CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Jumat, 6 Maret 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Tuti Raih Doktor Ilmu Sosial Unpas, Kaji Pengembangan BLK-K

Hanna Hanifah
22 Mei 2025
unpas

Tuti Haryanti resmi meraih gelar Doktor Ilmu Sosial Pascasarjana Unpas setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam Sidang Promosi Doktor, Kamis (22/5/2025). (foto: han/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pascasarjana Universitas Pasundan (Unpas) kembali melahirkan doktor baru.

Tuti Haryanti resmi meraih gelar Doktor Ilmu Sosial dalam Sidang Promosi Doktor yang digelar pada Kamis (22/5/2025) di ruang sidang lantai 6 Gedung Paguyuban Pasundan, Jalan Sumatera No. 41, Kota Bandung.

Sidang dipimpin oleh Prof. Dr. H. Bambang Heru P, M.S. selaku Ketua Sidang. Tuti dibimbing oleh tim promotor yang terdiri dari Prof. Dr. H. Thomas Bustomi, M.Si., serta co-promotor Prof. Dr. Lia Muliawaty, M.Si.

unpas

Bertindak sebagai penguji eksternal adalah Prof. Dr. H. Kamal Alamsyah, M.Si., dan Prof. Dr. H. Soleh Suryadi, M.Si.

Tujuan dan Hasil

Disertasinya berjudul “Strategi Pengembangan Kapasitas Organisasi Balai Latihan Kerja Komunitas Kementerian Ketenagakerjaan (Studi Kasus di Balai Latihan Kerja Komunitas Inkubator di Kabupaten Garut)”.

Tuti menyoroti permasalahan pengelolaan Balai Latihan Kerja Komunitas (BLK-K) di Kabupaten Garut. Sebagai bagian dari program strategis pemerintah dalam meningkatkan keterampilan masyarakat.

Baca juga:   Beasiswa RMP dari Pemkot Bandung Diserahkan Unpas Kepada 141 Mahasiswa

Penelitian tersebut mengungkap adanya hambatan pada tiga level, yakni sistem kebijakan, kelembagaan, dan individu.

Di level sistem, belum terintegrasinya program BLK-K inkubator wirausaha dengan kebijakan pemerintah menjadi tantangan utama.

Di tingkat kelembagaan, disharmonisasi antara pemilik yayasan/pondok pesantren dan tujuan pendirian BLK-K masih terjadi.

Sementara di level individu, keterbatasan jumlah dan kualitas SDM turut menghambat efektivitas program.

Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus.

Hasilnya menunjukkan bahwa strategi pengembangan kapasitas BLK-K mencakup penyusunan prosedur kerja yang jelas. Penataan struktur organisasi, peningkatan kualitas individu melalui pelatihan. Serta penguatan kemitraan dengan sektor industri dan pemerintah daerah.

Baca juga:   Bikin Foto Jadi Lukisan pada Bidang Lengkung, Mahasiswa Teknik Mesin Unpas Buat Laser Engraving

Selain itu, pengembangan kurikulum yang relevan, program pelatihan terintegrasi dan aplikatif. Serta pelatihan berbasis proyek dan soft skills menjadi bagian dari strategi peningkatan daya saing lulusan BLK-K.

Namun, tantangan masih ada, antara lain pemahaman terbatas terhadap standar operasional, perubahan regulasi. Keterbatasan fasilitas, rendahnya motivasi peserta, dan keragaman latar belakang pendidikan.

Harapan

Saat ditemui usai sidang, Tuti menjelaskan bahwa penelitiannya menggunakan teori Grindle yang mencakup tiga intervensi: sistem, kelembagaan, dan individu.

Ia berharap penelitian ini dapat menjadi rujukan bagi kebijakan di bidang ketenagakerjaan. Terutama dalam menyinergikan kebijakan pusat dan daerah.

