BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Persib Bandung akan melanjutkan langkahnya memburu gelar juara Liga 1 2024/2025 dengan menjamu PSS Sleman di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (26/4/2025).
Di laga ini, banyak yang beranggapan Persib akan menang mudah. Salah satunya karena melihat kondisi kedua tim saat ini.
Persib sendiri masih kokoh di puncak klasemen sementara dengan 61 poin. Sebaliknya, PSS masih ada di dasar klasemen dan bayang-bayang degradasi.
Berkaca dari hal itu, banyak yang menjagokan Persib akan menang mudah atas PSS. Namun pelatih Bojan Hodak tak sependapat. Ia mematahkan argumen dan prediksi tersebut.
“Ini adalah pertandingan yang paling sulit karena semua orang sudah berpikir, ‘oh, ini akan mudah dimenangkan (Persib)’, tapi sebenarnya tidak bisa seperti itu,” ujar Bojan Hodak, Rabu (23/4/2025).
Menurutnya, PSS punya permainan yang menjanjikan. Itu terlihat di laga terakhir saat mereka menghadapi Dewa United.
Ia menilai PSS memberikan perlawanan sengit. Di sisi lain, keberuntungan juga lebih berpihak kepada Dewa United sehingga mereka bisa menumbangkan PSS.
“Anda bisa lihat bahwa mereka sebenarnya mendominasi pertandingan melawan Dewa, hanya saja Dewa beruntung bisa menang. Dewa menang karena kualitas, tetapi mereka (PSS) memainkan pertandingan yang sangat bagus. Jadi ini (Persib vs PSS) akan menjadi laga yang sangat sulit,” jelas Bojan Hodak.
Laga Tetap Diprediksi akan Sulit
Disinggung soal para pemain PSS yang kemungkinan sudah hilang semangat karena sulit lepas dari jerat degradasi, Bojan Hodak tak mau berkomentar. Ia tetap memandang dan memprediksi laga akan berjalan sulit.
“Itu saya tidak tahu. Itu bukan urusan saya karena itu bukan klub saya. Saya tidak bisa berkomentar soal itu,” ungkap pria asal Kroasia itu.
Sementara menghadapi PSS nanti, Bojan Hodak menegaskan tak akan memainkan para pemain muda. Ia hanya akan menurunkan para pemain yang memang siap tempur secara fisik dan mental.
Baginya, laga sisa sangat penting, termasuk melawan PSS. Skuad terbaik harus dimainkan demi bisa menggapai kemenangan.
“Tidak, karena kami harus menang. Anda harus menang di setiap pertandingan. Masih ada lima pertandingan tersisa, jadi tim-tim di bawah kami masih bisa mengejar,” tandas Bojan Hodak. (ars)












