PASBANDUNG

Tak Mau Kecolongan Lagi, Diskar Sidak Pasar di Bandung

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COMDinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) bersama PD Pasar Bermartabat Kota Bandung, lakukan sidak ke beberapa pasar di Kota Bandung, Rabu (26/6/2019).

“Setidaknya ada sembilan pasar yang direncanakan akan kami sidak, diantaranya, Pasar Kiaracondong, Pasar Sederhana dan Pasar Andir,” ujar Kesi Pemeriksaan dan Pengawasan Gedung dan Bangunan, Diskar PB, Elan Suparno, disela sidaknya.

Elan mengatakan, dari 9 pasar yang direncanakan untuk dievaluasi, baru 7 yang sudah dilaksanakan. Hasilnya, 90% tidak memenuhi standar kelayakan penanggulangan kebakaran.

Salahsatu pasar yang disidak adalah Pasar Sederhana. Yang juga tidak memiliki petunjuk jalur evakuasi.

“Salahsatu yang kami soroti, adalah minimnya petunjuk evakuasi jika ada kebakaran,” tambahnya.

Selain itu, tentu saja yang menjadi sorotan adalah sambungan listrik. Di mana, banyak sambungan yang tidak sesuai dengan standar PLN.

“Karenanya, ke depan, kami akan meminta agar setiap kios memiliki APAR (Alat Pemadam Api Ringan,red). Atau di setiap pasar memiliki hidran, yang jaraknya setidaknya 200 meter dari pasar,” papar Elan.

Untuk sambungan listrik yang tidak memiliki meteran, Elan mengatakan akan mendiskusikan hal ini dengan Dirut PD Pasar.

“Barangkali memang ada kesepakatan tertentu antara PD Pasar dengan PLN,” terangnya.

Ditemui di tempat yang sama, Kepala Pasar Sederhana Kota Bandung Dewi Lidya mengatakan, pemeriksaan ini jadi awal pembenahan di semua pasar. Terutama terkait dengan standar kelistrikan.

“Ya memang di pasar sederhana ini, masih ditemukan kabel listrik yang belum sesuai dengan standar,” terang Dewi.

Untuk itu, lanjut Dewi, pihaknya akan berkolaborasi dengan PLN dan Diskar PB Kota Bandung, untuk memberikan arahan kepada pedagang akan pentingnya instalasi listrik yang sesuai dengan standarisasi PLN.

“Sejak terjadinya kebakaran tahun lalu di Pasar Sederhana ini, kami memang memberlakukan standar PLN untuk sambungan listrik,” terangnya.

Karenanya, sejak kejadian kebakaran tersebut, untuk pedagang yang akan melakukan sambungan listrik, harus mendapatkan rekomendasi dari PD Pasar.

“Namun, tidak jarang mereka yang tidak sabar menunggu rekomendasi dari kami, akan langsung menghubungi PLN. Sehingga, memunculkan oknum yang seolah melegalkan sambungan liar,” tegasnya. (Put)

 

Tags

Related Articles

Close
Close