WWW.PASJABAR.COM – Hari terakhir pelaksanaan Festival Film Cannes ke-78 pada Sabtu (24/5) diwarnai insiden pemadaman listrik besar-besaran yang melumpuhkan sebagian besar kota Cannes dan wilayah sekitarnya di Prancis.
Menurut Hollywood Reporter, kejadian tersebut diduga kuat sebagai aksi sabotase.
Pemadaman listrik terjadi sejak pukul 10.00 pagi waktu setempat, menghentikan pemutaran film. Memaksa sejumlah kafe dan restoran tutup atau hanya melayani pembayaran tunai. Serta menyebabkan kekacauan lalu lintas akibat matinya lampu pengatur jalan.
Meski demikian, kegiatan di Palais — pusat utama festival — tetap berlangsung berkat generator cadangan yang langsung berfungsi.
Konferensi pers film Mastermind karya Kelly Reichardt tetap digelar sesuai jadwal dengan kehadiran Josh O’Connor dan Paul Mescal.
Operator listrik Prancis, RTE, mencatat sekitar 160.000 rumah tangga terdampak.
Media lokal melaporkan terjadinya kebakaran yang diduga disengaja di gardu listrik di luar kota Tanneron. Serta robohnya beberapa tiang listrik di kawasan Mougins, Villeneuve-Loubet, dan Cagnes-sur-Mer yang diduga telah digergaji.
Listrik mulai pulih sebagian pada pukul 15.00. Sebagian besar hotel dan apartemen di Cannes pun telah kembali beroperasi. Memastikan kenyamanan para tamu undangan dalam acara penutupan festival.
Jafar Panahi Raih Palme d’Or
Meski diwarnai gangguan, penutupan Festival Film Cannes 2025 berlangsung lancar dan penuh makna.
Sutradara Iran, Jafar Panahi, berhasil meraih penghargaan tertinggi Palme d’Or melalui filmnya It Was Just an Accident. Sebuah drama politik yang menggambarkan perjuangan para mantan tahanan politik menghadapi trauma masa lalu.
“Banyak wajah teman-teman saya di penjara yang terlintas saat menerima penghargaan ini. Saat kami di penjara, rakyat Iran berjuang di jalanan untuk kebebasan. Saya senang bisa mewakili mereka,” ujar Panahi dalam pidatonya.
Panahi telah lama menghadapi larangan membuat film dan bepergian dari pemerintah Iran. Kehadirannya di Cannes menjadi simbol kuat kebebasan berekspresi dan ketahanan seniman di tengah tekanan politik.
Daftar Pemenang Cannes 2025 (Pilihan)
- Palme d’Or: It Was Just an Accident — Jafar Panahi
- Grand Prix: Sentimental Value — Joachim Trier
- Jury Prize (bersama): Sirât — Oliver Laxe & Sound of Falling — Mascha Schilinski
- Sutradara Terbaik: Kleber Mendonça Filho (The Secret Agent)
- Aktor Terbaik: Wagner Moura (The Secret Agent)
- Aktris Terbaik: Nadia Melliti (The Little Sister)
- Skenario Terbaik: Jean-Pierre & Luc Dardenne (Young Mothers)
- Special Jury Prize: Resurrection — Bi Gan
- Short Film Palme d’Or: I’m Glad You’re Dead Now — Tawfeek Barhom
- Caméra d’Or (Film debut terbaik): The President’s Cake — Hasan Hadi
Un Certain Regard
- Film Terbaik: The Mysterious Gaze of the Flamingo — Diego Céspedes
- Sutradara Terbaik: Tarzan dan Arab Nasser (Once Upon a Time in Gaza)
- Aktor Terbaik: Frank Dillane (Urchin)
- Aktris Terbaik: Cleo Diára (I Only Rest in the Storm)
Sorotan Distribusi
Mubi menjadi distributor paling agresif tahun ini, mengakuisisi Die My Love karya Lynne Ramsay seharga 24 juta dolar AS. Serta film Sentimental Value dan The Sound of Falling.
Sementara itu, Sirât telah diamankan oleh Neon untuk distribusi di Amerika Utara dan oleh Mubi untuk wilayah Italia, Turki, dan India.
Ketua juri Juliette Binoche menilai seleksi film tahun ini “berani dan sarat muatan politik”. Membuktikan bahwa sinema tetap menjadi medium penting untuk menggugah dan menginspirasi. (han)









