HEADLINEPASTV

Usai Sidang Habib Bahar Ancam Jokowi

BANDUNG, PASJABAR.COM — Sidang lanjutan kasus penganiayaan dua remaja dengan terdakwa Habib Bahar bin Smith, kembali di gelar di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsiapan Kota Bandung, Kamis (14/3/2019). Agenda Sidang hari ini tanggapan eksepsi Jaksa Penuntut Umum atas Eksepsi dari Kuasa Hukum Habib Bahar Bin Smith.

Habib Bahar bin Smith tiba di ruang sidang, pukul 09.00 dengan pengawalan ketat. Kemudian sidang di mulai 09.10, dengan pembacaan tanggapan atas eksepsi Habib Bahar bin Smith.

Tanggapan oleh tim Jaksa penuntut umum (JPU) yang diketuai Bambang Hartono, memohon agar majelis hakim menolak semua eksepsi dari kuasa hukum Habib Bahar bin Smith. Sebab dalam surat dakwaan terhadap habib Bahar bin Smith sudah sesuai hukum. tidak kabur dan tumbang tindih seperti dalam eksepsi kuasa hukum Habin Bahar bin Smith.

Mengenai permintaan kuasa hukum Habib Bahar bin Smith yang meminta lokasi persidangan dipindahkan ke Kabupaten Bogor karena dekat dengan lokasi kejadian. JPU menilai majelis hakim tidak perlu memindahkan lokasi sidang ke Pengadilan Negeri Cibinong, karena diperbolehkan atas kewenangan Mahkamah Agung.

Atas Tanggapan Jaksa Penuntut Umum tersebut, majelis hakim Edison Muhammad, akan mempertimbangan dahulu, untuk menentukan sidang lanjutan di agenda putusan sela pada 21 Maret Minggu depan.

Sidang Habib Bahar Bin Smith usai pukul 10.00, kemudian di lanjutan dengan sidang dua terdakwa lain yakni Habin Aqil dan Abdul Basitd, yang juga terdakwa dalam kasus yang sama karena terlibat aksi penganiayaan terhadap 2 remaja di Kabupaten Bogor.

Namun sebelum meninggalkan ruang sidang, Habib Bahar bin Smith, yang dikawal ketat polisi berbicara akan membalas semua perlakukan dirinya, dan menyebut presiden Jokowi. ” Ketidakadilan hukum ini dari Jokowi, tunggu saya keluar, dia akan rasakan nanti, ” kata Habib Bahar bin Smith.

Sidang kasus penganiayaan oleh Habib Bahar bin Smith tetap di warnai aksi unjukrasa ratusan massa ormas islam. (J-be)

Related Articles

Close