CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 2 Februari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASJABAR

Tingginya Kemampuan Literasi Masyarakat Bisa Tangkal Hoaks

Yatti Chahyati
23 Januari 2021
Tingginya Kemampuan Literasi Masyarakat Bisa Tangkal Hoaks
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM– Saat ini hoaks masih banyak menyebar di media sosial. Tentunya hal ini perlu diwaspadai selain menjerat pelaku hoaks, kesadaran literasi masyarakat pun harus terus ditingkatkan agar ke depan hoaks bisa berkurang.

Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran S. Kunto Adi Wibowo, M.Comm., PhD, membeberkan beberapa motif mengapa hoaks masih banyak beredar di Indonesia.

“Motifnya banyak, tetapi yang bisa cepat diidentifikasi adalah ekonomi,” ungkap Kunto seperti yang dilansir dari unpad.ac.id pada Sabtu (23/1/2021).

Pada motif ekonomi, produsen hoaks sangat mungkin mendapat keuntungan ekonomi. Baik dari jumlah hits suatu laman hinga monetisasi iklan yang dipasang pada informasi hoaks tersebut.

Atau ada pula keuntungan ekonomi dalam arti lain, seperti berhasil memengaruhi pembaca untuk mengonsumsi atau tidak mengonsumsi produk tertentu yang ujungnya menguntungkan produsen hoaks.

Baca juga:   Gerakan Literasi Upaya Pemkab Bandung Perkuat Sinergi

Motif selanjutnya, kata Kunto, adalah motif politik. Motif ini lebih pada bagaimana membangun kekuatan politik dari hoaks yang disebarkan. Ini disebabkan, politik sangat bergantung pada opini publik.

“Ketika opini publik bergeser tentu saja akan ada kekuatan politik yang diuntungkan dan dirugikan,” tuturnya.

Motif ketiga adalah memainkan sisi psikologis pembaca. Pandemi dan peristiwa bencana yang terjadi akhir-akhir ini melahirkan situasi yang tidak menentu dan memiliki kepastian yang rendah. Situasi ini yang memicu sejumlah orang untuk mengaitkannya dengan sesuatu.

Misalnya, banyak hoaks seputar Covid-19 merupakan konspirasi, sehingga orang tidak perlu takut akan pandemi tersebut.

Baca juga:   Jangan Tertipu Hoaks Vaksinasi COVID-19 Cek Langsung ke JSH

“Ini sangat bahaya. Tenang yang berlebihan saat krisis itu bahaya,” kata Kunto.

Selain tiga motif tersebut, ada sejumlah motif lainnya, seperti menciptakan teori untuk meninggikan kelompok identitas tersebut atau bahkan mengajak orang ke jalan yang benar tetapi dengan cara hoaks.

Peneliti media sosial ini menjelaskan, ada tiga cara yang bisa dilakukan untuk memerangi hoaks. Untuk memerangi jangka pendek, setiap platform media sosial sebaiknya memiliki fitur yang memudahkan pengguna untuk mengidentifikasi atau menyetop sebaran hoaks.

Hingga saat ini, belum ada fitur yang sangat bagus untuk menghentikan laju hoaks di media sosial. Karena itu, kata Kunto, platform harus secara agresif melakukan pelacakan dan mengidentifikasi hoaks yang beredar, sehingga tidak mudah disebarkan pengguna.

Baca juga:   Gerai Petani Milenial Sudah Mejeng di Stasiun Kereta Api Hingga Mal

Untuk jangka menengah, Kunto mendorong adanya penegakan hukum yang tegas. Hukum yang tegas akan memberikan efek jera dan edukasi kepada penyebar hoaks. Selain itu, penegakan hukum juga jangan tebang pilih.

“Kalau mau lewat hukum harus bisa siapa saja,” kata Kunto.

Sementara untuk jangka panjang adalah membangun kemampuan literasi orang. Kemampuan literasi tidak hanya ditentukan dari kemampuan kognitifnya saja.

Berdasarkan penelitian disertasinya, Kunto melihat bahwa kemampuan kognitif belum bisa mempredikasi kemampuan identifikasi hoaks.

