CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 19 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASBISNIS

Tiga Srikandi Bikin Gebrakan di Tengah Pandemi

Tiwi Kasavela
14 Agustus 2021
Tiga Srikandi Bikin Gebrakan di Tengah Pandemi

ist

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM– Perempuan adalah sosok kreator yang andal. Ini pun terbukti lewat kisah ke tiga srikandi pelaku UMKM masa kini. Yang berani membuat gebrakan dan mengembangkan usahanya di tengah situasi pandemi.

Mengambil momentum Hari Kemerdekaan Indonesia, Diplomat Success Challenge (DSC) 12. Kompetisi dan ekosistem persembahan Wismilak Foundation. Membagikan cerita inspiratif dari tiga srikandi pelaku UMKM masa kini.

Mereka adalah Arlin Chondro dengan bisnis produk kesehatan dan skin care berbahan alami dengan label Peek. Me Naturals, Lidya Angelina Rinaldi. Dengan bisnis food & beverages berbahan baku vanilla yaitu La Dame in Vanilla.

Serta Anisa Azizah yang merintis bisnis inovasi beton berpori bernama Tech Prom Lab. Mereka adalah sosok entrepreneur perempuan masa kini yang terbukti tangguh, resilient. Dan bahkan berinovasi mengembangkan usaha di tengah pandemi lewat strategi adaptif dan pemanfaatan jejaring. Sebagai support system dalam mengembangkan bisnis.

Ketiganya adalah sama-sama pemenang DSC XI. Dan berhak mendapatkan hibah modal usaha sebesar Rp 300 juta. Untuk masing-masing pemenang dari total keseluruhan. Hibah modal usaha sebesar Rp 2 miliar.

Mulanya Arlin merintis bisnisnya berangkat dari niatnya sebagai Ibu yang mencari alternatif. Lebih alami untuk anaknya yang mengalami asma dan alergi.

Singkat cerita, lahirlah Peek. Me Natural sebagai bentuk terapi alternatif dalam bentuk aromaterapi. Dengan memanfaatkan khasiat essential oils.

Namun saat pandemi menerjang, performa bisnisnya sempat turun. Hal ini tidak membuat Arlin berhenti dan mendorong Best of The Best Challenger DSC XI ini. Untuk cepat beradaptasi dengan buat gebrakan pengembangan produk baru.

Baca juga:   Mal Jadi Tempat Strategis Pasarkan Produk Ekonomi Kreatif Lokal

Melalui Peek. Me Naturals, brand yang melansir produk kesehatan hingga skincare berbahan alami. Meluncurkan produk baru yaitu terapi anosmia. Yaitu produk aromaterapi yang membantu mengembalikan indera penciuman yang hilang.

Produk berupa satu set in healer ini diciptakan untuk menstimulasi saraf olfaktori. Supaya dapat membantu indera berfungsi kembali.

“Inovasi di tengah PPKM ini mendapat respon positif. Dan telah membantu banyak konsumen di tengah situasi pandemi.” ungkap Best of the Best Challenger DSC XI dengan bangga.

Lydia Angelina Rinaldi, Fokus Bidik Market Yang Potensial

Srikandi muda lainnya, Lydia Angelina Rinaldi, menyisir jejak kebangkitan yang sama dengan Arlin.

Lydia, founder La Dame In Vanilla, melakukan manuver perubahan strategi yaitu fokus pada spesifik market yang punya potensi besar di tengah situasi pandemi.

Setelah melalui riset perilaku konsumen di tengah pandemi dan berbekal insight yang didapatkan. Saat ikuti mentoring Diplomat Entrepreneur Network, Lydia melahirkan produk baru bernama Vanilla Pound Cake Mist.

Produk vanila yang diklaim sehat dan bebas gluten yang dirancang membantu masyarakat urban. Yang akhir-akhir ini gemar baking saat menghabiskan di rumah saja.

“Dengan cara penggunaan yang mudah, produk ini membantu masyarakat menyalurkan hobi ‘baking’ di rumah. Tidak saja di Indonesia, produk ini pun meraih respon positif dari luar negeri.” ujar pemilik bisnis yang merupakan cerminan akan passion-nya. Membuat kue dengan bahan vanilla terbaik dari Indonesia.

Baca juga:   Arus Balik Wisatawan, Jalur Wisata Ciwedey Ramai Lancar

Langkah jitu Lydia ini pun menegaskan pentingnya pelaku bisnis. Untuk tidak takut bikin gebrakan dengan fokus pada inovasi produk yang lebih relevan sesuai kebutuhan masyarakat.

Anisa Azizah, Ubah Strategi Penjualan Bahan Baku Bangunan ke Online

Apabila bisnis konstruksi banyak didominasi pria, Anisa Azizah tak ragu bermain di sektor ini. Co-founder & CEO Tech Prom Lab yang merupakan bisnis rintisan berfokus pada inovasi material bangunan, langsung cepat beradaptasi hadapi ketidakpastian pandemi.

Setelah fokus pengembangan hasil riset di lab, bersama timnya Anisa merilis produk beton berpori untuk dikomersilkan.

Namun di tahun kedua bisnis berjalan, pandemi memaksa kami untuk memutar otak dalam memasarkan beton berpori pada masyarakat umum. Anisa pun mengubah channel pemasaran dari sebagian besar melalui offline ke online.

