CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 2 Februari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASDUNIA

Israel Gempur Tepi Barat, 40.000 Warga Palestina Dipaksa Mengungsi

pri
26 Februari 2025
Israel Gempur Tepi Barat, 40.000 Warga Palestina Dipaksa Mengungsi

Foto: Kesepakatan pertukaran sandera-tahanan antara Hamas dan Israel, di Gaza tengah, Sabtu (8/2/2025). (REUTERS/Hatem Khaled)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

WWW.PASJABAR.COM — Ketegangan di Timur Tengah semakin meningkat setelah Israel melancarkan serangan ke wilayah Tepi Barat yang diduduki. Pada Minggu (23/2/2025), untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade terakhir, tank-tank Israel bergerak ke kawasan tersebut.

Keesokan harinya, Senin (24/2/2025), tank dan buldoser militer Israel mulai memasuki kamp pengungsi Jenin, yang selama ini menjadi basis milisi bersenjata Palestina.

Menurut laporan militer Israel, operasi ini melibatkan pasukan Brigade Infanteri Nahal dan Unit Komando Duvdevan di beberapa desa sekitar Jenin.

Media Israel KAN menyebut pengerahan ini sebagai bagian dari strategi yang lebih luas untuk memperluas operasi militer di Tepi Barat.

Aksi militer ini menimbulkan ketakutan di kalangan warga Palestina.

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyatakan bahwa pasukan mereka akan tetap berada di kawasan tersebut selama tahun mendatang.

Baca juga:   Pencarian Eril di Hari ke-13, Ini Kata Tim SAR

Sementara Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menegaskan bahwa keberadaan militer Israel akan berlangsung “selama diperlukan”.

40.000 Warga Palestina Dipaksa Keluar

Serangan Israel tidak hanya terbatas pada pergerakan militer, tetapi juga berdampak besar pada warga sipil.

Pasukan Israel dilaporkan telah memaksa 40.000 warga Palestina meninggalkan kamp-kamp pengungsi di Jenin dan Tulkarm, melarang mereka kembali ke rumah masing-masing.

Anadolu Agency melaporkan bahwa operasi ini menandai pertama kalinya dalam 20 tahun terakhir tank Israel ditempatkan di Tepi Barat.

Katz mengatakan pasukan Israel akan terus menempati kamp-kamp pengungsi Palestina untuk memastikan warga yang terusir tidak kembali.

“Saya telah menginstruksikan pasukan untuk bersiap tinggal di kamp-kamp ini selama satu tahun dan tidak mengizinkan penduduk untuk kembali,” ujar Katz seperti dikutip Middle East Monitor.

Bahkan, aktivitas UNRWA di kamp-kamp tersebut telah dihentikan, memperburuk kondisi kemanusiaan bagi pengungsi Palestina.

Baca juga:   Google Doodle Hari Guru Hadirkan Lebah Mengajar

Israel Tunda Pembebasan Tahanan Palestina

Di tengah ketegangan yang semakin memanas, Israel juga menunda pembebasan lebih dari 600 tahanan Palestina yang sebelumnya dijadwalkan untuk dibebaskan pada Sabtu lalu.

Keputusan ini diambil setelah Hamas menyerahkan enam sandera Israel dari Gaza.

Israel beralasan bahwa pembebasan para tahanan Palestina harus menunggu kepastian mengenai sandera Israel lainnya.

Kantor Perdana Menteri Netanyahu menyebut bahwa pembebasan akan dilakukan hanya jika Hamas menjamin pelepasan sandera tanpa “upacara yang memalukan”.

Sementara itu, Hamas menuntut pembebasan 620 warga Palestina serta tambahan tahanan lainnya sebagai syarat pertukaran.

Kondisi ini semakin memperumit perundingan internasional terkait gencatan senjata.

Meskipun ada upaya untuk memperpanjang perjanjian gencatan senjata tahap pertama selama 42 hari, Israel tetap bersikap skeptis terhadap keberlanjutannya.

Baca juga:   Khabib Minta Donald Trump Hentikan Agresi Israel ke Palestina

Krisis Kemanusiaan di Gaza

Di tengah gejolak konflik, Gaza kembali mengalami krisis kemanusiaan.

Tiga anak Palestina dilaporkan meninggal akibat cuaca dingin ekstrem di pengungsian terbuka.

Perang yang berkepanjangan telah membuat ribuan keluarga kehilangan tempat tinggal, sementara infrastruktur dasar seperti listrik dan air bersih semakin sulit diakses.

