CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 2 Februari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Pedagang Pasar Sadang Serang Enggan ke TPPS

Putri
7 Agustus 2023
Pedagang Pasar Sadang Serang Enggan ke TPPS

Tempat Penampungan Pedagang Sementara (TPPS) Pasar Sadang Serang. (Foto: put/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pasca kebakaran akhir pekan lalu, para pedagang Pasar Sadang Serang enggan menempati Tempat Penampungan Pedagang Sementara (TPPS).

“Pedagang ingin bisa berjualan lagi secepatnya, itu intinya,” ujar Koordinator pedagang Pasar Sadang Serang Aris Hermansyah, Senin (7/8/2023).

Aris mengatakan, pedagang ingin bisa tetap berjualan di sekitar pasar, karena sudah merasa nyaman di sana.

“Jika memang harus, kami tidak keberatan kalau harus membereskan puing-puing dan barang kami yang tidak terbakar dan tidak rusak,” tambahnya.

Di sisi lain, Aris mengatakan pedagang meminta agar garis polisi bisa segera dicabut, agar mereka bisa kembali berjualan di sana. Pasalnya masih ada barang-barang yang masih bisa diselamatkan.

“Kalau masih ada garis polisi, kami tidak bisa menyelamatkan barang dagangan milik kami. Bisa jadi barang dagangan jadi basi,” keluhnya.

Baca juga:   Pemkot Bandung Siapkan 170 Lapak untuk Pedagang Pasar Sadang Serang

Lebih lanjut, Aris mengaku pencabutan garis polisi ini juga berkaitan erat dengan urusan perut. Sehingga pihaknya sangat berharap tahap penyidikan segera dilakukan.

“Ini kan urusannya dengan perut ya, semakin lama kita tidak bisa berjualan, semakin lama juga kita mendapatkan makan,” tuturnya.

Ema Sumarna Langsung Temui Pedagang

Sementara itu, Plh Wali Kota Bandung, Ema Sumarna bersama Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Agah Sonjaya langsung menemui pedagang yang menjadi korban.

Kepada pedagang keduanya mengatakan tidak bermaksud menghambat pada pedagang untuk menjalankan usahanya.

“Kami hanya menunggu kondisi stabil. Kami harus yakin dulu pendinginan sudah selesai. Jangan sampai, kita menyelesaikan masalah, tapi timbul masalah baru,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Agah Sonjaya.

Agah mengatakan, jika kondisi sudah stabil maka pihaknya akan melakukan olah TKP, sebagai langkah selanjutnya. Jika sudah memungkinkan maka garis polisi akan dilepas dan pedagang bisa kembali berjualan.

Baca juga:   Ratusan Kios Pasar Sadang Serang Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

“Kita akan meminta keterangan dari berbagai pihak. Termasuk apakah ada yang kiosnya diasuransikan atau tidak. Itu nanti yang akan kami tanyakan kepada beberapa pedagang dan saksi mata,” tuturnya.

Disinggung mengenai apa penyebab dari kebakaran ini, Agah mengaku belum bisa memberi jawaban karena belum melakukan investigasi dan olah TKP.

“Kita belum bisa menyimpulkan apa-apa. Kami kan tidak bisa memberikan keterangan yang sifatnya asumsi. Kalaupun kesimpulan, harus berdasarkan data, fakta dan keterangan dari saksi, tidak bisa asal kesimpulan apalagi hanya asumsi,” terangnya.

Semetara itu, Ema Sumarna menuturkan pihaknya sudah memerintahkan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DiskarPB) untuk segera melakukan tindakan, agar pihak kepolisian bisa segera melakukan langkah selanjutnya.

Baca juga:   Sam Bimbo Terima Gelar Kehormatan, Dr. (HC) dari ITB

“Saya sudah minta untuk dilakukan pendinginan secepat mungkin, agar pihak kepolisian bisa melakukan langkah selanjutnya,” katanya.

Namun, jika harus menentukan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pendinginan, Ema mengaku tidak bisa menargetkan. Pasalnya semua membutuhkan proses dan waktu yang tidak singkat.

“Yang jelas kami tidak ingin mneghambat pedagang untuk berjualan. Kami akan melaksanakan tugas secepat mungkin,” tambahnya.

