CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 2 Februari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Hampir Jadi Sumber Malapetaka di MotoGP Austria, Marc Marquez Sudah Kalah Sejak Awal Start

pri
19 Agustus 2024
Hampir Jadi Sumber Malapetaka di MotoGP Austria, Marc Marquez Sudah Kalah Sejak Awal Start

Pembalap Gresini, Marc Marquez, pada sprint race MotoGP Austria 2024 di Red Bull Ring, Sabtu (17/8/2024). (JURE MAKOVEC/AFP)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

WWW.PASJABAR.COM — Marc Marquez hampir saja menjadi sumber malapetaka di MotoGP Austria 2024.

Akibat kesalahan teknis pada motor yang ia tunggangi, terjadi beberapa kontak antara Marquez dengan pembalap lain.

Sejumlah pengamat MotoGP pun menganggap jika Marquez sudah kalah sejak awal ketika motornya bermasalah pada saat di garis start.

Bahkan ketika balapan sebelum mulai, posisi Marquez di atas grid start sudah beraroma kekalahan.

Penilaian itu diungkapkan oleh sejumlah komentator MotoGP, Michael Laverty, Simon Crafar hingga pembalap WSBK Alex Lowes.

Marquez dianggap sudah kalah sejak sebelum start lampu hijau dimulai akibat kesalahan teknis pada motor Desmosedici GP23 miliknya.

Pembalap Gresini itu mengalami masalah pada perangkat starternya alias ride height device.

Baca juga:   Legenda MotoGP Giacomo Agostini Ketakutan Marc Marquez Pindah ke Ducati

Melansir dari Paddock-GP, Marquez tidak bisa membuat posisi motornya sejajar saat di grid karena gagal mengaktifkan sistem koreksi trim dengan benar.

Sehingga, start balapannya terpaksa dilakukan dengan motor yang tidak dalam posisi turun alias lebih tinggi dari posisi normal.

Sebuah kondisi yang membuat dia kesulitan mengawali lap pertama dan jelas lebih rugi dibandingkan pembalap lain.

“Begitu saya melihat motornya belum siap, perangkatnya tidak diaktifkan, balapannya sudah berakhir,” kata Alex Lowes.

“Sayang sekali dia, Marc seharusnya bisa memperebutkan podium, tetapi balapannya berakhir di 10 detik pertama baginya,” ujar kakak Sam Lowes itu.

Selain masalah ride height device, Marquez juga mengawali masalah dengan ban depan motornya.

Beberapa menit sebelum balapan dimulai, ada kerusakan pada bagian klep ban depan Marquez dan membuat suhu dalam ban terlalu dingin.

Baca juga:   Paulo Dybala jadi Man of the Match AS Roma vs Frosinone

Petaka masalah teknis di motor Marquez itu mulai merembet ketika dia sempat bersenggolan dengan Franco Morbidelli (Prima Pramac).

Terlihat jelas Marquez kesulitan mengontrol laju motornya sendiri saat lap pertama dimulai.

Marquez dan Morbidelli langsung meluncur ke zona run-off di tikungan 1.

Di pertengahan paruh balapan, Marquez juga membuat Jack Miller (Red Bull KTM) dan dirinya sendiri hampir saja jatuh.

Lengan kanannya menyentuh ban belakang Miller dan keduanya sempat berkontak.

Meski selamat dari semua insiden itu, keapesan juara dunia delapan kali itu tetap mendatangkan kecemasan.

“Balapan dia sudah berakhir sejak awal,” kata Michael Laverty, komentator TNT Sports.

Baca juga:   Ini Kabupaten dan Kota di Jabar yang Terapkan PPKM Level I dan II

“Memulai balapan tanpa perangkat ketinggian yang aktif di MotoGP modern seperti mengendarai motor jalan raya.”

“Itu akan langsung membuat Anda ketinggalan (karena lebih lambat),” tandasnya.

Simon Crafar, jurnalis senior MotoGP.com juga berpendapat serupa.

Sejak awal melihat kesalahan teknis di motor Marquez sama saja balapan sudah tamat.

“Dia kalah dalam balapan bahkan sebelum balapan dimulai,” ujar Crafar.

Pada akhirnya, Marquez tetap mampu comeback.

