SUKAHARJO, WWW.PASJABAR.COM — Pelaku pengeboman yang terjadi di Pos Pantau Polres Sukoharjo Joglosemar, tepatnya di pertigaan Tugu Tani Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Senin malam (3/6/2019) dipastikan masih hidup namun mengalami luka serius.
Seperti dikutip Pasjabar dari antaranews.com, Selasa (4/6/2019) dini hari, berdasarkan informasi, pelaku langsung dilarikan di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Kartasura, tidak jauh dari lokasi kejadian.
Dari foto yang beredar, pria yang berusia sekitar 20 tahun tersebut sedang ditangani oleh petugas kesehatan.
Meski demikian, berdasarkan informasi terakhir pria tersebut kemudian sudah dipindahkan ke RSUD Moewardi Surakarta.
Terlihat pria yang masih dalam kondisi sadar tersebut menderita luka di sekitar perut dan di sekujur tangan kanan.
Meski demikian, hingga berita ini diturunkan belum ada informasi terkini terkait kondisi pemuda tersebut.
Sebelumnya, sekitar pukul 00.26 WIB Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel terlihat mendatangi lokasi kejadian.
Sementara itu, di lokasi berbeda, Densus melakukan penggeledahan di rumah pelaku bom bunuh diri dan menemukan barang bukti yang ada kaitannya dengan yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP) di pertigaan Tugu Tani tepatnya di depan Pospam Tugu Kartasura, Kabupaten Sukoharjo.
“Petugas, dari hasil penggeledahan, memang menemukan barang-barang yang ada kaitannya dengan kejadian di TKP,” kata Kapolda usai penggeledahan di rumah pelaku bom bunuh diri, Selasa pagi.
Kapolda mengatakan korban yang diduga juga pelaku ini tinggal bersama orang tuanya di Kampung Kranggan RT 01 RW 02 Desa Wirogunan Kartasura Kabupaten Sukoharjo.
“Kami menduga hasil penggeledahan ada beberapa barang ditemukan yang ada kaitannya dengan di tempat kejadian. Karena, suasana masih gelap harus lebih berhati-hati dalam mengerjakannya,” kata Kapolda.
Sehingga, kata Kapolda, perlu waktu untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara di rumah ini.
“Kami masih perlu waktu tim dari Gegana, Laboratorium Forensik, dengan Inafis. Kami tunggu hasilnya pemeriksaan nanti,” katanya.
Menurut dia, barang yang diamankan di lokasi kejadian perkara harus dilakukan pemeriksaan yang teliti oleh tim penjinak bom dari Mabes Polri.
Penemuan barang bukti di rumah pelaku ini semakin meyakinkan petugas dalam proses pembuktian.
“Pelaku terlibat jaringan apa baru bisa diungkap jika setelah dapat mengumpulkan semua bukti-bukti di TKP,” katanya.
Polisi melakukan penggeledahan di rumah pelaku bom bunuh diri, yakni Rafik Absarudin (22), di Kampung Kranggan Desa Wirogunan Kartasura Kabupaten Sukoharjo, Selasa dini hari.
Polisi hingga kini masih menjaga ketat rumah pelaku bom bunuh diri dengan memasang garis polisi sehingga kondisi lokasi steril untuk warga sekitar. Penggeledahan akan dilanjutkan pagi ini. (*)
BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Aksi korporasi bank bjb kembali mencatatkan pencapaian gemilang. Obligasi Keberlanjutan atau Sustainability…
BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM - Persib Bandung kontra Borneo FC dalam lanjutan Liga 1 2024/2025 berangsung sengit. Tampil…
BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM -- Wakil Ketua DPR RI Cucun Syamsurijal melaporkan MA anggota DPRD Kabupaten Bandung…
KABUPATEN BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM -- Wakil Ketua DPP PKB, Cucun Syamsurijal mengatakan jika pesta demokrasi (Pilkada)…
WWW.PASJABAR.COM -- Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memberikan pernyataan terkait peluang kiper Como 1907, Emil…
WWW.PASJABAR.COM -- Insting Shin Tae-yong sebagai pelatih terbukti dengan memasang Marselino Ferdinan sebagai starter saat…