BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Aksi ribuan mahasiswa dari 25 kampus di Jawa Barat berakhir dengan pelemparan batu, Senin (23/9/2019).
Aksi yang di gelar di Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat tersebut, menuntut dibatalkannya revisi rancangan Undang – Undang KUHP dan meminta Presiden membuat Perpu terkait hal tersebut.
Mereka menilai jika apa yang dilakukan DPR RI tersebut sudah memuat masyarakat Indonesia kecewa dan memenjarakan kemerdaan bangsa.
“Kami menilai, rencana revisi tersebut merupakan bentuk dari kemunduran pola pikir dan demokrasi, karena pasal-pasal yang akan direvisi banyak yang tidak masuk akal,” ujar Koordinator aksi, Yusuf Sugiarto disela aksi.
Ribuan mahasiswa, menghujat segala tindakan DPR RI yang dirasa tidak masuk akal, massa juga menggelar teatrikal sebagai bentuk matinya demokrasi dan bentuk ketidakberdayaan masyarakat. Salah seorang mahasiwa bahkan naik diatas pagar DPRD Jabar, sambil mengibarkan bendera merah putih.
Mereka juga meminta agar Ketua DPRD Jabar bersedia menemui mereka, bahkan sempat terjadi aksi dorong dan pelemparan batu yang mengakibatkan beberapa apparat dan mahasiswa terluka. (rif)