“Contohnya, IQ-nya tinggi, pendidikannya sudah S3, tetapi nyatanya masih sangat rentan untuk terpengaruh hoaks, apalagi untuk informasi yang sesuai dengan sikap saya. Ini masalah emosional bukan kognitif,” kata Kunto. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: HoaksLiterasitangkal hoaks


Related Posts

Maarten Paes Merinding Rasakan Atmosfer SUGBK
HEADLINE

Maarten Paes Angkat Bicara: Sebut Rumor Gabung Persib Bandung Hoaks!

19 Januari 2026
Siklon 97S
HEADLINE

Informasi Siklon 97S Dipastikan Hoaks, BMKG Minta Publik Waspada

5 Desember 2025
Berhasil Wakili Jabar, Salsa Raih Penghargaan Karya Terbaik di Ajang Essay Competition Nasional
PASPENDIDIKAN

Berhasil Wakili Jabar, Salsa Raih Penghargaan Karya Terbaik di Ajang Essay Competition Nasional

15 Oktober 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
Radio Player
No Result
View All Result

Trending

Mohammad Zaki Ubaidillah. (Foto: Dok. PP PBSI)
HEADLINE

Zaki Juara Thailand Masters 2026: Mohammad Zaki Ubaidillah Taklukkan Wakil Tuan Rumah Melalui Duel Sengit Rubber Game di Stadion Nimibutr

2 Februari 2026

BANGKOK, WWW.PASJABAR.COM -- Babak final tunggal putra turnamen Thailand Masters 2026 mempertemukan pemain muda Mohammad Zaki Ubaidillah...

Pertamina Enduro menang 3-0 atas Bandung BJB Tandamata / @mojisports_

Jakarta Pertamina Enduro Balas Dendam: Megatron dan Kawan-Kawan Libas Bandung BJB Tandamata Skor 3-0

2 Februari 2026
Napoli kalahkan Fiorentina dengan skor 2-1 di Liga Italia. (Foto: REUTERS/Ciro De Luca)

Napoli Amankan Tiga Poin di Maradona Stadium: Partenopei Tumbangkan Fiorentina Skor 2-1 dan Terus Tempel Ketat Posisi Papan Atas Klasemen

1 Februari 2026
Starting XI Inter Milan saat melawan Arsenal di Liga Champions. (c) AP Photo/luca

Inter Milan Siap Serbu Markas Cremonese: Nerazzurri Bertekad Kokohkan Posisi Puncak Klasemen Serie A Dalam Laga Tandang Di Giovanni Zini

1 Februari 2026
Borneo FC menang dramatis 2-1 atas PSIM Yogyakarta pada 1 Februari 2026. Gol Koldo Obieta bawa Borneo FC pepet Persib di puncak klasemen. (instagram/@borneofc.id)

Drama di Stadion Segiri: Borneo FC Menang Dramatis atas PSIM Yogyakarta dan Kembali Memepet Posisi Persib di Puncak Klasemen

1 Februari 2026

Highlights

Inter Milan Siap Serbu Markas Cremonese: Nerazzurri Bertekad Kokohkan Posisi Puncak Klasemen Serie A Dalam Laga Tandang Di Giovanni Zini

Drama di Stadion Segiri: Borneo FC Menang Dramatis atas PSIM Yogyakarta dan Kembali Memepet Posisi Persib di Puncak Klasemen

Comeback Fantastis Di Stamford Bridge: Chelsea Taklukkan West Ham United 3-2 Setelah Sempat Tertinggal Dua Gol Pada Babak Pertama

Arsenal Pesta Gol Di Elland Road: Skuad The Gunners Hancurkan Leeds United 4-0 Dan Kokohkan Posisi Di Puncak Klasemen

Barcelona Bungkam Elche 3-1: Lamine Yamal Tampil Sempurna Saat Blaugrana Curi Poin Penuh Di Estadio Martinez Valero

Teror Kawanan Anjing Di Cibuntu: Seorang Anak Kecil Terluka Parah Akibat Digigit Hewan Peliharaan Yang Lepas Ke Pemukiman Warga

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.