CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 2 Februari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASBUDAYA

Hari Tari Sedunia, 500 Penari Tampilkan Ibing Baya Belenderan

Hanna Hanifah
16 Juli 2024
hari tari sedunia

Sebanyak 500 penari akan menampilkan tarian Ibing Baya Belenderan pada peringatan Hari Tari Sedunia di Kabupaten Bandung Barat pada 21 Juli 2024. (foto: Pemprov Jabar https://jabarprov.go.id/berita/hari-tari-se-dunia-ratusan-penari-siap-menarikan-ibing-baya-belenderan-14454)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Sebanyak 500 penari akan menampilkan tarian Ibing Baya Belenderan pada peringatan Hari Tari Sedunia di Lembah Dewata, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat pada 21 Juli 2024.

Acara ini diselenggarakan oleh komunitas Sekar Kliwon yang dipimpin oleh Mas Nanu Munajar, bekerja sama dengan obyek wisata Lembah Dewata Lembang. Kegiatan ini melibatkan 30 sanggar dari Jawa Barat, Banten, dan Jakarta.

Mas Nanu Munajar menjelaskan bahwa Ibing Baya Belenderan menggambarkan penari ronggeng yang menghibur penggemarnya dengan suasana yang gembira, bersemangat, dan ceria.

“Kegiatan ini awalnya direncanakan pada akhir April, namun karena ada halangan, peringatan Hari Tari Sedunia digelar pada pertengahan Juli ini,” ujar Nanu pada Senin (15/7/2024) kemarin, dikutip dari situs resmi Pemprov Jabar.

Mas Nanu juga menyebutkan bahwa sebelum tampil di Lembah Dewata, para peserta telah mengikuti pelatihan atau workshop menari Ibing Baya Belenderan.

Baca juga:   NASA dan SpaceX Ungkap Hasil Misi Crew-11 di ISS Usai 167 Hari di Luar Angkasa

Lokakarya ini diadakan selama tiga bulan di Gedung Pusat Kebudayaan (GPK) Kota Bandung setiap hari Sabtu.

“Para pimpinan sanggar maupun pelatih dari setiap sanggar mengikuti workshop ini, untuk nantinya diaplikasikan atau diterapkan kepada anak asuh mereka masing-masing,” tambahnya.

Mas Nanu menjelaskan bahwa Ibing Baya adalah istilah lain untuk ibing mencug, yakni menari bebas dalam hiburan pertunjukan tari Ketuk Tilu daerah Karawang.

Penari baya biasanya adalah penggemar ronggeng yang memperlihatkan kebolehan menari dengan gerak pencak silat atau gerakan spontanitas saat menari di arena pertunjukan Ketuk Tilu yang diiringi oleh gamelan.

“Dalam hiburan Ketuk Tilu, kehadiran ronggeng menjadi daya tarik utama yang menggairahkan suasana kesenian tersebut,” papar Mas Nanu.

Baca juga:   Samsung Luncurkan Galaxy Z Fold 7, Ponsel Lipat Tertipis Saat Ini

Ia menjelaskan bahwa ronggeng awalnya menari untuk tujuan suci, menjadi mediasi antara manusia dengan leluhurnya.

Ronggeng hadir dalam upacara seperti menanam padi, netepkeun, ampih pare, atau nimang memasukkan padi ke leuit (lumbung).

“Ronggeng selalu hadir dalam persembahan untuk kesuburan dan memohon hujan, serta keselamatan. Namun, tari ronggeng sempat mengalami masa kepakuman dan hampir punah,” imbuhnya.

Mas Nanu menjelaskan bahwa istilah “Baya” dalam bahasa Sunda berasal dari kata “bahya” yang berarti berbahaya.

Dalam pertunjukan Ketuk Tilu, Baya diartikan sebagai tari mencug dengan gerakan tajam dan mendalam.

Baya juga merupakan sebutan untuk penari laki-laki dalam Ketuk Tilu gaya Karawang, yang di daerah Subang disebut “pamogoran.”

Sedangkan istilah “Belenderan” diambil dari lagu Ketuk Tilu maupun Kiliningan untuk menari bersama dengan irama sederhana, sehingga penonton dapat ikut menari dengan diiringi lagu Belenderan atau Jeruk Manis.

