PASBANDUNGPASJABARPASNUSANTARAPASRAMADHAN

Presiden Perintahkan Menteri Dan Pejabat Ber-Zakat Di Istana Negara

BANDUNG, PASJABAR.COM — Presiden Joko Widodo hari ini, Kamis (16/05/2019) menyerahkan zakat kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di Istana Negara, Jakarta.

Pengumpulan dan penyaluran zakat yang dilakukan oleh BAZNAS telah dimulai sejak 2016 kini berjalan rutin, sebagai pilar penguatan keuangan syariah.

Dalam laporannya, Ketua BAZNAS Bambang Sudibyo menyebutkan, sepanjang tahun 2018 zakat yang terkumpul sebesar Rp 8,1 triliun. Jumlah tersebut hanya 3,5 persen dari perkiraan potensi zakat nasional tahun 2018 yaitu sebesar 1,75 persen PDB atau sekitar Rp232 triliun.

Presiden Joko Widodo, mengapresiasi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Indonesia yang dalam lima tahun terakhir meningkat 26,64 persen.

“Ini sebuah pertumbuhan yang sangat besar. Kita harapkan ke depan ada lompatan-lompatan pertumbuhan pengumpulan dan penyaluran zakat di negara kita,” kata Presiden.

Menurut Presiden, zakat memiliki peranan yang sangat penting untuk menggerakan pertumbuhan ekonomi. “Mengentaskan kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan rakyat, dan mendorong Indonesia menjadi pusat ekonomi syariah dunia, ” jelas Presiden.

Dalam rilis yang terima www.pasjabar.com dari Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden. Pada kesempatan tersebur, selain menunaikan kewajibannya membayar zakat mal, Presiden mengajak para pimpinan lembaga negara, para menteri Kabinet Kerja, direksi BUMN, hingga pejabat eselon I kementerian yang hadir untuk turut menunaikan zakat melalui BAZNAS. Sebanyak 30 konter disiapkan BAZNAS di Istana Negara untuk melayani pembayaran zakat tersebut.(J-be)

Tags

Related Articles

Close