www.pasjabar.com — Atalanta memastikan tempat di kualifikasi Liga Champions musim depan usai meraih kemenangan krusial 2-1 atas AS Roma dalam laga pekan ke-36 Liga Italia 2024/2025. Pertandingan digelar di Stadion Atleti Azzurri d’Italia, Selasa (13/5/2025) dini hari WIB, dan menjadi penentu posisi Atalanta di papan atas klasemen.
Tiga poin dari laga ini membawa Atalanta mengokohkan diri di peringkat ketiga dengan raihan 71 poin.
Mereka kini unggul tujuh angka dari Juventus dan AS Roma yang berada di peringkat keempat dan kelima.
Dengan hanya dua laga tersisa, posisi La Dea di zona Liga Champions tak lagi bisa diganggu.
Pertandingan berlangsung sengit sejak awal. Atalanta dan Roma saling melancarkan serangan terbuka, namun tim tuan rumah yang berhasil mencetak gol lebih dulu lewat Ademola Lookman pada menit ke-9.
Ia menyambut umpan Charles De Ketelaere dengan penyelesaian klinis untuk membawa Atalanta unggul 1-0.
AS Roma Sempat Samakan Skor Lewat Cristante
AS Roma tak tinggal diam. Tim asuhan Claudio Ranieri mencoba membalas dengan permainan menyerang.
Usaha mereka membuahkan hasil pada menit ke-32, ketika Bryan Cristante sukses menyamakan skor lewat sundulan tajam hasil umpan sepak pojok dari Matias Soule.
Skor imbang 1-1 bertahan hingga babak pertama usai. Di babak kedua, kedua tim tampil lebih agresif demi mencetak gol penentu kemenangan. Namun keberuntungan memihak tim tuan rumah.
Pada menit ke-76, Ibrahim Sulemana menjadi pahlawan Atalanta lewat gol spektakuler dari luar kotak penalti.
Sepakan kerasnya mengarah ke pojok kanan bawah gawang Roma, membuat kiper Svilar tak mampu menghalau bola.
Atalanta Amankan Zona Liga Champions
Keunggulan 2-1 bertahan hingga peluit akhir dibunyikan. Kemenangan ini menjadi tonggak penting bagi Atalanta yang ingin kembali bersaing di kompetisi Eropa paling bergengsi.
Di sisi lain, kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi AS Roma yang tengah berjuang mengejar posisi empat besar.
Dengan hanya dua pertandingan tersisa, peluang Roma untuk tampil di Liga Champions menipis.
Mereka harus bersaing ketat dengan Juventus dan berharap Atalanta tergelincir, meskipun secara matematis kans tersebut sangat kecil.
Pelatih Atalanta, Gian Piero Gasperini, patut diapresiasi atas kerja kerasnya membawa tim tampil konsisten sepanjang musim.
Kombinasi pemain muda dan senior terbukti mampu menciptakan permainan atraktif dan efisien.












