pasundan bisa terus memberikan kontribusi khususnya dalam mencetak atlet muda berbakat bagi Jabar dan tentunya Nasional,” katanya.

Ia juga berharap dengan berkembang pesatnya PB Pasundan, juga bisa membuat yang lain terus berkembang dan maju termasuk bola voli Pasundan.

“Bukan hanya mencetak dan mengembangkan olah raga yang digemari dan popular di masyarakat. Namun PB Pasundan harus juga bisa mengembangkan olargana yang tidak popular di masyarakat, karena ini akan menjadi peluang bagi semua pihak di PB Pasundan,” terangnya.

Sementara untuk sekolahnya ia berharap sekolahnya bisa terus maju dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas. “Dan yang ingin saya kembangkan juga siswa SMK jangan hanya menjadi pekerja setelah keluar dari SMK, namun raihlah pendidikan yang lebih tinggi untuk meningatkan nilai pribadi di dunia saat ini, karena tantangannya akan semakin berat,” ujarnya. (tie)

Tags

Related Articles

Close