www.pasjabar.com — Barcelona harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang Real Betis 1-1 dalam lanjutan Liga Spanyol. Hasil ini membuat peluang mereka untuk menjauh dari kejaran Real Madrid di klasemen sementara kembali tertahan. Drama pun tak berhenti di lapangan—sang winger, Raphinha, jadi pusat perhatian dengan aksi emosionalnya selepas pertandingan.
Imbang Kontra Real Betis, Peluang Barcelona Terbuka Tapi Gagal Dimanfaatkan
Pada pertandingan yang berlangsung Minggu (6/4) dini hari WIB, Barcelona sempat unggul lebih dulu melalui gol Gavi. Namun, Real Betis tak tinggal diam dan mampu menyamakan kedudukan lewat aksi Natan. Padahal, sehari sebelumnya Real Madrid tumbang 1-2 dari Valencia, membuka peluang bagi Barca untuk memperlebar jarak.
Sayangnya, hasil imbang ini justru membuat persaingan makin ketat. Barcelona masih memimpin klasemen sementara dengan 67 poin, hanya empat poin di atas Real Madrid yang menguntit di posisi kedua dengan 63 poin. Jika menang atas Betis, seharusnya jarak itu bisa menjadi enam poin—sebuah keuntungan penting di fase krusial musim ini.
Raphinha Meledak Emosi, Lewandowski dan Ter Stegen Kena Semprot
Yang mencuri perhatian justru terjadi usai laga. Raphinha, yang ditarik keluar oleh pelatih Hansi Flick di menit ke-57 dan digantikan Ferran Torres, meluapkan amarahnya di pinggir lapangan. Ia mencak-mencak di depan wasit, bahkan menyerang rekan setimnya sendiri seperti Robert Lewandowski dan kiper Marc-André ter Stegen yang sebenarnya mencoba menenangkannya.
Tak berhenti di situ, pelatih Hansi Flick juga jadi sasaran kemarahan. Meski begitu, Flick tampak memahami kondisi sang pemain. “Dia marah kepada saya, bukan kepada ofisial wasit,” ujarnya singkat seperti dilansir Tribuna.
Padahal, Raphinha adalah salah satu pemain penting musim ini. Dari 28 penampilan di LaLiga, ia sudah mencetak 13 gol dan menyumbang 10 assist. Sayangnya, performa bagus itu sempat tertutup oleh emosi yang meledak di momen krusial.












