• Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Alamat Redaksi & Iklan
No Result
View All Result
PASJABAR
Minggu, 7 Juni 2026
  • Login
  • BERANDA
    • PASBANDUNG
    • PASJABAR
    • PASNUSANTARA
    • PASDUNIA
  • PASBISNIS
    • PASFINANSIAL
  • PASPENDIDIKAN
    • PASKESEHATAN
  • PASOLAHRAGA
  • PASHIBURAN
    • PASBUDAYA
    • PASKREATIF
    • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
    • TOKOH
    • CAHAYA PASUNDAN
  • PASGALERI
  • BERANDA
    • PASBANDUNG
    • PASJABAR
    • PASNUSANTARA
    • PASDUNIA
  • PASBISNIS
    • PASFINANSIAL
  • PASPENDIDIKAN
    • PASKESEHATAN
  • PASOLAHRAGA
  • PASHIBURAN
    • PASBUDAYA
    • PASKREATIF
    • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
    • TOKOH
    • CAHAYA PASUNDAN
  • PASGALERI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Paguyuban Pasundan Gelar Silaturahmi, Teguhkan Sunda dan Pendidikan

admin
Sabtu. 12 April 2025
Paguyuban Pasundan

Paguyuban Pasundan gelar Silaturahmi Ba’da Idulfitri 1446 Hijriah yang digelar secara hybrid di Gedung Paguyuban Pasundan, Kota Bandung, Sabtu (12/4/2025). (foto; tie/pasjabar)

Share on FacebookShare on WhatsAppShare on Telegram

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Paguyuban Pasundan menggelar acara Silaturahmi Ba’da Idulfitri 1446 Hijriah yang digelar secara hybrid di Aula Mandalasaba dr. Djoendjoenan, Gedung Paguyuban Pasundan, Jalan Sumatera No. 41, Kota Bandung, Sabtu (12/4/2025).

Acara berlangsung pukul 09.00 hingga 12.00 WIB dan dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah seperti Ketua Umum PB Paguyuban Pasundan Prof. Dr. H. M. Didi Turmudzi, M.Si, Ketua Dewan Pangaping Paguyuban Pasundan TB Hasanuddin.

RELATED POSTS

Knicks Kembali Bungkam Spurs 105-104, Wemby Salah Assist Di Detik-Detik Akhir

BMKG Jelaskan Penyebab Fenomena Bediding yang Bikin Dingin

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Prof. Brian Yuliarto, M.Eng., Ph.D., Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Atif Latipulhayat, S.H., M.H., Ph.D. Serta Gubernur Banten dan Wakil Menteri UMKM Helvi Yuni Moraza.

Hadir pula Kapolda Jabar, Ketua DPRD Jabar, Komisaris Pertamina, Jaksa Agung RI Prof. Dr. ST Burhanuddin, S.H., M.H., Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung Farhan dan Erwin, serta para tokoh dan tamu undangan lainnya.

Pentingnya Menjaga Kebudayaan Sunda

Ketua Umum PB Paguyuban Pasundan, Prof. Didi Turmudzi dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga identitas dan kekuatan budaya Sunda.

Ia memulai dengan ucapan hangat, “Karena sehubungan dengan selesainya bulan Ramadan, atas nama keluarga Pasundan saya mengucapkan minal aidzin wal faidzin.”

Sebelum menutup sambutannya, ia membacakan sajak berjudul Tutur Sunda, sekaligus mengajak hadirin merenungi nilai kesundaan.

Ia menyinggung keberagaman subkultur Sunda, dari Sunda Kalapa, Banten, Priangan, hingga Cirebon. Prof. Didi juga menyitir majalah National Geographic edisi 1947.

“Di Amerika tahun 1947 ada majalah National Geographic. Ada berita khusus, di Indonesia ada sebuah suku yang namanya Suku Sunda. Orangnya pintar-pintar, perempuannya cantik-cantik,” katanya disambut tawa.

Ia juga membandingkan semangat solidaritas Suku Minang dengan harapannya kepada masyarakat Sunda.

“Saya bertanya-tanya, kenapa Suku Minang solidaritasnya sangat kuat? Nah, sekarang ada harapan karena Gubernur Jabar kita berani, luar biasa. Pemimpin memang harus begitu, jadi kita berani berbahasa Sunda,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pangaping TB Hasanuddin menyampaikan pesan yang kuat dan jenaka.

