BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Program Studi (Prodi) Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas Pasundan (UNPAS), menyelenggarakan Workshop SolidWorks di Aula Mandalasaba, Kampus IV UNPAS, Jalan Setiabudi, Bandung, Rabu (28/5/2025).
Kegiatan ini bertujuan memperkuat kompetensi mahasiswa di bidang desain teknik berbasis perangkat lunak industri.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Teknik UNPAS, Prof. Dr. Ir. Yusman Taufik, M.P, yang juga menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan PT Prosinergi Multitama.
Prof. Yusman menekankan pentingnya penguasaan software SolidWorks bagi mahasiswa teknik sebagai bekal dalam menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.
“Kami ingin lulusan Teknik tidak hanya mendapat ijazah, tetapi juga memiliki kompetensi di bidang gambar teknik dan desain. SolidWorks menjadi alat untuk melahirkan lulusan yang inovatif, kreatif, dan siap menghadapi tantangan industri,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan jika kegiatan tersebut bukan hanya untuk Prodi Teknik Mesin namun akan diapliasikan untuk lulusan di porogram Teknik Industri, Teknologi Pangan, Teknik Lingkungan dan Perencanaan Wilayah dan Kota.

“Kedepannya melalui MoU ini, kami terapkan juga untuk lulusan SMK bekerjasama dengan Yayasan Pendidikan Dasar Menengah Pasundan khususnya di SMK-SMK. Sehingga lulusan SMK Pasundan memiliki Kompetensi didalam penggambaran alat-alat teknologi tepat guna,” harapnya.
Sertifikasi Internasional untuk Mahasiswa UNPAS
Ketua Prodi Teknik Mesin UNPAS, Dr. Ir. Sugiharto, M.T, menjelaskan bahwa melalui workshop ini, mahasiswa berkesempatan mendapatkan sertifikat internasional SolidWorks, baik CSWA (Certified SolidWorks Associate) maupun CSWP (Certified SolidWorks Professional).
“Program ini kami gelar dalam tiga batch. Setiap batch diikuti 10 mahasiswa. Pada batch pertama, tujuh mahasiswa lulus dan mendapat sertifikasi langsung dari SolidWorks,” jelasnya.
Ditambahkannya, sertifikasi ini akan menjadi surat pendamping ijazah, yang menegaskan keahlian mahasiswa dalam desain teknik secara global.

“
Bahkan worshop kami diahadiri oleh Qatar Energy yang memang butuh sekali lulusan dengan sertifikat Solid Work ini,” tuturnya.
Ia berharap, sertifikat SolidWorks menjadi bukti bahwa mahasiswa yang kuliah di Unpas khususnya Prodi Teknik Mesin bisa memiliki keunikan diabanding kampus lainnya.
Kerja Sama dengan SMK dan Dukungan Dunia Industri
Direktur PT Prosinergi Multitama, Rudi Subianto, mengapresiasi langkah UNPAS yang menjembatani kebutuhan industri dan dunia pendidikan.
“SolidWorks sangat dibutuhkan industri. Namun hanya sekitar 20% institusi dari Sabang sampai Merauke yang menggunakannya secara aktif. Dengan pelatihan ini, lulusan diharapkan siap kerja, tanpa perlu pelatihan ulang oleh industri,” ujar Rudi.

Bahkan, Qatar Energy turut hadir dalam workshop ini sebagai bentuk ketertarikan terhadap lulusan teknik yang memiliki sertifikasi internasional.
“Industri saat ini mencari lulusan yang langsung siap kerja. Karena itu, sinergi antara akademisi dan industri harus diperkuat,” tambahnya.(tie)
# Workshop SolidWorks UNPAS









