CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 18 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASBANDUNG

Monik Lawan Diskriminasi Lewat Medali Emas Angkat Berat

Nissa Ratna
29 Agustus 2022
Monik Lawan Diskriminasi Lewat Medali Emas Angkat Berat

Monik Lawan Diskriminasi Lewat Medali Emas Angkat Berat (Foto: Humas Pemkot Bandung)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Bandung, WWW.PASJABAR.COM – Gadis yang biasa dipanggil Monik. Sejak 2015 silam ia jatuh cinta pada dunia atletik dan berkecimpung dalam cabang angkat berat telah menabet medali emas.

Namaya Shebrioni, tapi biasa dipanggil Monik. Berbeda dengan kebanyakan perempuan lain, Monik memilih berkecimpung dalam cabang angkat berat.

“Tertarik di dunia angkat besi itu karena awalnya ikut suami fitness. Setelah lama-lama, kok jadi suka dengan kegiatan seperti ini. Terus makin penasaran dan jadi ikut program yang lebih serius di atletik angkat berat,” cerita Monik kepada Humas Kota Bandung seusai acara di Balai Kota Bandung, Senin, 29 Agustus 2022.

Rasa cintanya terhadap angkat berat dibuktikan dengan perjuangan yang tak pernah berhenti. Di saat yang lain memilih istirahat dan berlibur, Monik tetap berlatih setiap hari.

Baca juga:   Sepakbola Indonesia Raih Medali Emas di SEA Games 2023 Setelah Penantian 32 Tahun!

“Saya selalu latihan walaupun minimal seminggu cuma tiga kali. Pokoknya dalam seminggu, saya harus latihan, tidak boleh libur,” ujar perempuan kelahiran Bandung, 18 Februari 1992 ini.

Menyabet Mendali Emas Pekan Paralimpik Nasional 2021

Perjuangan tak pernah mengkhianati hasil, Monik pun menyabet medali emas di Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) 2021. Bahkan ia sempat memecahkan rekor saat di ASEAN Para Games 2017 di Malaysia.

“Waktu itu paling berat angkatannya 95 kg. Lalu saya pecahkan dengan mengangkat 103 kg,” ungkapnya.

Sedangkan pada ASEAN Para Games 2022 kemarin di Solo, ia berhasil memperoleh dua medali emas dan memecahkan rekor atlet Thailand.

“Atlet dari Thailand itu angkat beban 101 kg, saya bisa pecahkan dengan 109 kg,” akunya.

Meski memang karena saking kerasnya berlatih, ia pun kerap beberapa kali mengalami cedera.

Baca juga:   Emil Audero Pahlawan Cremonese, Gagalkan Modric & Fofana Sekaligus!

“Waktu angkat 109 kg, bahu kanan saya cedera. Tapi, alhamdulillah cepat ditangani oleh pelatih,” katanya yang kini tinggal di kawasan Pajajaran.

Ia memaparkan, selain melakukan latihan penunjang, seperti angkat beban-beban kecil dan push up selama 2-3 jam di GOR Pajajaran, seorang atlet juga harus memperhatikan makanan yang dikonsumsinya.

“Selain latihan, perlu juga perhatikan makanan yang dikonsumsi. Jangan minum es, apalagi dengan kondisi di Kota Bandung yang dingin. Sering bikin tulang kita linu. Harus rajin minum susu, suplemen kalsium, baru kita latihan,” paparnya.

Selama berkecimpung di dunia atletik angkat berat, Monik tak pernah merasakan kesulitan. Rasa mindernya pun sudah terkikis habis sekarang. Baginya, sangat penting untuk mengikuti kata hati dan jangan dengarkan kata negatif dari orang lain.

Baca juga:   Indonesia Runner Up Klasemen! Thailand Resmi Tutup ASEAN Para Games 2025 dengan Pesta Kembang Api Megah di Stadion Nakhon Ratchasima!

“Jangan dengarkan yang bilang. Kalian tidak bisa begini dan begitu. Kalau menurut kalian bisa berkembang di situ, latihan saja terus,” tuturnya.

“Saya dulu seperti itu, lihat kondisi tangan yang begini mana bisa angkat berat. Tapi saya percaya dan yakin, terus berlatih juga. Intinya ikut saja kata hati sendiri,” imbuhnya.

Sampai saat ini, Monik belum tertarik dengan cabang olahraga lain. Baginya, masih banyak yang harus ia diulik dalam cabang angkat berat.

Meski begitu, ia juga berharap agar anaknya yang kini duduk di bangku kelas 7 SMP bisa mengikuti jejaknya menjadi atlet.

“Tapi ya anak-anak kan masih susah diarahkan ya. Cuma memang berharap anak juga bisa jadi atlet di cabang olahraga yang dia suka,” ungkapnya. (*/Nis)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Medali Emas


Related Posts

Kontingen Indonesia finis sebagai runner up di ASEAN Para Games 2025. (Dok Kemenpora)
HEADLINE

Indonesia Runner Up Klasemen! Thailand Resmi Tutup ASEAN Para Games 2025 dengan Pesta Kembang Api Megah di Stadion Nakhon Ratchasima!

27 Januari 2026
Menpora Minta Maaf Target Medali di Asian Games 2022 Tidak Tercapai
PASOLAHRAGA

Menpora Minta Maaf Target Medali di Asian Games 2022 Tidak Tercapai

8 Oktober 2023
Medali Asian Games Hangzhou
PASOLAHRAGA

Antisipasi Hilangnya Peraihan Medali Emas di Asian Games Hangzhou

31 Juli 2023

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Mikel Arteta balas pernyataan Pep Guardiola jika Man City kalah maka peluang juaranya habis. (Action Images via Reuters/Matthew Childs)
HEADLINE

Psy War Memanas! Guardiola Sebut Peluang Juara Habis, Arteta Pilih Tetap Membumi Jelang Duel Etihad

18 April 2026

MANCHESTER, WWW.PASJABAR.COM – Panggung Premier League akhir pekan ini akan menyajikan "final dini" yang mempertemukan dua raksasa,...

Manajer Coventry City Frank Lampard. (Foto: Getty Images/Lewis Storey)

Penantian 25 Tahun Berakhir! Frank Lampard Bawa Coventry City Kembali ke Premier League

18 April 2026
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Uby/pasjabar)

Dedi Mulyadi Ajak Muda-Mudi Jabar Menikah di KUA: Lebih Baik Jadi Raja Selamanya Daripada Raja Sehari!

18 April 2026
Foto: Paul Childs/Action Images via Reuters

Prediksi Chelsea vs Manchester United: Misi Bangkit Si Biru di Tengah Ancaman Setan Merah

18 April 2026
Herve Renard. (REUTERS/Stringer)

Kejutan Besar! Herve Renard Resmi Dipecat Arab Saudi Jelang Piala Dunia 2026

18 April 2026

Highlights

Prediksi Chelsea vs Manchester United: Misi Bangkit Si Biru di Tengah Ancaman Setan Merah

Kejutan Besar! Herve Renard Resmi Dipecat Arab Saudi Jelang Piala Dunia 2026

Drama dan Kericuhan di Prancis: Mainz 05 Tersingkir Tragis, Nadiem Amiri Diganjar Kartu Merah

Jay Idzes Tak Tergantikan! Tampil Tangguh Bawa Sassuolo Tumbangkan Como 1907 di Serie A

Inter Milan Gilas Cagliari 3-0, Nerazzurri Kian Tak Terbendung di Puncak Klasemen

Bukan untuk Kaum ‘Mendang-Mending’, Samsung Galaxy S26 Ultra Hadir dengan Spek Monster dan Harga Sultan

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.