CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 2 Februari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASKESEHATAN

Begini Penanganan Hewan Terjangkit PMK dan Hukum Menyembelihnya

Yatti Chahyati
4 Juli 2022
FOTO : Vaksinasi PMK Hewan Ternak Sapi
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

YOGYAKARTA, WWW.PASJABAR.COM – Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) menjadi kekhawatiran di tengah masyarakat, apalagi menjelang Idul Adha. Hal ini juga menimbulkan pertanyaan mengenai keamanan daging yang dikonsumsi apabila hewan ternak terjangkit PMK, serta hukum yang sesuai syariat Islam dalam menyembelih hewan kurban yang sakit.

Menanggapi hal tersebut, Fakultas Pertanian UGM mengadakan Bincang Desa melalui siaran langsung Kanal Youtube “AGRICIA Channel”. Dilansir dari ugm.ac.id, Ir. Edi Suryanto, M.Sc., Ph.D., IPU, Dosen Fakultas Peternakan UGM, memaparkan bagaimana identifikasi hewan yang terjangkit PMK.

Rute infeksi menurutnya dapat terjadi dengan kontak langsung dan tidak langsung dengan hewan terinfeksi, produk ternak tercemar, atau virus di udara. Semua spesies ternak dapat terinfeksi lewat kulit dan mukosa.

Sedangkan gejalanya adalah demam hingga 41 derajat celsius, luka pada mulut, lidah, lubang hidung, putting, sekitar kuku, hingga kuku bisa lepas, air liur yang berlebihan, hewan lebih sering berbaring, nafsu makan berkurang, bobot tubuh turun, produksi susu turun drastis, dan sebagainya.

Baca juga:   Prabowo Subianto Salat Idul Adha di Cikalong Wetan

“Upaya preventif kita untuk penyebaran PMK adalah melakukan vaksinasi. Selanjutnya, juga bisa dilakukan biosecurity, yaitu implementasi untuk mengurangi penyebaran virus PMK. Yang perlu diperhatikan dalam biosecurity adalah tiga hal, yaitu physical segregation, cleaning, dan disinfection,” kata Edi.

Penanganan yang tepat untuk hewan yang telah terjangkit PMK menurut Edi yang perlu dilakukan adalah memasak dagingnya dengan suhu di atas 100 derajat celsius. Ia juga menyampaikan bahwa kementrian dan dinas juga sudah memastikan bahwa kita tidak perlu takut untuk mengonsumsi hewan ternak yang terindikasi terjangkit PMK.

Baca juga:   Semangat Rela Berkorban Guna Menunjang Tugas Pokok TNI AD

Daging sapi terjangkit PMK aman untuk dikonsumsi asal dengan pendekatan teknis dan prosedur tertentu. Yang tidak boleh dikonsumsi adalah organ-organ sapi yang terkena PMK (kaki, jeroan, mulut, dan lidah).

Penanganannya yaitu dengan tidak mencuci daging, tapi langsung dimasak minimal 30 menit. Pencucian dapat menyebarkan virus melalui aliran air dari pencucian daging dan menginfeksi hewan peka di lingkungan. Selanjutnya, daging harus direbus/diungkep dahulu baru disimpan di freezer. Pelayuan daging selama 24 jam dalam refrigerator sebelum penyimpanan daging segar, pH daging akan turun sampai di bawah 5,9. Hal ini akan mengginaktifkan virus.

“Pastikan tingkat kematangan daging, saat membeli daging di pasar, pastikan daging berasal dari ternak yang sehat, terapkan pola hidup bersih dan sehat, serta tidak perlu panik, karena virus PMK tidak menular ke manusia,” tutur Edi.

Baca juga:   DKPP Kota Bandung Periksa Kesehatan Sejumlah Hewan Kurban

Ir. H. Nanung Danar Dono, S.Pt., M.P., Ph.D., IPM., ASEAN Eng, Direktur Halal Research Fakultas Peternakan UGM, memaparkan hukum dan panduan pelaksanaan ibadah kurban saat kondisi PMK mengacu pada Fatwa MUI Nomor 32 Tahun 2022. Poin-poin penting fatwa tersebut yaitu pertama hewan ternak yang terkena PMK dengan gejala ringan sah untuk kurban.