Baca juga:   FH Unpas, Lembaga yang Unggul Dalam kualitas dan Pengabdian Profesi

Pada tahun 1993, Ibing Baya ditampilkan bersama ronggeng dan dikembangkan menjadi tari pertunjukan yang awalnya untuk upacara dan pergaulan.

Sehingga, nama tariannya menjadi Ibing Baya yang ditampilkan bersama ronggeng, sedangkan “Belenderan” diambil dari nama lagu gaya Karawang.

Mas Nanu menyebutkan bahwa inspirasi Ibing Baya Belenderan berasal dari Topeng Banjet Sinar Pusaka Abah Pendul, seorang maestro topeng Banjet dari Karawang.

“Inspirasi lagu diambil dari lagu Rindik, Belenderan, Kangsreng, Gondang, dan topeng Banjet Sinar Pusaka Abah Pendul. Perpaduan gerak goyang ronggeng Ketuk Tilu dan Topeng Banjet itulah yang menjadi inspirasi Ibing Baya Belenderan untuk tarian massal yang akan digelar pada peringatan Hari Tari Sedunia 2024,” pungkasnya. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: hari tari sedunia


Related Posts

No Content Available

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
Radio Player
No Result
View All Result

Trending

Mohammad Zaki Ubaidillah. (Foto: Dok. PP PBSI)
HEADLINE

Zaki Juara Thailand Masters 2026: Mohammad Zaki Ubaidillah Taklukkan Wakil Tuan Rumah Melalui Duel Sengit Rubber Game di Stadion Nimibutr

2 Februari 2026

BANGKOK, WWW.PASJABAR.COM -- Babak final tunggal putra turnamen Thailand Masters 2026 mempertemukan pemain muda Mohammad Zaki Ubaidillah...

Pertamina Enduro menang 3-0 atas Bandung BJB Tandamata / @mojisports_

Jakarta Pertamina Enduro Balas Dendam: Megatron dan Kawan-Kawan Libas Bandung BJB Tandamata Skor 3-0

2 Februari 2026
Napoli kalahkan Fiorentina dengan skor 2-1 di Liga Italia. (Foto: REUTERS/Ciro De Luca)

Napoli Amankan Tiga Poin di Maradona Stadium: Partenopei Tumbangkan Fiorentina Skor 2-1 dan Terus Tempel Ketat Posisi Papan Atas Klasemen

1 Februari 2026
Starting XI Inter Milan saat melawan Arsenal di Liga Champions. (c) AP Photo/luca

Inter Milan Siap Serbu Markas Cremonese: Nerazzurri Bertekad Kokohkan Posisi Puncak Klasemen Serie A Dalam Laga Tandang Di Giovanni Zini

1 Februari 2026
Borneo FC menang dramatis 2-1 atas PSIM Yogyakarta pada 1 Februari 2026. Gol Koldo Obieta bawa Borneo FC pepet Persib di puncak klasemen. (instagram/@borneofc.id)

Drama di Stadion Segiri: Borneo FC Menang Dramatis atas PSIM Yogyakarta dan Kembali Memepet Posisi Persib di Puncak Klasemen

1 Februari 2026

Highlights

Inter Milan Siap Serbu Markas Cremonese: Nerazzurri Bertekad Kokohkan Posisi Puncak Klasemen Serie A Dalam Laga Tandang Di Giovanni Zini

Drama di Stadion Segiri: Borneo FC Menang Dramatis atas PSIM Yogyakarta dan Kembali Memepet Posisi Persib di Puncak Klasemen

Comeback Fantastis Di Stamford Bridge: Chelsea Taklukkan West Ham United 3-2 Setelah Sempat Tertinggal Dua Gol Pada Babak Pertama

Arsenal Pesta Gol Di Elland Road: Skuad The Gunners Hancurkan Leeds United 4-0 Dan Kokohkan Posisi Di Puncak Klasemen

Barcelona Bungkam Elche 3-1: Lamine Yamal Tampil Sempurna Saat Blaugrana Curi Poin Penuh Di Estadio Martinez Valero

Teror Kawanan Anjing Di Cibuntu: Seorang Anak Kecil Terluka Parah Akibat Digigit Hewan Peliharaan Yang Lepas Ke Pemukiman Warga

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.