PASPENDIDIKANTOKOH

Pendidikan Harus Kedepankan Kejujuran dan Kedisiplinan

*) Wakil ketua II bidang Administrasi Umum, Keuangan, Sumber Daya dan Aset STKIP Pasundan Cimahi , Iis Suryani Herdiah

CIMAHI, PASJABAR.COM — “Honesty is the best policy” begitu ucap Dra, Iis Suryani Herdiah M, Pd saat ditanya mengenai prinsip di dalam hidupnya.

“Kejujuran bagi saya adalah cara terbaik dalam menghadapi segala hal, kunci dalam menyelesaikan masalah dan sumber kepercayaan orang lain,” terang perempuan kelahiran Bandung.

Hal itu jugalah yang Iis jaga dalam setiap langkahnya, termasuk dalam dunia pendidikan.

Wakil ketua II bidang Administrasi Umum, Keuangan, Sumber Daya dan Aset STKIP Pasundan Cimahi periode 2018-2022 yang juga menjadi dosen Pendidikan Bahasa Inggris ini mengungkapkan bahwa menjadi seorang dosen  adalah sebuah peran  yang luar biasa.

Sebagai pendidik, menurutnya sangat penting untuk menjadi “role model” atau contoh yang baik bagi mahasiswa.

“Kedisiplinan, melaksanakan aturan yang sudah ditetapkan, tepat waktu, juga nilai-nilai kejujuran seperti tidak mencontek, dan bekerja keras mulai dari mengerjakan tugas sendiri adalah hal yang saya terapkan dalam mengajar,” terangnya.

Mengajar sejak tahun 1992 juga membuat Iis mengalami banyak suka dan duka. Sukanya adalah saat anak didiknya tumbuh menjadi pribadi yang memiliki karakter baik, berprestasi dan sukses.

Namun sisi dukanya adalah jika mahasiswa  bermalas-malasan dalam belajar dan mengerjakan tugas.

Meski begitu, Iis selalu memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk bergerak demi kemajuan mereka sendiri.

“Menjadi Wakil Ketua II bagi saya juga merupakan sebuah amanah untuk membuat STKIP Pasundan lebih berkembang, maju  dan memperluas ruang kontribusi,” jelasnya.

Iis pun berkata bahwa ia ingin meningkatkan perbaikan dalam segi infrastruktur, kualitas SDM, efisiensi, kedisiplinan dalam anggaran dan lainnya.

“Dalam waktu dekat ini, untuk program kami akan mengadakan raker mengenai rencana kerja dan anggaran. Agar nanti dapat sinergis apa yang direncanakan dengan apa yang dilaksanakan,” tandas lulusan magister  dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) ini.

Sebagai rencana awal, Iis pun akan membenahi sarana dan prasarana disesuaikan dengan anggaran dan kebutuhan mendesak dan sistem yang lebih terstruktur.

“STKIP bagi saya adalah sebagai kawah candradimuka. Tempat dimana saya belajar tentang segala hal, mulai dari organisasi, pengalaman mengajar, relasi dan lain sebagainya. Semoga STKIP Pasundan kian maju kedepannya, dengan dukungan dan kerja sama dari semua pihak,” pungkas sulung dari tiga bersaudara ini menutup perbincangan. (Tan)

Tags

Related Articles

Close