Kedua, hewan ternak yang terkena PMK dengan gejala berat tidak sah untuk kurban. Ketiga, hewan ternak yang terkena PMK dengan gejala berat dan sembuh saat hari Nahr (10 Dzulhijjah) atau Hari Tasyrik (11-13 Dzulhijjah) hukumnya sah untuk kurban. Terakhir, hewan ternak yang ternak dengan gejala berat, namun belum sembuh saat Hari Nahr/Hari Tasyrik hukumnya tidak sah untuk kurban.*

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Idul Adhapenyakit kuku dan mulutPMKsembelih hewan


Related Posts

Lalu Lintas Bandung
HEADLINE

Libur Iduladha, Lalu Lintas Bandung – Lembang Padat Parah

7 Juni 2025
Sapi Kurban Mengamuk
HEADLINE

Sapi Kurban Mengamuk Terjadi di Kopo, Lima Warga Jadi Korban

6 Juni 2025
SEJUMLAH hewan kurban dipakaiakan kalung "Sehat dan Layak" seusai dilakukan pemeriksaan ante mortem hewan kurban di Pusat Kesejahteraan Kavaleri (Pussenkav) Jln. Salak, Kota Bandung, Selasa (3/6/2025). (Eci/pasjabar)
HEADLINE

Pemkot Bandung Pasang Kalung “Sehat dan Layak” Kurban

4 Juni 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
Radio Player
No Result
View All Result

Trending

Mohammad Zaki Ubaidillah. (Foto: Dok. PP PBSI)
HEADLINE

Zaki Juara Thailand Masters 2026: Mohammad Zaki Ubaidillah Taklukkan Wakil Tuan Rumah Melalui Duel Sengit Rubber Game di Stadion Nimibutr

2 Februari 2026

BANGKOK, WWW.PASJABAR.COM -- Babak final tunggal putra turnamen Thailand Masters 2026 mempertemukan pemain muda Mohammad Zaki Ubaidillah...

Pertamina Enduro menang 3-0 atas Bandung BJB Tandamata / @mojisports_

Jakarta Pertamina Enduro Balas Dendam: Megatron dan Kawan-Kawan Libas Bandung BJB Tandamata Skor 3-0

2 Februari 2026
Napoli kalahkan Fiorentina dengan skor 2-1 di Liga Italia. (Foto: REUTERS/Ciro De Luca)

Napoli Amankan Tiga Poin di Maradona Stadium: Partenopei Tumbangkan Fiorentina Skor 2-1 dan Terus Tempel Ketat Posisi Papan Atas Klasemen

1 Februari 2026
Starting XI Inter Milan saat melawan Arsenal di Liga Champions. (c) AP Photo/luca

Inter Milan Siap Serbu Markas Cremonese: Nerazzurri Bertekad Kokohkan Posisi Puncak Klasemen Serie A Dalam Laga Tandang Di Giovanni Zini

1 Februari 2026
Borneo FC menang dramatis 2-1 atas PSIM Yogyakarta pada 1 Februari 2026. Gol Koldo Obieta bawa Borneo FC pepet Persib di puncak klasemen. (instagram/@borneofc.id)

Drama di Stadion Segiri: Borneo FC Menang Dramatis atas PSIM Yogyakarta dan Kembali Memepet Posisi Persib di Puncak Klasemen

1 Februari 2026

Highlights

Inter Milan Siap Serbu Markas Cremonese: Nerazzurri Bertekad Kokohkan Posisi Puncak Klasemen Serie A Dalam Laga Tandang Di Giovanni Zini

Drama di Stadion Segiri: Borneo FC Menang Dramatis atas PSIM Yogyakarta dan Kembali Memepet Posisi Persib di Puncak Klasemen

Comeback Fantastis Di Stamford Bridge: Chelsea Taklukkan West Ham United 3-2 Setelah Sempat Tertinggal Dua Gol Pada Babak Pertama

Arsenal Pesta Gol Di Elland Road: Skuad The Gunners Hancurkan Leeds United 4-0 Dan Kokohkan Posisi Di Puncak Klasemen

Barcelona Bungkam Elche 3-1: Lamine Yamal Tampil Sempurna Saat Blaugrana Curi Poin Penuh Di Estadio Martinez Valero

Teror Kawanan Anjing Di Cibuntu: Seorang Anak Kecil Terluka Parah Akibat Digigit Hewan Peliharaan Yang Lepas Ke Pemukiman Warga

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.