“Besok kita buat kesalahan lagi supaya tahun depan ada halal bi halal lagi seperti ini,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa Paguyuban Pasundan sudah berdiri lebih dari 112 tahun dan memiliki peran dalam membangun Indonesia.

“NKRI ini juga bermula dari kedaerahan, dari kumpulan-kumpulan, satu pemahaman, hingga lahir proklamasi. Sekarang kita memang tidak ikut berjuang, tapi kita mengisinya. Tujuan Paguyuban Pasundan jelas: memerangi kemiskinan dan kebodohan. Maka, wajib bagi kita mendukung pemerintahan mana pun, dari Bung Karno hingga yang akan datang,” tegasnya.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menambahkan pentingnya memperkuat akar budaya dalam pembangunan daerah.

“Pemimpin saat ini harus jadi contoh. Mudah-mudahan ke depan Paguyuban Pasundan dan Unpas bisa melahirkan orang Sunda yang mengerti kesundaan. Ngerti Sunda itu gampang, asal mau ngurus kampung halaman,” katanya.

Ia mengajak masyarakat menjaga lingkungan dan infrastruktur serta memperhatikan persoalan banjir dan perairan di Tanah Sunda.

“Sunda ini erat dengan kata ‘cai’. Kalau cai rusak, tanahnya juga ikut rusak,” ujarnya.

Perubahan di Bidang Pendidikan

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Atif Latipulhayat, dalam sambutannya menyampaikan reformasi pendidikan yang sedang diupayakan.

“Program wajib belajar akan mengubah Undang-Undang Pendidikan Nasional. Alhamdulillah, saya ditunjuk sebagai ketua perubahan sistem pendidikan itu. Swasta, termasuk Paguyuban Pasundan, akan menjadi mitra strategis dalam penyelenggaraan pendidikan,” tuturnya.

Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, yang hadir melalui video, menegaskan posisi strategis Paguyuban Pasundan.

“Paguyuban Pasundan memiliki peran penting dalam menjaga warisan budaya Sunda sekaligus penggerak bidang pendidikan. Itu sejalan dengan visi pemerintah membentuk generasi unggul yang berakar pada kearifan lokal namun siap bersaing secara global.”

Jaksa Agung RI, Prof. ST Burhanuddin, juga menekankan pentingnya pendidikan dan pelestarian bahasa Sunda.

“Anak-anak petani sekarang banyak yang tidak mau jadi petani. Padahal pendidikan adalah faktor utama. Bahasa Sunda, mulai dari TK sampai SMA, harus tetap dipelihara,” tegasnya.

Spirit Pendidikan dan Kebudayaan

Wali Kota Bandung, Farhan, yang ditemui usai acara menyampaikan apresiasinya,

“Paguyuban Pasundan ini besar dan memiliki banyak lembaga pendidikan. Saya berharap mereka terus jadi tulang punggung penyelenggaraan pendidikan di Kota Bandung. Kita juga sedang menjajaki pengembangan kerja sama, termasuk untuk rekrutmen guru.”

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menambahkan bahwa Spirit kebudayaan sangat penting.

“Yang meletakkan dasar-dasar kebudayaan itu harus bisa membangun aspek kesundaan agar memberi manfaat bagi keindonesiaan,” ungkapnya ketika ditemui

Prof. Didi Turmudzi juga menyoroti empat krisis yang dihadapi masyarakat Sunda.

“Pertama, krisis penggunaan bahasa Sunda. Padahal bahasa adalah identitas. Kedua, krisis simbol kesundaan. Karena itu, kita akan membangun pusat budaya Sunda. Ketiga, krisis kepemimpinan informal. Ini penting untuk pendekatan sosial. Krisis keempat, adalah kesadaran terhadap budaya,” katanya.

Selain sambutan para tokoh, acara juga diisi dengan tausiyah, doa Bersama. Dan suasana penuh kehangatan serta gelak tawa khas keluarga besar Paguyuban Pasundan. (han)

Disclaimer

Informasi dalam artikel ini disajikan untuk tujuan informasi umum. Redaksi Pasjabar berupaya menyajikan data yang akurat dan terkini, namun tidak menjamin kelengkapan dan keakuratan sepenuhnya.

