CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Jumat, 23 Januari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Uncategorized

Panic Buying Jadi Pemicu Langkanya Minyak Goreng di Bandung

Yatni Setianingsih
14 Februari 2022
Operasi Pasar Minyak Goreng Bakal Digelar di 27 Kabupaten Kota di Jabar

Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Plt Wali Kota Bandung Yana Mulyana saat operasi pasar minyak goreng di Balai Kota Bandung, Kamis (13/1/2022) (foto : Humas Pemprov Jabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Aksi panic buying salah satu penyebab kelangkaan minyak goreng di Kota Bandung belakangan ini.

“Memang tidak bisa dipungkiri waktu awal-awal harga minyak goreng turun, warga melakukan aksi panic buying. Sehingga stok mudah habis,” ujar Kepala Bidang Distribusi Perdagangan Disdagin Kota Bandung Meiwan Kartiwa kepada wartawan, Senin (14/2/2022)

Akibat panic buying ini stok dari masing masing pusat distribusi menjadi dibatasi. Terutama stok ke minimarket yang sekarang hanya dikirim sekitar dua karton dengan kapasitas enam pouch per karton.

“Lebih ke stok gak ada, jadi ritel juga pas ngobrol mengaku pasokan tidak seperti dulu terbatas misal  tadinya dapat 10 sekarang dikurangi. Sekarang jadi dua dus yang artinya cuma untuk 12 orang,” tandasnya. 

Disinggung soal antrian pembelian minyak goreng di Superindo, Ujungberung itu hanya kasusistik di sana saja.

“Kita Jumat sudah dapat data dari Aprindo Jabar, kalau stok lumayan masih banyak, namun itu untuk selain kota dan kabupaten. Jogya grup kalau hari ini seperti Hypermart, MIM, dan Lotte masih banyak lumayan. Supermarket ini meski gak banyak tapi ada, minimarket mungkin ada tapi gak banyak, terbatas ya,” ucapnya.

Lanjutnya, masyarakat saat ini masih bisa membeli minyak goreng di supermarket dengan catatan tidak usah panic buying.

“Ya memang sekarang mau bagaiman lagi. Yang stoknya tersedia hanya di supermarket. Kalau di minimarket memang terbatas dan di pasar tradisional, harganya masih reklatif tinggi,” paparnya.

Namun demikian untuk operasi pasar (OP), kata Meiwan saat ini belum bisa dilaksanakan. Terlebih angka kasus positif COVID-19 kembali meningkat.

“Jadi gak mungkin mengadakan kerumunan, terus gimana barang kan sekarang pun susah kaya kemarin masih beli stok lama. Tapi sih ada beberapa pedagang di warung dan pasar tradisional sudah menjual ada dengan harga baru,” tutupnya.

Sementara itu Plt Wali Kota Bandung Yana Mulyana meminta agar pemerintah pusat segera memberikan solusi terkait masalah ini. Pihaknya sendiri mengaku tidak bisa melakukan banyak hal karena persoalan minyak goreng ini di ranah pusat.

“Ya ini kan masalah dari pusat ya kami gak bisa banyak berbuat. Hanya saja saya meminta agar pusat segera memberikan solusinya, tetapi saya akan berkoordinasi dulu dengan Disdagin,” ungkapnya. (put)

Print Friendly, PDF & Email
Baca juga:   Penyanyi IU Beri Donasi Rp2,1 Miliar, Rayakan Hari jadi Debutnya
Editor:
Tags: DisdaginHarga minyak gorengminyak gorengminyak goreng mahal


Related Posts

harga pangan
HEADLINE

Harga Pangan Cabai, Bawang, Beras, dan Minyak Goreng Turun di Pasar

25 Agustus 2025
harga pangan
HEADLINE

Harga Pangan Turun, Cabai Rawit dan Bawang Merah Lebih Murah

20 Agustus 2025
Disdagin Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadhan
HEADLINE

Disdagin Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadhan

11 Februari 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
Radio Player
No Result
View All Result

Trending

Hujan deras dan angin kencang menyebabkan pohon trembesi tumbang di Kota Baru Parahyangan, Bandung Barat, menimpa 3 mobil. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Cuaca Ekstrem Terjang Bandung Barat: Pohon Trembesi Tumbang Timpa Tiga Kendaraan di Kota Baru Parahyangan

23 Januari 2026

PADALARANG, WWW.PASJABAR.COM – Suasana tenang di kawasan perumahan elit Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat (KBB), mendadak...

Siklon Tropis 91S

BMKG Ungkap Enam Faktor Pembentuk Bibit Siklon Tropis 91S

23 Januari 2026
Nominasi Oscar 2026

Nominasi Oscar 2026 Diumumkan, Sinners Pecahkan Rekor 16 Nominasi

23 Januari 2026
Kuliah umum kedokteran

FK Unpas Gelar Kuliah Umum Keislaman, Ustadz Abdul Somad Tekankan Pentingnya Karakter Islami Dokter

23 Januari 2026
nisfu syaban 2026

Kapan Malam Nisfu Syaban 2026? Ini Jadwal dan Keutamaannya

23 Januari 2026

Highlights

FK Unpas Gelar Kuliah Umum Keislaman, Ustadz Abdul Somad Tekankan Pentingnya Karakter Islami Dokter

Kapan Malam Nisfu Syaban 2026? Ini Jadwal dan Keutamaannya

Hari Ketujuh SAR, Total 10 Paket Korban Pesawat IAT Ditemukan

Unpas dan USI Teken MoU Perkuat Kolaborasi Tri Dharma

Pascamusibah Roboh, SMP Pasundan 2 Bandung Kini Lebih Nyaman

Duel Merah Putih di Perempat Final Indonesia Masters 2026

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.