HEADLINEPASPENDIDIKAN

STKIP Pasundan Cimahi Cetak Atlit Berprestasi dan Lulusan yang Berdaya Saing

CIMAHI, PASJABAR.COM — Dengan motto “Nyantri, Nyunda, Nyakola” Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Pasundan yang  didirikan sejak 12 Juli 1986 terus melakukan terobosan baru untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas dan berkompetensi dibidangnya.

Intansi yang beralamat di Jalan Permana nomor 32B Kelurahan Citeureup, Kota Cimahi merupakan salah satu perguruan tinggi di bawah naungan Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan, keberadaan dan pengembangannya tidak lepas dari tujuan dan cita-cita Paguyuban Pasundan, sebagai organisasi induk yang lahir tahun 1913. Sehingga esensi dan eksistensinya tidak terlepas dari garapan pengabdian Paguyuban Pasundan terutama dalam turut mencerdaskan kehidupan dan kesejahteraan bangsa Indonesia.

STKIP Pasundan memiliki tiga buah jurusan/program studi berjenjang S1 yaitu Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR).

Sementara itu untuk jenjang magister yaitu Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR).

Ketua STKIP Pasundan Cimahi, Dr. Dedi Supriadi, M.Pd mengungkapkan bahwa sejak berdiri,  STKIP Pasundan telah mencetak atlit-atlit yang berprestasi, mulai dari olah raga sepat bola, hockey, renang, bulu tangkis, panahan dan lain sebagainya.

“Kami juga sering mengikuti maupun mengadakan perlombaan berbagai jenis olah raga baik tingkat nasional maupun regional, dan animo masyarakat selalu tinggi, mengingat bahwa STKIP Pasundan sudah dikenal dengan prestasi olah raganya,” tandasnya.

Disamping unggul pada bidang olah raga, STKIP Pasundan pun fokus mencetak lulusan berdaya saing di era digital 4.0 dimana kemampuan teknologi informatika ditingkatkan.

“Tidak hanya memajukan SDM, kami juga memgaplikasikan tridharma perguruan tinggi lewat penelitian dan pengandian kepada masyarakat juga menciptakan sarana dan prasarana yang semakin baik,” tambah Dedi.

Dedi melanjutkan bahwa nilai-nilai keislaman dan kebudayaan juga menjadi penyeimbang untuk menghasilkan karakter yang mulia, dan mendorong mahasiswa untuk menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama.

“Kedepannya saya berharap bahwa STKIP Pasundan akan semakin maju, semakin diminati dan lulusannya berdaya saing baik ditingkat nasional maupun intetnasional,” pungkasnya optimis. (Tan)

Related Articles

Close