CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 2 Februari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASKESEHATAN

Cordlife Ajak Orangtua Deteksi Trisomy Sejak Dini

Tiwi Kasavela
25 Maret 2021
Cordlife Ajak Orangtua Deteksi Trisomy Sejak Dini

Cordlife Ajak Orangtua Deteksi Trisomy Sejak Dini (ist)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM–Memperingati Hari Down Syndrome Sedunia (HDSD) yang jatuh pada hari Minggu, 21 Maret 2021, PT Cordlife Persada yang merupakan perusahaan di bidang layanan kesehatan melalui penyediaan penyimpanan darah tali pusat dan juga layanan diagnostik mengajak para orangtua untuk mulai mendeteksi trisomy pada anak sejak dini.

Trisomy adalah suatu kondisi di mana jumlah kromosom seseorang lebih atau kurang dari jumlah kromosom pada umumnya. Salah satu contoh dari trisomy ini adalah Down Syndrome atau trisomy 21.

Down Syndrome sendiri adalah suatu kondisi di mana seseorang memiliki total 47 kromosom, dan bukan 46 seperti orang lain pada umumnya. Para penyandang Down Syndrome memiliki kelebihan satu salinan pada kromosom nomor 21. Kondisi ini mendasari berbagai gejala yang dialami oleh anak dengan Down Syndrome.

Menurut dokter spesialis anak konsultan tumbuh kembang dari Sidney, Mark Selikowitz, Down Syndrome termasuk pada kelainan genetik yang menyebabkan gangguan pada kemampuan kognitif, motorik, dan psikomotorik seseorang.

Anak dengan Down Syndrome tetap mengalami perkembangan kemampuan, hanya saja kecepatannya lebih lambat dibandingkan dengan anak pada umumnya.

Sementara itu, kasus down syndrome di Indonesia pun terus mengalami peningkatan.

“Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) tahun 2010, pada anak berusia 24-59 bulan ditemui kasus down syndrome sebanyak 0,12 persen. Lalu pada RISKESDAS tahun 2013 kembali mengalami peningkatan sebanyak menjadi 0,13 persen dan pada RISKESDAS tahun 2018, meningkat lagi menjadi 0,21 persen. Dari data di atas, menunjukkan bahwa adanya kecenderungan peningkatan pada kasus down syndrome di Indonesia,” ujar Medical Advisor PT Cordlife Persada, dr. Meriana Virtin.

Baca juga:   Kemendikbudristek Minta PTM Dihentikan 5-7 Hari Jika Ada Penularan Covid-19 di Satuan Pendidikan

Melihat kondisi ini, Cordlife berkomitmen untuk memberikan hidup yang lebih baik dan sehat dengan menyediakan layanan yang dapat membantu masyarakat Indonesia untuk mendeteksi adanya risiko Trisomy pada bayi sejak masih dalam kandungan melalui NIPT (Non Invasive Prenatal Testing) yang merupakan sebuah skrining untuk membantu mendeteksi berbagai kelainan kromosom termasuk diantaranya Trisomy 21.

“Kami ingin menjadi bagian dari keluarga Indonesia dalam mendeteksi kelainan kromosom pada kehamilan dengan tujuan agar setiap keluarga Indonesia dapat mempersiapkan yang terbaik untuk keluarganya. Skrining ini (NIPT – Non Invasive Prenatal Test) direkomendasikan oleh ACOG (The American College of Obstetricians and Gynecologists) untuk dapat dilakukan oleh semua wanita hamil, terlepas dari usianya. Dengan cara menganalisis cell free DNA dari janin yang terdapat pada darah ibu, dan dapat dilakukan sejak usia kehamilan 10 minggu hingga 24 minggu. Persiapan ini sangatlah perlu dilakukan oleh para calon orangtua,” ujar Product Manager PT Cordlife Persada,Talitha Andini Prameswari, dalam rilis yang diterima PASJABAR, Rabu (24/3/2021).

Baca juga:   Obat Batuk Paracetamol Sebabkan Kematian Anak di Gambia, BPOM RI: Produk Tak Terdaftar di Indonesia

Sejalan dengan visi dari Cordlife yaitu membuat keluarga Indonesia menjadi lebih sehat, lebih bahagia dan baik, Cordlife bersama POTADS (Persatuan Orang Tua Anak Down Syndrome) kembali menggelar Cordlife Trisomy Awareness Bash.

Memasuki tahun ke-5 Trisomy Awareness, Cordlife kali ini mengusung tema Mengenal Down Syndrome Lebih Dekat. Guna mewujudkan hal tersebut, terdapat serangkaian acara yang dilakukan seperti, Ngobrol Bareng Anak Down Syndrome, Instagram live bersama dokter, Down Syndrome Got Talent, dan Webinar.

Pada Ngobrol Bareng Anak Down Syndrome ini melibatkan 11 anak dari 10 kota di Indonesia, hal ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada anak Down Syndrome untuk berani berbicara dan menyampaikan apa yang menjadi pemikiran mereka sehingga masyarakat dapat lebih mengenal dan mereka semakin diterima di masyarakat.

Ngobrol Bareng Anak Down Syndrome ini nantinya dapat dilihat oleh masyarakat umum melalui kanal Youtube POTADS serta website dan akun sosial media Cordlife.