Pembaca diharapkan melakukan verifikasi tambahan sebelum mengambil keputusan berdasarkan informasi ini. Segala risiko yang timbul dari penggunaan informasi menjadi tanggung jawab pembaca.

Jika terdapat kekeliruan atau ingin mengajukan hak jawab, silakan kunjungi halaman: Disclaimer.

Editor: admin
Tags: paguyuban pasundan
Share30SendShare

Related Posts

Knicks Kembali Bungkam Spurs 105-104, Wemby Salah Assist Di Detik-Detik Akhir

Knicks Kembali Bungkam Spurs 105-104, Wemby Salah Assist Di Detik-Detik Akhir

Jhon Be
Sabtu. 6 Juni 2026
0

* knicks spurs BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM -- New York Knicks kembali meraih kemenangan pada Game 2 Final NBA 2026 yang berlangsung...

bmkg bediding

BMKG Jelaskan Penyebab Fenomena Bediding yang Bikin Dingin

Hanna Hanifah
Sabtu. 6 Juni 2026
0

WWW.PASJABAR.COM — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meluruskan informasi yang ramai beredar di media sosial terkait fenomena bediding atau...

Google Bawa Gemini AI ke Ponsel Android Go Edition

Google Bawa Gemini AI ke Ponsel Android Go Edition

Hanna Hanifah
Sabtu. 6 Juni 2026
0

WWW.PASJABAR.COM — Google mulai menghadirkan dukungan asisten virtual berbasis kecerdasan buatan (AI) Gemini pada perangkat Android (Go Edition), sistem operasi...

KAI

KAI Daop 2 Bandung Tawarkan Tarif Hemat Liburan Sekolah

Uby
Sabtu. 6 Juni 2026
0

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menghadirkan program diskon tarif sebesar 30 persen untuk seluruh kereta...

Harga Pangan

Harga Pangan Strategis Berfluktuasi, Cabai Rawit Masih Tertinggi

Hanna Hanifah
Sabtu. 6 Juni 2026
0

WWW.PASJABAR.COM — Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat harga sejumlah komoditas pangan strategis masih...

Next Post
KAI Daop 2 Bandung lebaran

KAI Daop 2 Bandung Layani 828 Ribu Penumpang Selama Lebaran 2025

unpas

Dingin Ekstrem di Bandung? Begini Respon Tubuh Menurut Dosen Unpas

RECOMMENDED

Knicks Kembali Bungkam Spurs 105-104, Wemby Salah Assist Di Detik-Detik Akhir

Knicks Kembali Bungkam Spurs 105-104, Wemby Salah Assist Di Detik-Detik Akhir

Sabtu. 6 Juni 2026
bmkg bediding

BMKG Jelaskan Penyebab Fenomena Bediding yang Bikin Dingin

Sabtu. 6 Juni 2026
  • 640 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • iPhone 18

    Bocoran iPhone 18 Pro Max Usung Baterai Lebih Besar dan Berat

    234 shares
    Share 94 Tweet 59
  • ESDM Siapkan Langkah Efisiensi Energi Hadapi Geopolitik Timur Tengah

    231 shares
    Share 92 Tweet 58
  • Cuaca Bandung Hari Ini Terasa Lebih Panas, Ini Penyebabnya

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • 19 Sekolah di Jawa Barat Resmi Jadi Sekolah Maung 2026, Diterapkan di Tahun Ajaran Baru

    92 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Bandung Panas dan Hujan Bergantian, BMKG Ungkap Penyebabnya

    91 shares
    Share 36 Tweet 23
PASJABAR

© 2026 PASJABAR</a

Navigate Site

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

Ok

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by
No Result
View All Result
  • BERANDA
    • PASBANDUNG
    • PASJABAR
    • PASNUSANTARA
    • PASDUNIA
  • PASBISNIS
    • PASFINANSIAL
  • PASPENDIDIKAN
    • PASKESEHATAN
  • PASOLAHRAGA
  • PASHIBURAN
    • PASBUDAYA
    • PASKREATIF
    • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
    • TOKOH
    • CAHAYA PASUNDAN
  • PASGALERI

© 2026 PASJABAR</a