PASJABARPASPENDIDIKAN

UIN SGD Komitmen Tingkatkan Bidang Paten

BANDUNG, PASJABAR.COM — Peningkatan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) di Bidang Paten di Perguruan Tinggi merupakan hal penting untuk sebagai daya saing dan perkembangan kampus.

Oleh sebab itu, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung memiliki komitmen untuk meningkatan Bidang Paten.

“Kita sambut kebijakan Nasional terkait agenda peningkatan paten. Kami memiliki skema penelitian dengan keluaran potensi paten”, terang Rektor UIN SGD Bandung,  Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si.

Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama RI (Kemenag RI) telah mengeluarkan kebijakan untuk pengupayaan HKI, baik Hak Cipta maupun Paten. Prof. Dr. M. Arskal Salim GP., Direktur Diktis Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) Kemenag RI bekerja keras untuk perolehan HKI/Paten di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN)

UIN SGD Bandung, sebagai PTKIN di bawah pembinaan Diktis Kemenag RI., telah menembus 6 (enam) Paten teregistari (registered). Paten UIN SGD teregistrasi pada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) (Kemenkumham RI).

“Alhamdulillah, selamat untuk kemajuan UIN Bandung”, sambut Prof. Dr. M. Arskal Salim GP., Direktur Diktis Ditjen Pendis Kemenag RI.

Pendataan Paten Teregistrasi di lingkungan PTKIN dilakukan oleh Sub Direktorat (Subdit) Penelitian dan HKI, Publikasi Ilmiah, dan Pengabdian kepada Masyarakat Diktis Ditjen Pendis Kemenag RI. Adapun 6 (enam) Paten Teregistrasi UIN SGD Bandung di bawah ini.

Pertama, Judul Invensi “Proses Pembuatan Material Grafit Berbasis Serat Kapas Gossypium sp”. Inventor Dr. Hasniah Aliah, Fakultas Sain dan Teknologi UIN SGD bersama dengan akademisi Institut Teknologi Bandung (ITB) dan peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Nomor Permohonan P00201608785, dan Tanggal Pengajuan 20 Desember 2016.

Kedua, Judul Invensi “Kombinasi Kedelai Hitam dan Ubi Jalar Ungu untuk Meningkatkan Kualitas Sperma pada Tikus Model Diabetes Melitus Tipe 2”. Inventor Dedi Sulaeman, Fakultas Adab dan Humaniora UIN SGD Bersama akademi Universitas Negeri Malang, Nomor Permohonan S00201809396, dan Tanggal Pengajuan 16 November 2018.

Ketiga, Judul Invensi “Bunyi Interdental Fricative Voiceless dalam Tabel International Phonetic Alphabets”. Inventor Dedi Sulaeman; Teddy Yusuf; keduanya dari Fakultas Adab dan Humaniora UIN SGD; Wahyudin Darmalaksana, Fakultas Ushuluddin UIN SGD; dan M. Ali Ramdhani, Fakultas Sain dan Teknologi UIN SGD. Nomor Permohonan S00201811225, dan Tanggal Pengajuan 28 Desember 2018.

Keempat, Judul Invensi “Pop-Up Book (Buku Timbul): Media yang Menarik dalam Belajar Matematika untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Dididik”. Inventor Ida Nuraida; Yayu Nurhayati Rahayu; Yudi Wardiansyah; Rahayu Kariadinata; Hamdan Sugilar Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN SGD. Nomor Permohonan S00201900658, dan Tanggal Pengajuan 25 Januari 2019.

Kelima, Judul Invensi “Detoksifikasi melalui Fermentasi oleh Aspergilus Niger, Neurospora Sitophila, serta Konsorsiumnya terhadap Nilai Gizi dan Kadar Forbol Ester Bungkil Biji Jatropha Curcas L untuk Pakan Ayam Pedaging”. Inventor Tuti Kurniati; Agus Widana; Neneng Windayani Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN SGD. Nomor Permohonan S00201900659, dan Tanggal Pengajuan 25 Januari 2019.

Keenam, Judul Invensi “Kefir Kolostrum, Pembuatan, Psikokimia, dan Organoleptiknya”. Inventor Neneng Windayani; Mila Listiawati; Agus Widana; Tuti Kurniati Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN SGD Bandung. Nomor Permohonan S00201900660, dan Tanggal Pengajuan 25 Januari 2019.

Kepala Pusat Penelitian dan Penerbitan (Puslitpen) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN SGD Bandung, Wahyudin Darmalaksana menjelaskan Otomatis Paten Teregistrasi di DJKI Kemenkumham RI akan teregistrasi pula di ASEAN Pataent Scope dan World Intellectual Property Organization (WIPO).

“Paten merupakan bentuk pengakuan di tingkat Nasional, Regional, dan Internasional. Di sinilah daya saing Perguruan Tinggi.  Untuk mewujudkan Paten pun perlu ditempuh melalui kolaborasi antar-akademisi lintas PTKIN”, tandasnya. (*/Tan)

Tags

Related Articles

Close