HEADLINEPASBANDUNGPASJABAR

20 Ribu APD dan Rapid Test Sudah Disebar ke Jabar

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COMGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan sebanyak 20 ribu alat pelindung diri (APD) sudah dibagikan ke pusat pelayanan kesehatan. APD itu diharapkan mencukupi untuk dipakai para tenaga medis sebagai proteksi diri dalam menangani pasien terjangkit virus corona atau COVID-19.

“Kita sudah terima hampir 20 ribu APD (dari pemerintah pusat) yang hari ini sudah disebarkan habis ke rumah sakit dan pelayanan kesehatan (di Jawa Barat),” kata Emil, sapaan akrabnya, dalam konferensi pers di Gedung Negara Pakuan, Kota Bandung, Selasa (24/3/2020).

Selain APD, sebanyak 20 ribu alat untuk melakukan tes masif COVID-19 berupa rapid test juga sudah diterima. Alat itu juga sudah disebarkan ke daerah yang akan melaksanakan tes masif COVID-19 pada Rabu (25/3/2020).

“Kita sudah siap kurang lebih 20 ribu rapid test yang sudah dibagikan ke 27 daerah yang akan dilaksanakan (tes masif COVID-19) besok di hari rabu,” jelas Emil.

Pelaksanaan tes masif COVID-19 sendiri tidak untuk masyarakat umum. Mereka yang akan mengikuti tes itu adalah orang yang sudah terdaftar atau diundang oleh Dinas Kesehatan masing-masing daerah.

Mereka yang jadi sasaran adalah ODP dan PDP. Selain itu, ada kategori lain yang akan dites yaitu orang yang berpotensi terpapar corona karena aktivitasnya sering bersinggungan dengan masyarakat banyak.

Kategori terakhir adalah orang yang memiliki gejala mirip terjangkit COVID-19. Tujuannya untuk memastikan apakah mereka terjangkit COVID-19 atau bukan.

Tes sendiri hasilnya bisa diketahui dengan cepat. Hanya dalam kurun 15 menit, hasilnya akan langsung diketahui apakah seseorang terjangkit corona atau tidak. (ors)

Tags

Related Articles

Close
Close