Sebagai rangkaian dari kegiatan 5th Trisomy Awareness Bash 2021, pada 19 Februari 2021 lalu bersama dr. Yassin Bintang, SpOG-KFER dan dr. Meriana Virtin dilangsungkan melalui Instagram Live yang membahas mengenai kelainan kromosom dan cara deteksi kelainan kromosom sejak dini.

Baca juga:   Dinkes Jabar Catat 13 Kasus Monkeypox, Fokus pada Pencegahan dan Pemantauan

Kemudian materi ini dibahas lebih lanjut pada webinar bersama dr. Ardiansjah Dara, SpOG dan Dr. dr. Lidya Pratanu. Selain itu, salah satu kegiatan yang cukup digandrungi oleh anak-anak Down Syndrome adalah Down Syndrome Got Talent. Kegiatan yang diikuti oleh 237 peserta ini, bertujuan untuk menampilkan dan mengembangkan bakat yang dimiliki oleh anak-anak down syndrome.

Pemenang dari kontes ini akan diumumkan pada acara puncak yang akan diselenggarakan tepat pada Hari Down Syndrome Sedunia.

“Kehadiran Trisomy Awareness Bash 2021 ke-5 kami harap dapat menjadi wadah bagi anak-anak Down Syndrome untuk terus mengasah kreativitasnya sehingga terbentuklah kepercayaan diri yang nantinya dapat meningkatkan dan mengembangkan kemampuan mereka di masa depan. Tak hanya untuk para anak-anaknya saja, namun Trisomy Awareness Bash 2021 juga dapat menjadi wadah bagi para orangtua untuk menggali berbagai informasi mengenai Trisomy dan anak-anak Down Syndrome,” pungkas Assistant Manager, Corporate Activation PT Cordlife, Wita Pratiwi. (*/tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: AjakCordlifeDeteksiOrangtuaSejak DiniTrisomy


Related Posts

Guru Harus Jadi Orang Tua di Sekolah
HEADLINE

Guru Harus Jadi Orang Tua di Sekolah

24 April 2022

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
Radio Player
No Result
View All Result

Trending

Mohammad Zaki Ubaidillah. (Foto: Dok. PP PBSI)
HEADLINE

Zaki Juara Thailand Masters 2026: Mohammad Zaki Ubaidillah Taklukkan Wakil Tuan Rumah Melalui Duel Sengit Rubber Game di Stadion Nimibutr

2 Februari 2026

BANGKOK, WWW.PASJABAR.COM -- Babak final tunggal putra turnamen Thailand Masters 2026 mempertemukan pemain muda Mohammad Zaki Ubaidillah...

Pertamina Enduro menang 3-0 atas Bandung BJB Tandamata / @mojisports_

Jakarta Pertamina Enduro Balas Dendam: Megatron dan Kawan-Kawan Libas Bandung BJB Tandamata Skor 3-0

2 Februari 2026
Napoli kalahkan Fiorentina dengan skor 2-1 di Liga Italia. (Foto: REUTERS/Ciro De Luca)

Napoli Amankan Tiga Poin di Maradona Stadium: Partenopei Tumbangkan Fiorentina Skor 2-1 dan Terus Tempel Ketat Posisi Papan Atas Klasemen

1 Februari 2026
Starting XI Inter Milan saat melawan Arsenal di Liga Champions. (c) AP Photo/luca

Inter Milan Siap Serbu Markas Cremonese: Nerazzurri Bertekad Kokohkan Posisi Puncak Klasemen Serie A Dalam Laga Tandang Di Giovanni Zini

1 Februari 2026
Borneo FC menang dramatis 2-1 atas PSIM Yogyakarta pada 1 Februari 2026. Gol Koldo Obieta bawa Borneo FC pepet Persib di puncak klasemen. (instagram/@borneofc.id)

Drama di Stadion Segiri: Borneo FC Menang Dramatis atas PSIM Yogyakarta dan Kembali Memepet Posisi Persib di Puncak Klasemen

1 Februari 2026

Highlights

Inter Milan Siap Serbu Markas Cremonese: Nerazzurri Bertekad Kokohkan Posisi Puncak Klasemen Serie A Dalam Laga Tandang Di Giovanni Zini

Drama di Stadion Segiri: Borneo FC Menang Dramatis atas PSIM Yogyakarta dan Kembali Memepet Posisi Persib di Puncak Klasemen

Comeback Fantastis Di Stamford Bridge: Chelsea Taklukkan West Ham United 3-2 Setelah Sempat Tertinggal Dua Gol Pada Babak Pertama

Arsenal Pesta Gol Di Elland Road: Skuad The Gunners Hancurkan Leeds United 4-0 Dan Kokohkan Posisi Di Puncak Klasemen

Barcelona Bungkam Elche 3-1: Lamine Yamal Tampil Sempurna Saat Blaugrana Curi Poin Penuh Di Estadio Martinez Valero

Teror Kawanan Anjing Di Cibuntu: Seorang Anak Kecil Terluka Parah Akibat Digigit Hewan Peliharaan Yang Lepas Ke Pemukiman Warga

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.