CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Jumat, 23 Januari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASBANDUNG

Kota Bandung jadi Contoh Pengelolaan Sampah di Wilayah Jabar

Hanna Hanifah
14 Mei 2024
pengelolaan sampah kota bandung

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin, menetapkan untuk menjadikan Kota Bandung sebagai contoh pengelolaan sampah di provinsi tersebut. (foto: antara)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM—  Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin, menetapkan untuk menjadikan Kota Bandung sebagai contoh pengelolaan sampah di provinsi tersebut.

“Kami ingin penanganan sampah menjadi prioritas utama yang segera diselesaikan. Beberapa fasilitas pengolahan sampah akan ditingkatkan dengan teknologi inovatif dan jumlahnya akan ditambah,” kata Bey dalam pernyataannya di Bandung pada Selasa (14/5/2024) dilansir dari Antara News.

Diketahui bahwa Kota Bandung merupakan daerah dengan produksi sampah terbesar di Jawa Barat. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandung tahun 2023, produksi sampah di Kota Bandung mencapai 1.594,18 ton per hari pada tahun 2022, dengan sampah makanan sebagai penyumbang terbesar.

Di Bandung, terdapat Tempat Pengolahan Sampah Recycle, Reduce, Reuse (TPS3R) di Jalan Ence Azis Gardujati, yang mengembangkan proses pengolahan sampah dari Gibrik (alat pemisah sampah organik dan anorganik) hingga dapat menjadi keripik sampah atau Refuse Derived Fuel (RDF).

“Kami ingin mengembangkan Gibrik hingga RDF. Kami akan melakukan peningkatan dan melihat dampaknya secara visual. Selain itu, telah dibahas perda yang menghukum pembuang sampah sembarangan agar tidak ada lagi yang membuang sampah sembarangan,” ujar Bey.

Baca juga:   Pasar Baru Belum Siap, King Shooping Center Sudah Ok

Penambahan fasilitas pengolahan sampah di beberapa lokasi menjadi upaya yang sedang dilakukan oleh Pemprov Jabar dengan nilai investasi yang bisa mencapai Rp 12 miliar.

“Intinya, kami ingin sampah tuntas di tahun ini, minimal di Kota Bandung, dan menjadi percontohan bagi kota lainnya,” ujar Bey.

Saat ini, setiap kecamatan maksimal bisa menampung dan mengolah enam ton sampah per hari, yang diharapkan bisa naik hingga 10 ton. Masyarakat juga diimbau untuk turut serta dalam mengatasi masalah sampah dengan cara memilah.

Lokasi Penerapan Pengolahan Sampah

Terkait lokasi pengolahan sampah yang akan ditingkatkan, Bey menyebutkan diantaranya di Jalan Indramayu Antapani, Babakan Siliwangi, dan Batununggal.

Ketua Satgas Pengelolaan Sampah Terpadu Bandung Raya, Dedi Taufik, menambahkan bahwa dua mesin gibrik dan RDF yang sudah beroperasi di Bandung, seperti di Babakan Siliwangi, akan ditingkatkan kapasitas pemrosesannya.

Baca juga:   PTM Mulai 8 September, Ema : Kantin Tutup Tidak Boleh Ada PKL

“Akan ditambah menjadi tiga mesin untuk mengakomodir beberapa wilayah yaitu Cibeunying, Tamansari, Coblong, dan Setiabudi,” ucap Dedi.

Selain itu, mesin yang beroperasi di TPS3R Ence Azis Gardujati Kota Bandung akan ditingkatkan kapasitasnya untuk mengurangi beban pembuangan ke TPA Sarimukti.

Di Jalan Indramayu, pihaknya akan memasang satu jalur pengolahan sampah, dan di Batununggal juga akan dipasang satu jalur untuk kapasitas 10 ton.

“Sumber sampah terbesar adalah Kota Bandung, sekarang naik menjadi 1.800 ton per hari. Jadi perlu pengolahan sampah yang baik, selain setengahnya dibuang ke Sarimukti, sisanya harus diolah di hulu, salah satunya dengan mesin RDF ini,” ujar Dedi.

Targetnya, tambah Dedi, Agustus sudah bisa beroperasi karena ada beberapa tempat yang perlu direnovasi terlebih dahulu.

