CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 2 Februari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASBANDUNG

Ledia Hanifa Ingatkan Tantangan Kebangsaan dalam Sosialisai 4 Pilar MPR RI

Putri
1 Juni 2023
Ledia Hanifa Ingatkan Tantangan Kebangsaan dalam Sosialisai 4 Pilar MPR RI

Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di hadapan para tokoh masyarakat, guru, dosen dan ulama di Hotel Augusta, Kota Bandung (28/5/2023). (Foto: Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Anggota MPR RI, Ledia Hanifa Amaliah mengingatkan bahwa masih banyak tantangan masa depan yang perlu disiapkan utamanya dalam mendampingi generasi penerus.

“Kita perlu mendampingi generasi muda agar siap mengambil alih estafet kepemimpinan di negeri ini, namun kita juga harus bersama menyiapkan diri pada tantangan kebangsaan yang meliputi tantangan internal dan eksternal,” kata Ledia Hanifa saat Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di hadapan para tokoh masyarakat, guru, dosen dan ulama di Hotel Augusta, Kota Bandung (28/5/2023) lalu.

Tantangan internal bangsa ini, urai Ledia, salah satunya masih adanya pemahaman agama yang tidak tepat dalam hal bernegara. Ada yang sangat longgar sehingga bisa melecehkan nilai beragama tapi juga ada yang sangat ketat hingga menafikan toleransi.

Baca juga:   Puluhan Siswa di Cipongkor Keracunan Usai Santap Makan Bergizi Gratis

Maka untuk memastikan bagaimana konsep bernegara itu dipahami dengan benar, salah satunya dilakukan lewat sosialisasi 4 pilar.

“Indonesia bukan negara agama, tetapi amanah konstitusi mewajibkan setiap warga negara Indonesia untuk beragama dan negara pun melindungi kebebasan beragama ini. Karenanya agar terjadi implementasi beragama secara amar maruf nahi munkar di negeri ini, kita juga perlu mendalami dan memahami kembali nilai-nilai kebangsaan yang telah diperjuangankan oleh para pendiri bangsa. Bagaimana kita menyelaraskan kehidupan bernegara berdasarkan Pancasila, UUD 1945, pengukuhan NKRI dan penerapan Bhineka Tunggal Ika di dalam kehidupan sehari-hari,” papar Ledia yang juga anggota DPR RI Fraksi PKS.

Tantangan internal selanjutnya, jelas Ledia, adalah fanatisme kesukuan. Padahal, para pendiri negeri ini telah berjuang dengan segenap jiwa raga untuk mempersatukan Indonesia. Sehingga perbedaan agama, suku, bahasa hingga warna kulit seharusnya menjadi satu keistimewaan keberagaman yang dimiliki negeri ini.

Baca juga:   Waras Wasisto : Komposisi DPRD Jabar Bhineka Tunggal Ika

Bhineka Tunggal Ika

Bhineka Tunggal Ika yang merupakan semboyan bangsa Indonesia juga telah menjelaskan bahwa kita berbeda namun satu, karena perbedaan yang ada di tengah masyarakat bukan untuk dibeda-bedakan tetapi merupakan keberagaman yang memperkuat persatuan.

“Maka menjadi tugas kita bersama utamanya orangtua, guru dan tokoh masyarakat untuk memberi teladan selain memberikan pemahaman pada generasi muda bagaimana mengimplementasikan persatuan dalam keberagaman ini.“ tambah Ledia

Pengaruh Globalisasi Harus Siap Dihadapi

Selain tantangan internal, tantangan eksternal seperti pengaruh globalisasi juga harus siap dihadapi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kita harus semakin bijak bersikap dan bertindak di tengah gempuran budaya asing yang kian leluasa masuk di era keterbukaan.

