PASOLAHRAGA

Siapa yang Terdepak di Akhir Musim?

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM Liga 1 2019 tinggal menyisakan tujuh laga lagi bagi Persib Bandung. Sisa laga ini bisa dikatakan jadi ajang pertimbangan pelatih untuk mendepak atau mempertahankan pemain untuk musim depan.

Yang cukup menyita perhatian tentu dua dari pemain asing baru, yaitu Omid Nazari, dan Kevin Kippersluis. Kontrak mereka akan tuntas akhir musim ini. Sedangkan Nick Kuipers baru akan berakhir musim depan.

Menilik performanya, Omid dan Kevin memberi warna baru dan perubahan positif di lini tengah Persib. Bahkan, mereka kini jadi idola baru Bobotoh. Lini belakang pun jauh lebih kokok setelah hadirnya Nick Kuipers.

Performa trio pemain asing baru itu pun menuai pujian dari manajemen Persib. Permainan tim benar-benar berubah.

“Ini kan proses, dengan datangnya Robert juga pemain asing baru, positif juga. Situasi tim juga baik, kondusif, artinya performanya (tim) juga semakin baik,” ujar Direktur PT PBB Teddy Tjahjono.

Selain ketiga pemain asing, jelas di skuat Persib ada sosok Ezechiel Ndouassel dan para pemain lokal. Mayoritas dari mereka kontraknya akan berakhir di akhir musim ini.

Dari seluruh pemain yang ada, lalu siapa yang akan didepak dan dipertahankan? Teddy sendiri ogah menjawab terlalu jauh. Tapi, ia mengatakan hal itu akan bergantung pada pelatih.

Manajemen baru akan mengambil keputusan siapa pemain yang kontraknya diperpanjang. Tapi, semuanya atas rekomendasi pelatih, termasuk para pemain asing.

“Selama ini kita tidak pernah terlibat di urusan teknis. Semua adalah keputusan di tangan pelatih dan asistennya. Setelah itu (akhir musim) mereka akan memberikan masukan pada kita (siapa yang dipertahankan). Misalnya si A tetap, si B beda. Jadi, intinya kita tetap mengikuti apa kata pelatih,” jelas Teddy.

Meski begitu, komunikasi sudah mulai dijajaki untuk penentuan komposisi pemain musim depan. Tapi, siapa saja yang diproyeksikan bertahan, itu bukan untuk konsumsi publik saat ini. “Sudah ada obrolan,” ucap Teddy. (ors)

Tags

Related Articles

Close
Close