HEADLINEPASPENDIDIKANTOKOH

Juanim : Bentuk Mental Jujur, Pejuang dan Pekerja Keras

*)Wakil Dekan Fakultas Ekonomi dan binis Unpas

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COMBercita-cita menjadi tentara, namun pada akhirnya menjadi dosen, adalah bukan hal yang disesali oleh Wakil Dekan 1 Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unpas, Dr. Juanim S.E, M.si. Malah, hal itu adalah sesuatu yang ia syukuri.

Meskipun setelah lulus kuliah pada tahun 1995, Juanim memutuskan bekerja di salah satu perusahaan entertainment pada grup PT Citra Pramudita Internasional. Namun pada tahun 1996 ia ditarik oleh kampus untuk menjadi asiten dosen.

“Sambil bekerja, saya juga mengajar. Dan berbagai pengalaman yang saya rasakan di perusahaan sebagai manager, saya bagikan kepada mahasiswa,” ungkapnya kepada Pasjabar.

Seiring bergulirnya waktu, pada tahun 2000, panggilan untuk mendedikasikan diri pada dunia pendidikan semakin tinggi. Oleh sebab itu sebagai wujud pengabdian kepada almamater dan  minat yang lebih tinggi untuk mengajar, akhirnya sejak saat itu ia mencurahkan seluruh waktunya di dunia kampus.

“Sebab sejak tahun 1997 saya sudah menjadi staf kemahasiswaan. Pada tahun 1998 saat reformasi saya mendampingi mahasiswa turun ke jalan untuk menjaga kedamaian. Dan ditahun  1999, saya ditugaskan menjadi staf di bidang akademik,” ulasnya.

Disamping itu, pria kelahiran Karawang, 15 April 1969 ini pun menjadi tenaga ahli untuk beberapa riset, baik dalam penelitian di beberapa kementrian dan kabupaten maupun perusahaan dan menjadi sekertaris di jurusan managemen dengan mengajar mata kuliah bisnis, managemen resiko, teori pengambilan keputusan serta marketing dan metodologi penelitian.

Selanjutnya pada tahun 2010, ia pun menjadi ketua program studi Managemen selama dua tahun dan pada tahun 2013 menjadi plt Wakil Dekan 1 dan ditahun berikutnya secara sah menjadi Wakil Dekan 1 hingga saat ini, yang telah memasuki periode ke dua.

Lulusan S1 UNPAS jurusan managemen tahun 1995, S2 UNPAD jurusan Keilmuan managemen tahun 2003 dan S3 UNPAD Ilmu Managemen tahun 2010 ini pun mengungkapkan bahwa dalam mengajar ia selalu menyelipkan motivasi agar mahasiswanya memiliki semangat dan daya juang yang tinggi dalam menjalani hidup.

“Dalam mengajar, saya mengutamakan mahasiswa untuk memiliki karakter yang mulia, seperti jujur, pejuang dan pekerja keras, tidak memandang bahwa dia adalah inferior,  dan saya selalu berkata bahwa mereka mungkin lebih hebat dari apa yang mereka pikirkan, segala hal bisa dicapai asalkan mau berjuang,” tandasnya.

Sikap penting lainnya yang harus dimiliki oleh mahasiswa adalah  mampu menyelesaikan semua persoalan yang dihadapi. Karena dalam hidup ini persoalan hidup tidak mungkin tidak ada.

“Praktek jujur, tidak berbohong dalam berbagai aspek seperti dalam bisnis, perkuliahan, keluarga adalah hal yang juga harus mereka terapkan untuk menjadi pribadi yang unggul,” ulas ayah dari dua orang anak.

Pemilik motto “Apapun perannya surga obsesinya,” ini juga bercerita bahwa dalam mengajar ia selalu menyelipkan motivasi dan menyampaikan pentingnya memiliki tunjuan hidup yang dikaitkan dengan spirit islami. Bahwa tujuan  hidup bukan hanya untuk sukses, tapi juga untuk mencapai kebahagiaan baik di dunia maupun diakhirat.

“Peran dari seorang dosen sangat penting, bukan hanya transfer of knowlege. Lebih dari sekedar itu juga menyampaikan proses edukasi pendidikan yang dapat melakukan perubahan khususnya dalam sikap, etika dan moral,” tandasnya.

Kedepannya, Juanim berharap bahwa ia akan memberikan manfaat yang lebih luas.

“Adapun harapan saya untuk FEB adalah semoga bisa menjadi fakultas yang unggul, memiliki daya saing yang tinggi, bisa mennjadi komunitas dunia serta para mahasiswanya bisa berhasil dan mampu mengisi peran-peran penting baik dalam bisnis maupun pemerintahan,” pungkasnya. (Tan)

Tags

Related Articles

Close
Close