CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 1 Februari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASBANDUNG

Urban Farming Bandung Menjadi Lahan Bisnis

admin
27 Agustus 2019
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Warga Bandung muali menikmati Program urban Farning yang dicanangkan Pemkot Bandung.

“Dulu, kita mencanangkan urban farming hanya untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Sekarang, ada pergeseran, karena banyaknya permintaan, sehingga beralih ke kebutuhan bisnis,” ujar Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar, beberapa waktu lalu.

Gin Gin mengatakan, dari sekitar 150 kelompok berkebun di Kota Bandung yang menjadi binaan Dispangtan, 30 kelompok diantaranya berkembang baik.

Bahkan, kini muncul kelompok-kelompok baru, yang membutuhkan bibit tanaman dan bimbingan dari orang-orang yang lebih paham.

Baca juga:   Polresta Bandung Gelar Rilis Akhir Tahun 2022

“Untuk bibit tanaman, kami menyiapkan setiap tahunnya. Di samping itu, kami juga meminta kepada kelompok yang sudah berhasil, untuk memberikan bimbingan kepada yang baru,” tambahnya.

Demikian juga untuk tenaga penyuluh, Gin Gin mengaku meski sudah menyiapkan namun jumlahnya masih kurang.

Menurut Gin Gin pihaknya hanya memiliki 10 orang penyuluh.  “Jadi kira-kira satu orang penyuluh memegang 3 kecamatan. Sementara idealnya satu kecamatan satu orang penyuluh,” terangnya.

Meski demikian, Gin Gin tetap menerima permohonan warga yang ingin mendapatkan bantuan bibit dan penyuluhan.

Baca juga:   Biaya 'Potong Kulit' Arya Permana Capai Rp30 Juta

“Asalkan memenuhi persyaratan, maka kami akan mencoba membantu sebisa kami,” tambahnya.

Sementara persyaratan untuk meminta bantuan bibit dan penyuluhan diantaranya, memiliki lahan untuk urban farming.  “Lahan yang dibutuhkan tidak harus luas. Lahan juga bisa vertikal dan horisontal. Bahkan memungkinkan untuk membuat urban farming di rooftop,” paparnya.

Selain itu, juga harus terbentuk kelompok dengan susunan pengurusnya. Kelompok terdiri dari 10-20 orang.

“Kalau secara administrasi memenuhi syarat, nanti kelompok berkebun ini diresmikan oleh lurah,” katanya.

Salah seorang ketua kelompok berkebun RT 07, RW 03, kelurahan Pasirendah, Kecamatan Ujungberung, Ete Sumirat mangatakan, minat warga untuk urban farming memang sangat tinggi, karena bisa bermanfaat dan pengerjaannya mudah serta cepat. “Kami bisa panen dalam waktu 25-30hari,” kata Ete.

Baca juga:   Pemkot dan DPRD Kota Bandung Salurkan Anggaran 39 Miliar Bagi Guru Agama Swasta

Tanaman yang ditanam diantaranya adalah, sawi, pagoda, pakcoy, dan seladah. Kelompok berkebun yang dipimpin Ete ini, termasuk yang sudah terjun ke dunia bisnis. Menurut Ete, dalam sekali panen, setiap anggota bisa kebagian Rp300 ribu.

“Bahkan untuk yang mengurus, setiap hari, bisa mendapatkan Rp1 juta lebih dalam satu kali panen,” ungkapnya. (Put)

 

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: kot bandungpeurban farming


Related Posts

Buruan Sae di Kota Bandung.
HEADLINE

Program Buruan Sae Jadi Sorotan Internasional

4 Agustus 2022
Urban Farming Sampai Pasar Kreatif Segera Hadir di Bandung Timur
PASBANDUNG

Urban Farming Sampai Pasar Kreatif Segera Hadir di Bandung Timur

10 September 2021
FOTO : Urban Farming Dipemukiman Warga Bandung
PASGALERI

FOTO : Urban Farming Dipemukiman Warga Bandung

17 Januari 2021

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
Radio Player
No Result
View All Result

Trending

Anak digigit anjing di Cibuntu Bandung. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Teror Kawanan Anjing Di Cibuntu: Seorang Anak Kecil Terluka Parah Akibat Digigit Hewan Peliharaan Yang Lepas Ke Pemukiman Warga

1 Februari 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM -- Seorang anak kecil menjadi korban gigitan kawanan anjing peliharaan saat sedang melintas di Jalan Cibuntu...

STKIP Pasundan Open

Universitas Esa Unggul dan UNDIP Juara Umum STKIP Pasundan Open Tournament Piala Kemenpora 2026 Series II

1 Februari 2026
Andrew Jung. (Foto: Official Persib)

Bojan Hodak Bongkar Rahasia! Alasan Andrew Jung Langsung Ditarik Keluar Usai Cetak Gol ke Gawang Persis Solo

1 Februari 2026
STKIP Pasundan dukung gowes

STKIP Pasundan Dukung Gowes Baraya Bandung, Kampanyekan Hidup Sehat dan Kebersamaan Warga

1 Februari 2026
NASA misi luar angkasa

NASA Umumkan Misi Astronot Swasta Baru, Axiom Space Jadi Andalan

31 Januari 2026

Highlights

STKIP Pasundan Dukung Gowes Baraya Bandung, Kampanyekan Hidup Sehat dan Kebersamaan Warga

NASA Umumkan Misi Astronot Swasta Baru, Axiom Space Jadi Andalan

Imbang Lawan Irak, Indonesia Kukuh di Puncak Grup A AFC Futsal Asian Cup 2026

Universal Pastikan Fast Forever Rilis Maret 2028 di Bioskop

Persib Makin “Kedinginan” Usai Kalahkan Persis Solo

Raffi Ahmad di Lokasi Longsor Pasirlangu, Janjikan Bantuan Rp2 Miliar untuk Pemulihan

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.