Baca juga:   Bisa Fest Cita Rasa Nasi Liwet Jawa Barat Dorong Perkembangan Pelaku Kuliner Lokal

“Dari sisi makanan misalnya, makanan khas Korea seperti topokki/tteobokki kini semakin sering kita temui. Padahal di dalam negeri, kita punya beragam sekali olahan makanan tradisional yang tidak kalah lezatnya, mirip bahkan. Maka ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa arus globalisasi tidak bisa dibendung. Mengikuti arusnya boleh-boleh saja, namun kita tidak boleh kehilangan jati diri bangsa. Karenanya meninggikan semangat untuk mencintai produk lokal dan bersemangat mempromosikannya harus juga menjadi bagian dari semangat membangun negeri ini.” (put)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: 4 Pilar MPR RIBhineka Tunggal IkaLedia Hanifa Amaliah


Related Posts

Bisa Fest Cita Rasa Nasi Liwet Jawa Barat Dorong Perkembangan Pelaku Kuliner Lokal
HEADLINE

Bisa Fest Cita Rasa Nasi Liwet Jawa Barat Dorong Perkembangan Pelaku Kuliner Lokal

25 Juli 2024
Ledia Hanifa: Kenaikan Biaya UKT Sebagai Langkah Sembrono, Tidak Solutif dan Tidak Nyambung
HEADLINE

Ledia Hanifa: Kenaikan Biaya UKT Sebagai Langkah Sembrono, Tidak Solutif dan Tidak Nyambung

21 Mei 2024
Waras Wasisto : Jabar Daerah Penting di Indonesia
PASJABAR

Waras Wasisto : Komposisi DPRD Jabar Bhineka Tunggal Ika

12 Maret 2022

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
Radio Player
No Result
View All Result

Trending

Mohammad Zaki Ubaidillah. (Foto: Dok. PP PBSI)
HEADLINE

Zaki Juara Thailand Masters 2026: Mohammad Zaki Ubaidillah Taklukkan Wakil Tuan Rumah Melalui Duel Sengit Rubber Game di Stadion Nimibutr

2 Februari 2026

BANGKOK, WWW.PASJABAR.COM -- Babak final tunggal putra turnamen Thailand Masters 2026 mempertemukan pemain muda Mohammad Zaki Ubaidillah...

Pertamina Enduro menang 3-0 atas Bandung BJB Tandamata / @mojisports_

Jakarta Pertamina Enduro Balas Dendam: Megatron dan Kawan-Kawan Libas Bandung BJB Tandamata Skor 3-0

2 Februari 2026
Napoli kalahkan Fiorentina dengan skor 2-1 di Liga Italia. (Foto: REUTERS/Ciro De Luca)

Napoli Amankan Tiga Poin di Maradona Stadium: Partenopei Tumbangkan Fiorentina Skor 2-1 dan Terus Tempel Ketat Posisi Papan Atas Klasemen

1 Februari 2026
Starting XI Inter Milan saat melawan Arsenal di Liga Champions. (c) AP Photo/luca

Inter Milan Siap Serbu Markas Cremonese: Nerazzurri Bertekad Kokohkan Posisi Puncak Klasemen Serie A Dalam Laga Tandang Di Giovanni Zini

1 Februari 2026
Borneo FC menang dramatis 2-1 atas PSIM Yogyakarta pada 1 Februari 2026. Gol Koldo Obieta bawa Borneo FC pepet Persib di puncak klasemen. (instagram/@borneofc.id)

Drama di Stadion Segiri: Borneo FC Menang Dramatis atas PSIM Yogyakarta dan Kembali Memepet Posisi Persib di Puncak Klasemen

1 Februari 2026

Highlights

Inter Milan Siap Serbu Markas Cremonese: Nerazzurri Bertekad Kokohkan Posisi Puncak Klasemen Serie A Dalam Laga Tandang Di Giovanni Zini

Drama di Stadion Segiri: Borneo FC Menang Dramatis atas PSIM Yogyakarta dan Kembali Memepet Posisi Persib di Puncak Klasemen

Comeback Fantastis Di Stamford Bridge: Chelsea Taklukkan West Ham United 3-2 Setelah Sempat Tertinggal Dua Gol Pada Babak Pertama

Arsenal Pesta Gol Di Elland Road: Skuad The Gunners Hancurkan Leeds United 4-0 Dan Kokohkan Posisi Di Puncak Klasemen

Barcelona Bungkam Elche 3-1: Lamine Yamal Tampil Sempurna Saat Blaugrana Curi Poin Penuh Di Estadio Martinez Valero

Teror Kawanan Anjing Di Cibuntu: Seorang Anak Kecil Terluka Parah Akibat Digigit Hewan Peliharaan Yang Lepas Ke Pemukiman Warga

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.