www.pasjabar.com — Inter Milan harus puas bermain imbang 2-2 melawan Lazio dalam lanjutan pekan ke-37 Serie A 2024–2025 di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (18/5) malam waktu setempat. Hasil ini menjadi pukulan telak bagi ambisi Nerazzurri untuk merebut puncak klasemen dari Napoli, sekaligus membuka peluang terjadinya playoff penentu gelar Scudetto untuk pertama kalinya dalam sejarah modern Serie A.
Duel Sengit di San Siro Berakhir Imbang Dramatis
Pertandingan berjalan dengan tempo yang relatif lambat di awal babak pertama. Kedua tim terlihat berhati-hati dalam mengambil risiko.
Inter sempat mendapat peluang emas melalui tembakan Federico Dimarco, namun kiper muda Lazio, Christos Mandas, tampil gemilang.
Inter akhirnya membuka keunggulan lewat sepakan keras Yann Bisseck di menit ke-45 setelah memanfaatkan bola liar dari situasi sepak pojok.
Lazio bangkit di babak kedua dan menyamakan kedudukan melalui Pedro di menit ke-72.
Denzel Dumfries sempat membawa Inter unggul lagi lewat sundulan di menit ke-79. Namun, penalti Pedro di menit ke-90 setelah handball Bisseck membuyarkan tiga poin di depan mata.
Inter Kini Bergantung pada Hasil Napoli vs Cagliari
Dengan hasil ini, Inter mengoleksi 78 poin, tertinggal satu angka dari Napoli yang bermain imbang melawan Parma.
Pada pekan terakhir, Inter akan bertandang ke markas Como, sedangkan Napoli menjamu Cagliari. Hanya kemenangan yang bisa menjaga asa Inter, sembari berharap Napoli terpeleset.
Jika Napoli menang, maka Scudetto akan jatuh ke tangan Partenopei. Namun jika kedua tim finis dengan poin yang sama — skenario yang bisa terjadi jika Napoli imbang dan Inter menang — maka aturan baru Serie A akan diberlakukan.
Potensi Playoff Juara Serie A: Sejarah Bisa Terulang
Serie A sejak 2022 telah menetapkan bahwa jika dua tim finis dengan poin yang sama dalam perebutan gelar, maka harus dilakukan pertandingan playoff satu leg tanpa tambahan waktu.
Jika laga imbang, langsung dilanjutkan dengan adu penalti. Ini bisa menjadi playoff gelar pertama sejak 1964, saat Inter kalah dari Bologna.
Inter tentu berharap sejarah tak terulang, namun untuk itu mereka harus menang di laga terakhir dan berharap Napoli gagal meraih tiga poin.