Kota Khan Younis kini dikelilingi oleh kehancuran, dengan ribuan warga Palestina hidup di bawah tenda darurat selama lebih dari satu setengah tahun.

Anak-anak dan lansia menjadi kelompok paling rentan menghadapi cuaca ekstrem dan minimnya fasilitas kemanusiaan.

Situasi di Timur Tengah terus berkembang dengan banyak pihak menekan Amerika Serikat untuk mengambil langkah tegas terhadap sekutunya, Israel.

Namun hingga kini, belum ada tanda-tanda gencatan senjata yang permanen dalam konflik yang terus berkecamuk ini.

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: IsraelTepi BaratTimur Tengah


Related Posts

pelatih Manchester City Pep Guardiola. (foto: instagram/@pepteam)
HEADLINE

Pep Guardiola Menggelegar! “Dunia Abaikan Palestina” — Sentilan Pedas Soal Genosida Gaza yang Mengguncang Sepak Bola Dunia

19 November 2025
Banding Israel terkait penolakan visa oleh Indonesia telah ditolak oleh CAS. (AFP/PAUL ELLIS)
HEADLINE

CAS Tolak Banding Israel, Enam Atlet Gagal Tampil di Jakarta 2025

15 Oktober 2025
Kota Rafah
HEADLINE

90 Persen Kota Rafah Hancur, Gaza Hadapi Krisis Kemanusiaan Parah

7 April 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
Radio Player
No Result
View All Result

Trending

Mohammad Zaki Ubaidillah. (Foto: Dok. PP PBSI)
HEADLINE

Zaki Juara Thailand Masters 2026: Mohammad Zaki Ubaidillah Taklukkan Wakil Tuan Rumah Melalui Duel Sengit Rubber Game di Stadion Nimibutr

2 Februari 2026

BANGKOK, WWW.PASJABAR.COM -- Babak final tunggal putra turnamen Thailand Masters 2026 mempertemukan pemain muda Mohammad Zaki Ubaidillah...

Pertamina Enduro menang 3-0 atas Bandung BJB Tandamata / @mojisports_

Jakarta Pertamina Enduro Balas Dendam: Megatron dan Kawan-Kawan Libas Bandung BJB Tandamata Skor 3-0

2 Februari 2026
Napoli kalahkan Fiorentina dengan skor 2-1 di Liga Italia. (Foto: REUTERS/Ciro De Luca)

Napoli Amankan Tiga Poin di Maradona Stadium: Partenopei Tumbangkan Fiorentina Skor 2-1 dan Terus Tempel Ketat Posisi Papan Atas Klasemen

1 Februari 2026
Starting XI Inter Milan saat melawan Arsenal di Liga Champions. (c) AP Photo/luca

Inter Milan Siap Serbu Markas Cremonese: Nerazzurri Bertekad Kokohkan Posisi Puncak Klasemen Serie A Dalam Laga Tandang Di Giovanni Zini

1 Februari 2026
Borneo FC menang dramatis 2-1 atas PSIM Yogyakarta pada 1 Februari 2026. Gol Koldo Obieta bawa Borneo FC pepet Persib di puncak klasemen. (instagram/@borneofc.id)

Drama di Stadion Segiri: Borneo FC Menang Dramatis atas PSIM Yogyakarta dan Kembali Memepet Posisi Persib di Puncak Klasemen

1 Februari 2026

Highlights

Inter Milan Siap Serbu Markas Cremonese: Nerazzurri Bertekad Kokohkan Posisi Puncak Klasemen Serie A Dalam Laga Tandang Di Giovanni Zini

Drama di Stadion Segiri: Borneo FC Menang Dramatis atas PSIM Yogyakarta dan Kembali Memepet Posisi Persib di Puncak Klasemen

Comeback Fantastis Di Stamford Bridge: Chelsea Taklukkan West Ham United 3-2 Setelah Sempat Tertinggal Dua Gol Pada Babak Pertama

Arsenal Pesta Gol Di Elland Road: Skuad The Gunners Hancurkan Leeds United 4-0 Dan Kokohkan Posisi Di Puncak Klasemen

Barcelona Bungkam Elche 3-1: Lamine Yamal Tampil Sempurna Saat Blaugrana Curi Poin Penuh Di Estadio Martinez Valero

Teror Kawanan Anjing Di Cibuntu: Seorang Anak Kecil Terluka Parah Akibat Digigit Hewan Peliharaan Yang Lepas Ke Pemukiman Warga

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.