“Lahan sudah siap di tempat ini. Kami berharap selesai di Agustus bisa menerima pengolahan sampah melalui RDF ini,” ucapnya.

Teknologi RDF di Kota Bandung

Diketahui, teknologi pengolahan sampah menjadi RDF telah diujicobakan di beberapa Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) di Kota Bandung. Seperti Babakan Siliwangi, Jalan Indramayu, Ence Azis, dan Batununggal.

Baca juga:   Bantuan untuk Warga di Pemkot Bandung Capai 1,2M

RDF adalah hasil pengolahan sampah yang melibatkan proses pengeringan untuk mengurangi kadar airnya menjadi kurang dari 25 persen. Kemudian sampah dicacah menjadi ukuran 2-10 cm untuk meningkatkan nilai kalor. Hasilnya adalah serbuk-serbuk atau potongan-potongan seragam yang siap digunakan sebagai bahan bakar.

Penjabat (Pj) Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono, menyampaikan bahwa penggunaan teknologi tersebut telah mengurangi ritasi sampah ke TPS Sarimukti.

“Dengan adanya teknologi RDF ini, ritasi sampah Kota Bandung ke TPS Sari Mukti berkurang,” ujarnya.

Saat ini, Kota Bandung memiliki total 27 TPS yang tersebar di berbagai wilayah, menunjukkan komitmen dalam meningkatkan infrastruktur pengelolaan sampah.

RDF yang dihasilkan dari teknologi ini dapat digunakan sebagai alternatif pengganti bahan bakar fosil dalam berbagai industri. Selain mengurangi dampak lingkungan dari sampah, penerapan RDF juga membantu memanfaatkan sumber daya secara efisien. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: kota bandungpengelolaan sampahpengelolaan sampah RDFpengolahan sampah


Related Posts

layanan Puskesmas 24 Jam Bandung Utama.
PASBANDUNG

Melahirkan Tengah Malam? Puskesmas 24 Jam Kini Hadir di Bandung

15 Januari 2026
Komandan Lanud Husein Sastranegara meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lanud Husein Sastranegara 06 Cicendo, Kota Bandung, Jumat (9/1/2026).
HEADLINE

Danlanud Husein Sastranegara Resmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi 06 Cicendo untuk Generasi Sehat

9 Januari 2026
tiket gratis Bandung Zoo
HEADLINE

Hari Terakhir Libur Tahun Baru, Bandung Zoo Diserbu Ribuan Pengunjung

4 Januari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
Radio Player
No Result
View All Result

Trending

Hujan deras dan angin kencang menyebabkan pohon trembesi tumbang di Kota Baru Parahyangan, Bandung Barat, menimpa 3 mobil. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Cuaca Ekstrem Terjang Bandung Barat: Pohon Trembesi Tumbang Timpa Tiga Kendaraan di Kota Baru Parahyangan

23 Januari 2026

PADALARANG, WWW.PASJABAR.COM – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur kawasan perumahan elit Kota Baru Parahyangan, Kabupaten...

Siklon Tropis 91S

BMKG Ungkap Enam Faktor Pembentuk Bibit Siklon Tropis 91S

23 Januari 2026
Nominasi Oscar 2026

Nominasi Oscar 2026 Diumumkan, Sinners Pecahkan Rekor 16 Nominasi

23 Januari 2026
Kuliah umum kedokteran

FK Unpas Gelar Kuliah Umum Keislaman, Ustadz Abdul Somad Tekankan Pentingnya Karakter Islami Dokter

23 Januari 2026
nisfu syaban 2026

Kapan Malam Nisfu Syaban 2026? Ini Jadwal dan Keutamaannya

23 Januari 2026

Highlights

FK Unpas Gelar Kuliah Umum Keislaman, Ustadz Abdul Somad Tekankan Pentingnya Karakter Islami Dokter

Kapan Malam Nisfu Syaban 2026? Ini Jadwal dan Keutamaannya

Hari Ketujuh SAR, Total 10 Paket Korban Pesawat IAT Ditemukan

Unpas dan USI Teken MoU Perkuat Kolaborasi Tri Dharma

Pascamusibah Roboh, SMP Pasundan 2 Bandung Kini Lebih Nyaman

Duel Merah Putih di Perempat Final Indonesia Masters 2026

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.