PASBISNIS

Media Diajarkan Seluk Beluk Industri Berjangka Komoditi

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Berangkat dari upaya memperkenalkan, memahami dan mencoba transaksi produk investasi berjangka, PT Rifan Financindo Berjangka, bersama PT Jakarta Future Exchage dan PT Kliring Berjangka Indonesia mengadakan acara  Media Training “Pengenalan Seluk Beluk Industri Berjangka Komoditi dan Derivatif Indeks” di Hotel Prama Grand Preange  Jl. Asia Afrika No. 81, kemarin.

Hadir sebagai pembicara oleh Dirut PT. Bursa Berjangka Jakarta, Stephanus Paulus L, Dirut PT. Kliring Berjangka Indonesia (Persero) Fajar Wibhidyadi dan Pimpinan Cabang RFB Bandung Anthony Martanu.

Pimpinan Cabang RFB Bandung Anthony Martanu membahas mengenai  Bappebti, KBI, BBJ dan badan-badan lainnya yang berhubungan dengan transaksi bursa berjangka.

“Dalam melaksanakan transaksi kita perlu mengetahui tentang produk knowledge, fluktuatif, fleksibilitas transaksi,” terangnya.

Sementara itu, Dirut PT. Bursa Berjangka Jakarta, Stephanus Paulus L, mengulas tentang pengertian, sejarah, lembaga dan manfaat dari bursa berjangka.

“Eksitensi dari bursa berjangka ini memiliki banyak manfaat diantaranya sarana price discovery dimana menjadi ruang pertemuan yang terorganisasi antara penjual dan pembeli dengan efektif dan efisien,” tendasnya.

Stephanus melanjutkan bahwa manfaat dari bursa berjangka juga sebagai sarana hedging yang memungkinkan pelaku pasar melakukan transfer resiko atas fluktuasi harga komoditi aset tertentu. Dan juga sarana investasi atas perdagangan berjangka yang terbuka yang memungkinkan spekulasi  memanfaatkan perdagangan kontrak berjangka di bursa untuk mendapatkan capital gain.

Disamping itu, Dirut PT. Kliring Berjangka Indonesia (Persero) Fajar Wibhidyadi membahas tentang peran PT Kliring menetapkan peraturan, sejalan dengan otoritas dan perundangan. Serta fungsinya untuk menjaga keamanan investasi sebagai penjaminan transaksi.

“Pemahaman masyarakat akan Industri ini dengan proses dan resikonya sepertinya tentang transaksi, pialang, hukum dan lainnya,” jelasnya.

Sebagai ruang keterbukaan kepada publik pada tahun 2015 alu pun diluncurkan suatu IT system, yaitu SITNa, yang dapat dicek www.sitna.com  (Tan)

Tags

Related Articles

Close
Close