HEADLINEPASKREATIFPASPENDIDIKAN

Maisar, Duta Unpas Isi Aktifitas Dengan Hal Positif yang Membangun

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Bagi duta kampus Universitas Pasundan (UNPAS) ini hidup haruslah diisi oleh hal-hal positif dan membangun.  Oleh karenanya pemuda bernama lengkap Maisar Aprianto atau yang akrab disapa Maisar inipun aktif dalam berbagai dan bahkan meraih beberapa prestasi.

Ia pun tercatat menjadi Juara 1 , Compertive study ke tiga negara yaitu Malaysia, Singapura dan Thiland, menjadi Most Of Oustanding speaker MUN scurity concil dan mengikuti future leader summit.

“Untuk hobi,  saya senang membaca, karena mungkin semua orang bisa bicara apa saja, tapi tidak banyak yang mau mendengar dan memahami apa yang dibicarakan orang lain. Dengan membaca, kita akan dilatih lebih banyak memahami sesuatu sebelum memutuskan untuk bertindak. Jika ingin lebih banyak memahami segala hal,maka saya mengasah kemampuan membaca,” terangnya yang lahir di Bunga Emas, 24 Mei 1997.

Maisar yang memiliki motto “Tak perlu menjelaskan tentang dirimu pada siapapun, karena yang mecintaimu tidak membutuhkan itu dan yang membencimu tidak akan mempercayai itu” ini juga berharap kedepannya bisa membahagiakan kedua orang tuanya dengan apa yang sudah ia capai nanti.

“Untuk cita-cita saya ingin menjadi Dosen. Sebab saya ingin berperan dalam membangun sumber daya manusia yang lebih baik , dan  bagi saya,  mencerdaskan kehidupan bangsa adalah segala-galanya,” terang pemilik tinggi 175 CM.

Mahasiswa Universitas Pasundan jurusan Hubungan Internasional ini juga selain menjadi Duta kampus Universitas Pasundan, ia juga Wakil Gubernur HIMHI , dan Wakil Presiden komunitas Z_Genaration .

“Untuk tokoh idola saya mengagumi sosok Sandiaga uno. Saya mengidolakan beliau ,karena beliau sangat menginspirasi banyak orang dalam segala hal , banyak memberikan manfaat terhadapat orang lain, baik itu dalam segi ekonomi, pendidikan maupun hal yang lainya,” terang penfavorit warna Putih dan navy serta penikmat Tempe goreng dan ikan.

Adapun sosok yang menginspirasinya, anak ke tiga dari empat bersaudara ini mengatakan bahwa ia selalu terinspirasi dari  keluarga besarnya ,terlebih ibu dan bapaknya.

“Hidup yang saya maknai adalah bahwa semuanya akan kembali kepada kematian , maka dari itu sebelum kematian menjemput, pergunakanlah waktu sebaik mungkin untuk hal yang bermanfaat bagi orang lain,” tandasnya.

Maisar juga berkata bahwa ia selalu bersemangat karena dukungan serta motivasi ibu dan bapaknya dan mereka adalah salah satu alasan terbesarnya sampai saat ini tetap semangat dalam menjalani hidup.

“Terakhir saya juga ingin menyampaikan untuk almamater saya, Universitas Pasundan semoga menjadi kampus terbaik di dunia, dengan doa dan ikhtiar, “pungkasnya. (Tan)

Tags

Related Articles

Close
Close