BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Di Pencoblosan Pilkada Kota Bandung, calon Walikota Bandung nomor urut dua, Haru Suandharu menggunakan hak pilihnya di TPS 15, Kelurahan Antapani Kidul, Kecamatan Antapani, Kota Bandung pada Rabu (27/11/2024).
Kang Haru, sapaan akrab Haru Suandharu, mendatangi TPS sekira pukul 08.45 WIB menggenakan kemeja berwarna putih dan celana jeans didampingi sang istri dan anak-anaknya.
Setelah sampai di TPS, Paslon nomor urut dua ini menyempatkan diri menyapa dan bersalaman dengan warga sekitar, dilanjut dengan menyalurkan hak pilih nya di TPS 15.
“ia menyebut Ini mah (TPS) keluarga saya di sini,” ujar Haru.
Terkait mengenai persiapannya sebelum datang ke TPS, Haru menyampaikan diri bersama keluarga untuk menunaikan salah subuh hingga sarapan bersama.
“Paling tadi seperti biasa salat subuh, baca Quran, dan dhuha,” ucapnya.
Haru Suandharu juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta menggunakan hak pilihnya untuk menentukan siapa yang akan melanjutkan estafet pembangunan daerah.
“Mari kita hadir di TPS masing-masing dan gunakan hak pilih kita sesuai dengan hati nurani. Demi memilih pemimpin yang terbaik. Untuk Jawa Barat dan Kota Bandung yang bisa membawa kemajuan bagi daerah kita,” pungkasnya.
Pemilihan kali ini diharapkan dapat menghasilkan pemimpin yang mampu mendorong kemajuan dan kesejahteraan bagi warga Bandung dan Jawa Barat.
Arfi Rafnial di TPS 10
Sementara itu, Calon Wali Kota Bandung nomor urut 4, Arfi Rafnialdi menunaikan hak pilih di TPS 10, Cafe Otillie, Jalan Hasanudin Nomor 7, Kelurahan Lebakgede, Kecamatan Coblong, Kota Bandung.
Bersama Teh Mutya Assegaf -istri Arfi Rafnialdi- beserta anaknya, Kang Arfi berangkat dari kediamannya, Jalan Tengku Angkasa yang berjarak beberapa meter dari TPS 10.
Kang Arfi menyampaikan, sebagai warga negara mesti hadir untuk ikut menyukseskan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2024.
Pemilu merupakan cara yang telah disepakati sebagai mekanisme demokrasi untuk memilih pemimpin.
“Sebagai warga negara yang baik, keluarga kami melaksanakan kewajiban untuk memilih calon pemimpin Kota Bandung maupun Jawa Barat. Kami telah menyampaikan aspirasi melalui surat suara. Semoga, pilkada ini menghadirkan pemimpin terbaik di Kota Bandung maupun Jawa Barat,” ujarnya seusai mencoblos surat suara di TPS 10.
Kang Arfi beroleh pertanyaan dari jurnalis, perihal pilihannya. Menjawab pertanyaan itu, Kang Arfi mengatakan, tak perlu merahasiakan.
“Kendati bilang rahasia, tentu (masyarakat) sudah mengetahui,” Ujar Arfi.
Rencananya Setelah zuhur, Kang Arfi berencana berangkat ke Graha Nanang Iskandar Ma’soem, Jalan Pacuan Kuda, Arcamanik.
Lokasi itu merupakan posko hitung suara cepat berlandaskan laporan para saksi.
Mengingat dirinya sangat memahami, dalam kontestasi, ada paslon yang menang dan tak menang.
Seumpama menang, Kang Arfi dan Teh Yena segera melaksanakan janji sebagaimana yang tersampaikan selama sosialisasi maupun kampanye.
Aspirasi dari Warga untuk Pemimpin Terpilih
Sementara itu, andai kata tak menang, Kang Arfi menitipkan aspirasi warga ke calon pemimpin terpilih.
“Para pihak, termasuk paslon, timses, dan pendukung mesti menerima apa pun hasil dengan sikap dewasa. Kami telah melaksanakan perjuangan dengan sosialisasi, kampanye, serta berbagai bentuk perjalanan lainnya. Seumpama hasil menunjukkan Arfi-Yena menang, janji kami langsung bekerja,” kata Kang Arfi.
Ia pun berpesan kepada masyarakat, agar merekatkan keguyuban setelah pilkada serentak 2024.
Menurut Kang Arfi, kondisi sosial dan politik yang kondusif merupakan dasar untuk membangun Kota Bandung secara bersama-sama.
Beserta keluarga berangkat dari kediaman di Jalan Tengku Angkasa sekitar pukul 9.00.
Ketika tiba di lokasi, Kang Arfi mengantre dengan sejumlah warga lain yang menunggu panggilan untuk mencoblos di bilik suara, pungkas Kang Arfi.(rif)