“Harapan saya, penelitian ini bisa dilanjutkan oleh peneliti berikutnya dengan lebih mendalami teori Grindle. Khususnya kaitannya dengan kondisi eksternal. Kepada pemangku kebijakan, saya harap kebijakan terkait bisa lebih bersinergi dengan pemerintah daerah. Kepada BLK Komunitas, saya harap terus bersemangat untuk melakukan pengembangan dan adaptasi terhadap teknologi,” tuturnya.

Baca juga:   Ratusan Mahasiswa Baru Ikut PKKMB di Kampus 2 IWU Soreang

Tuti juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Unpas yang telah membimbingnya selama proses studi.

“Saya tidak salah pilih masuk Unpas. Para promotor dan dosen membimbing sesuai potensi saya. Pendekatan keagamaan Islam juga sangat membantu saya lebih tenang dalam menghadapi situasi sulit. Terutama saat menyusun disertasi,” ujar Tuti.

Tuti lulus dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,67 predikat sangat memuaskan dan menjadi doktor ke-290 yang dihasilkan Pascasarjana Ilmu Sosial Unpas. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: Doktor Ilmu Sosial Pascasarjana UnpasPascasarjana Universitas Pasundanpascasarjana unpassidang Promosi Doktorunpas


Related Posts

Pascasarjana Unpas
HEADLINE

Neneng Efa Fatimah Raih Doktor Ilmu Manajemen Pascasarjana Unpas, Teliti Budaya Mutu Pelayanan Rumah Sakit

5 Maret 2026
Pascasarjana Unpas
HEADLINE

Indarta Priyana Raih Doktor Ilmu Manajemen Pascasarjana Unpas Lewat Riset Perilaku Organisasi Hijau

5 Maret 2026
Pascasarjana Unpas
HEADLINE

Wahyitno Raih Gelar Doktor Ilmu Manajemen Pascasarjana Unpas, Teliti Strategi SDM Industri Logistik

5 Maret 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
Radio Player
No Result
View All Result

Trending

Cinta, Kopi, dan Kekuasaan: Kisah Tragis Apun Gencay dalam Sejarah Cianjur
PASJABAR

Cinta, Kopi, dan Kekuasaan: Kisah Tragis Apun Gencay dalam Sejarah Cianjur

5 Maret 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM— Komunitas Temu Sejarah Indonesia menggelar Diskusi Buku ke-104 bertajuk Cinta, Kopi, dan Kekuasaan: Kesaksian Nyai...

Ketua Umum FPTI Yenny Wahid. (ANTARA FOTO/WAHY PUTRO A)

Ketum FPTI Janji Usut Tuntas Dugaan Pemotongan Bonus Atlet oleh Terduga Pelaku Pelecehan

5 Maret 2026
Ketua Umum FPTI Yenny Wahid, dan Menpora Erick Thohir. (Dok. Kemenpora)

FPTI Pecat Pelatih Terduga Pelaku Pelecehan, Yenny Wahid Fasilitasi Atlet Lapor Polisi

5 Maret 2026
Manchester City. Foto: Pixabay/Jorono.

Manchester City Ditahan Imbang Forest, Harapan Pangkas Jarak dengan Arsenal di Puncak Klasemen Kandas

5 Maret 2026
Perbaikan Jalan Bekasi

DPRD Kota Bekasi Ingin Percepatan Perbaikan Jalan Rusak Sebelum Arus Mudik 2026 Dimulai

5 Maret 2026

Highlights

Manchester City Ditahan Imbang Forest, Harapan Pangkas Jarak dengan Arsenal di Puncak Klasemen Kandas

DPRD Kota Bekasi Ingin Percepatan Perbaikan Jalan Rusak Sebelum Arus Mudik 2026 Dimulai

Infrastruktur Kota Bekasi Masih Kurang Memadai, DPRD Kota Bekasi Beri Sorotan

Rekor Michael Carrick Terhenti! Manchester United Tumbang di Kandang Newcastle, Arsenal Rebut Takhta Tim Terbaik 2026

Baznas Sediakan Servis dan Ganti Oli Gratis untuk 5.000 Motor Pemudik

Polisi Ringkus Pelaku Pembunuhan Bocah SD di Cipatat Bandung Barat

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.