Secara heroik, dia berusaha mengembalikan posisinya ke area depan.

Marquez berhasil menembus lima besar dan berakhir finis di posisi keempat.

Hanya saya, jarak atau selisih waktu dia dengan pemenang yaitu Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) cukup jauh, yaitu tertinggal sampai 13 detik.

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Marc MarquezMotoGP Austria


Related Posts

Pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia, pada konferensi pers menjelang MotoGP Valencia 2025, Kamis (13/11/2025),
HEADLINE

Efek Domino MotoGP 2027: Fabio Quartararo Menuju Honda Sementara Jorge Martin Siap Menjadi Pemimpin Baru Di Tim Pabrikan Yamaha

30 Januari 2026
Marc Marquez. (Foto: REUTERS/Pablo Morano)
HEADLINE

Seni Mengendalikan Lintasan: Rahasia Marc Marquez Mendikte Jalannya Balapan

1 Januari 2026
Foto: Getty Images/Danilo Di Giovanni
HEADLINE

Rumor Bursa Transfer MotoGP: Marc Marquez Jawab Isu ‘CLBK’ dengan Honda di Musim 2026

30 Desember 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
Radio Player
No Result
View All Result

Trending

Mohammad Zaki Ubaidillah. (Foto: Dok. PP PBSI)
HEADLINE

Zaki Juara Thailand Masters 2026: Mohammad Zaki Ubaidillah Taklukkan Wakil Tuan Rumah Melalui Duel Sengit Rubber Game di Stadion Nimibutr

2 Februari 2026

BANGKOK, WWW.PASJABAR.COM -- Babak final tunggal putra turnamen Thailand Masters 2026 mempertemukan pemain muda Mohammad Zaki Ubaidillah...

Pertamina Enduro menang 3-0 atas Bandung BJB Tandamata / @mojisports_

Jakarta Pertamina Enduro Balas Dendam: Megatron dan Kawan-Kawan Libas Bandung BJB Tandamata Skor 3-0

2 Februari 2026
Napoli kalahkan Fiorentina dengan skor 2-1 di Liga Italia. (Foto: REUTERS/Ciro De Luca)

Napoli Amankan Tiga Poin di Maradona Stadium: Partenopei Tumbangkan Fiorentina Skor 2-1 dan Terus Tempel Ketat Posisi Papan Atas Klasemen

1 Februari 2026
Starting XI Inter Milan saat melawan Arsenal di Liga Champions. (c) AP Photo/luca

Inter Milan Siap Serbu Markas Cremonese: Nerazzurri Bertekad Kokohkan Posisi Puncak Klasemen Serie A Dalam Laga Tandang Di Giovanni Zini

1 Februari 2026
Borneo FC menang dramatis 2-1 atas PSIM Yogyakarta pada 1 Februari 2026. Gol Koldo Obieta bawa Borneo FC pepet Persib di puncak klasemen. (instagram/@borneofc.id)

Drama di Stadion Segiri: Borneo FC Menang Dramatis atas PSIM Yogyakarta dan Kembali Memepet Posisi Persib di Puncak Klasemen

1 Februari 2026

Highlights

Inter Milan Siap Serbu Markas Cremonese: Nerazzurri Bertekad Kokohkan Posisi Puncak Klasemen Serie A Dalam Laga Tandang Di Giovanni Zini

Drama di Stadion Segiri: Borneo FC Menang Dramatis atas PSIM Yogyakarta dan Kembali Memepet Posisi Persib di Puncak Klasemen

Comeback Fantastis Di Stamford Bridge: Chelsea Taklukkan West Ham United 3-2 Setelah Sempat Tertinggal Dua Gol Pada Babak Pertama

Arsenal Pesta Gol Di Elland Road: Skuad The Gunners Hancurkan Leeds United 4-0 Dan Kokohkan Posisi Di Puncak Klasemen

Barcelona Bungkam Elche 3-1: Lamine Yamal Tampil Sempurna Saat Blaugrana Curi Poin Penuh Di Estadio Martinez Valero

Teror Kawanan Anjing Di Cibuntu: Seorang Anak Kecil Terluka Parah Akibat Digigit Hewan Peliharaan Yang Lepas Ke Pemukiman Warga

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.