Disinggung masalah bantuan, Ema mengatakan memang Pemkot Bandung memiliki anggaran Biaya Tidak Terduga. Naumun mengingat pedagang tidak ingin direlokasi ke TPPS yang sudah ditenukan, Ema mengaku tidak yakin bisa mencairkan angagran tersebut.

“Karena kan untuk mencairkan anggaran ada prosedur dan aturan yang harus dipenuhi. Kita kan hanya mengelola anggaran, itu kan uang negara jadi tidak bisa seenaknya,” pungkasnya. (put)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: Pasar Sadang SerangPedagang Pasar Sadang SerangTPPS


Related Posts

Ratusan pedagang Pasar Sadang Serang terus berdatangan ke lokasi kejadian pasca kebakaran pada Sabtu (5/8/2023) pagi.
PASBANDUNG

Perumda Pasar Juara Segera Renovasi Pasar Sadang Serang

18 Agustus 2023
Penyebab Harga Daging Ayam dan Cabai Masih Tinggi
PASBANDUNG

Pedagang Pasar Sadang Serang Siap Berkolaborasi dengan PD Pasar

7 Agustus 2023
Ratusan pedagang Pasar Sadang Serang terus berdatangan ke lokasi kejadian pasca kebakaran pada Sabtu (5/8/2023) pagi.
PASBANDUNG

Pedagang Pasar Sadang Serang Mengais Barang Berharga Pasca Kebakaran

5 Agustus 2023

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
Radio Player
No Result
View All Result

Trending

Mohammad Zaki Ubaidillah. (Foto: Dok. PP PBSI)
HEADLINE

Zaki Juara Thailand Masters 2026: Mohammad Zaki Ubaidillah Taklukkan Wakil Tuan Rumah Melalui Duel Sengit Rubber Game di Stadion Nimibutr

2 Februari 2026

BANGKOK, WWW.PASJABAR.COM -- Babak final tunggal putra turnamen Thailand Masters 2026 mempertemukan pemain muda Mohammad Zaki Ubaidillah...

Pertamina Enduro menang 3-0 atas Bandung BJB Tandamata / @mojisports_

Jakarta Pertamina Enduro Balas Dendam: Megatron dan Kawan-Kawan Libas Bandung BJB Tandamata Skor 3-0

2 Februari 2026
Napoli kalahkan Fiorentina dengan skor 2-1 di Liga Italia. (Foto: REUTERS/Ciro De Luca)

Napoli Amankan Tiga Poin di Maradona Stadium: Partenopei Tumbangkan Fiorentina Skor 2-1 dan Terus Tempel Ketat Posisi Papan Atas Klasemen

1 Februari 2026
Starting XI Inter Milan saat melawan Arsenal di Liga Champions. (c) AP Photo/luca

Inter Milan Siap Serbu Markas Cremonese: Nerazzurri Bertekad Kokohkan Posisi Puncak Klasemen Serie A Dalam Laga Tandang Di Giovanni Zini

1 Februari 2026
Borneo FC menang dramatis 2-1 atas PSIM Yogyakarta pada 1 Februari 2026. Gol Koldo Obieta bawa Borneo FC pepet Persib di puncak klasemen. (instagram/@borneofc.id)

Drama di Stadion Segiri: Borneo FC Menang Dramatis atas PSIM Yogyakarta dan Kembali Memepet Posisi Persib di Puncak Klasemen

1 Februari 2026

Highlights

Inter Milan Siap Serbu Markas Cremonese: Nerazzurri Bertekad Kokohkan Posisi Puncak Klasemen Serie A Dalam Laga Tandang Di Giovanni Zini

Drama di Stadion Segiri: Borneo FC Menang Dramatis atas PSIM Yogyakarta dan Kembali Memepet Posisi Persib di Puncak Klasemen

Comeback Fantastis Di Stamford Bridge: Chelsea Taklukkan West Ham United 3-2 Setelah Sempat Tertinggal Dua Gol Pada Babak Pertama

Arsenal Pesta Gol Di Elland Road: Skuad The Gunners Hancurkan Leeds United 4-0 Dan Kokohkan Posisi Di Puncak Klasemen

Barcelona Bungkam Elche 3-1: Lamine Yamal Tampil Sempurna Saat Blaugrana Curi Poin Penuh Di Estadio Martinez Valero

Teror Kawanan Anjing Di Cibuntu: Seorang Anak Kecil Terluka Parah Akibat Digigit Hewan Peliharaan Yang Lepas Ke Pemukiman Warga

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.