“Memang awalnya sulit. Tidak familiar menjual bahan baku bangunan melalui online. Namun dengan riset mengetahui lebih jauh siapa target marketnya, menganalisa perilaku mereka mencari sumber informasi, akhirnya kami bisa ketahui platform digital apa yang cocok menjual bahan bangunan. Bahkan terbukti penjualan terdongkrak naik melalui lead dari digital.” ungkapnya. Lebih lanjut alumni Teknik Fisika Institut Teknologi Bandung ini pun optimis, lewat gebrakan Tech Prom Lab memasarkan material konstruksi seperti beton berpori melalui online, bisnisnya menjadi pionir bahwa industri konstruksi pun bisa agile memasarkan produk lewat kanal digital.

Pentingnya Jejaring sebagai Support System untuk Kembangkan Peluang Bisnis

Walau belakangan banyak entrepreneur baru yang bermunculan, tapi tak jarang mereka mengalami kegagalan karena tidak sanggup menghadapi tantangan dan rencana tidak berjalan sesuai rencana.

Baca juga:   realme C21Y Hadir Sebagai Powerful Performance King

Hal tersebut merupakan risiko yang tidak terelakkan di dalam dunia bisnis. Disinilah peran mentor dan juga jejaring sebagai support system,hadir untuk membantu kelangsungan bisnis.

Anisa berpendapat, setelah mengikuti DSC XI dan bergabung dengan Diplomat Entrepreneur Network (DEN), ia merasakan jejaring DEN sebagai wadah yang membuka akses informasi relevan yang dibutuhkan pengusaha, khususnya pengusaha bisnis rintisan.

Lewat wadah DEN, terbuka lebar akses informasi seperti sertifikasi bisnis hingga industry update dari pemerintah.

Manfaat inipun diaminkan oleh Arlin. Usai ikuti DSC XI, usahanya terbantukan melalui dedikasi mentor yang terus mengupdate perkembangan bisnis. Bahkan para mentor melakukan kunjungan ke lokasi pabrik. Dan tak segan memberikan pendampingan diskusi.

Edric Chandra, Program Inisiator Diplomat Success Challenge, menambahkan,

“DEN menjadi jaringan usaha yang nyata yang dapat membantu setiap peserta kompetisi DSC mengembangkan bisnis. Apalagi di tengah pandemi. Setiap pengusaha membutuhkan jejaring berkoneksi dan berkolaborasi. Serta support system agar bisnis menjadi resilient,” ujarnya.

Manfaat bergabung di DEN ini adalah salah satu keunggulan dengan berpartisipasi pada kompetisi wirausaha DSC, yang tahun ini memasuki gelaran ke-12. Sejak tanggal 19 Juli 2021, calon peserta DSC 12 dapat mendaftarkan diri. Dan proposal ide bisnisnya melalui situs www.diplomatsukses.com, hingga batas waktu 19 Oktober 2021.

Pendaftaran telah di depan mata, saatnya entrepreneur berani berpartisipasi kompetisi wirausaha terbesar di Indonesia ini. (*/tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Tiga Srikandi


Related Posts

No Content Available

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Mikel Arteta balas pernyataan Pep Guardiola jika Man City kalah maka peluang juaranya habis. (Action Images via Reuters/Matthew Childs)
HEADLINE

Psy War Memanas! Guardiola Sebut Peluang Juara Habis, Arteta Pilih Tetap Membumi Jelang Duel Etihad

18 April 2026

MANCHESTER, WWW.PASJABAR.COM – Panggung Premier League akhir pekan ini akan menyajikan "final dini" yang mempertemukan dua raksasa,...

Manajer Coventry City Frank Lampard. (Foto: Getty Images/Lewis Storey)

Penantian 25 Tahun Berakhir! Frank Lampard Bawa Coventry City Kembali ke Premier League

18 April 2026
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Uby/pasjabar)

Dedi Mulyadi Ajak Muda-Mudi Jabar Menikah di KUA: Lebih Baik Jadi Raja Selamanya Daripada Raja Sehari!

18 April 2026
Foto: Paul Childs/Action Images via Reuters

Prediksi Chelsea vs Manchester United: Misi Bangkit Si Biru di Tengah Ancaman Setan Merah

18 April 2026
Herve Renard. (REUTERS/Stringer)

Kejutan Besar! Herve Renard Resmi Dipecat Arab Saudi Jelang Piala Dunia 2026

18 April 2026

Highlights

Prediksi Chelsea vs Manchester United: Misi Bangkit Si Biru di Tengah Ancaman Setan Merah

Kejutan Besar! Herve Renard Resmi Dipecat Arab Saudi Jelang Piala Dunia 2026

Drama dan Kericuhan di Prancis: Mainz 05 Tersingkir Tragis, Nadiem Amiri Diganjar Kartu Merah

Jay Idzes Tak Tergantikan! Tampil Tangguh Bawa Sassuolo Tumbangkan Como 1907 di Serie A

Inter Milan Gilas Cagliari 3-0, Nerazzurri Kian Tak Terbendung di Puncak Klasemen

Bukan untuk Kaum ‘Mendang-Mending’, Samsung Galaxy S26 Ultra Hadir dengan Spek Monster dan Harga Sultan

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.