BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Puluhan santri dan warga Kampung Cijambu, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, bergotong royong mencuci karpet dan sajadah di aliran Sungai Cijambu.
Tradisi ini dilakukan secara turun-temurun sebagai bagian dari persiapan menyambut bulan suci Ramadan.
Sejumlah santri dan warga terlihat sibuk melipat karpet dan sajadah di Masjid Nurul Ikhlas sebelum membawanya ke Sungai Cijambu untuk dicuci.
Mereka berjalan melewati jalan setapak sambil bergotong royong, membawa perlengkapan ibadah tersebut ke sungai.
Sesampainya di sungai, mereka dengan penuh semangat membersihkan karpet dan sajadah menggunakan sabun dan sikat.
Kondisi air yang jernih dan tenang membuat sungai ini sering dimanfaatkan warga. Untuk mencuci pakaian hingga mandi.
Menurut pengurus masjid, kegiatan ini merupakan tradisi lama yang terus dijaga.
Tujuannya agar warga bisa menjalankan ibadah salat dengan lebih nyaman, menggunakan karpet dan sajadah yang bersih serta harum selama bulan Ramadan.
“Kegiatan ini sudah menjadi tradisi setiap tahun, tujuannya agar saat Ramadan nanti, jamaah bisa beribadah dengan lebih nyaman di masjid,” ujar Ambari Uspal Muniri, pengurus masjid.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum bagi warga. Untuk semakin rajin beribadah di masjid, terutama selama bulan suci Ramadan.
Selain mencuci karpet dan sajadah, warga Kampung Cijambu juga membersihkan lingkungan sekitar masjid. Termasuk tempat wudu dan halaman masjid agar lebih nyaman digunakan selama bulan Ramadan.
Setelah selesai mencuci, warga biasanya menggelar acara makan bersama di halaman masjid sebagai bentuk syukur dan kebersamaan.
Makanan yang disajikan berasal dari hasil gotong royong warga, seperti nasi liwet dan aneka lauk sederhana.
Kegiatan ini juga menarik perhatian warga dari kampung sekitar yang turut bergabung dalam tradisi tahunan ini.
Beberapa warga yang merantau pun sering menyempatkan diri pulang untuk ikut serta. Menjadikan acara ini sebagai momen silaturahmi sebelum memasuki Ramadan. (uby)