CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 14 Februari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Perplexity AI Luncurkan Labs, Bangun Dasbor hingga Email Otomatis

Hanna Hanifah
31 Mei 2025
Perplexity AI

Perplexity AI. (foto: britannica.com)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

WWW.PASJABAR.COM – Startup AI asal Amerika Serikat, Perplexity AI, resmi meluncurkan Perplexity Labs, sebuah alat baru berbasis kecerdasan buatan.

Fitur dari Perplexity AI tersebut ditujukan untuk membantu pengguna menyelesaikan proyek kompleks secara mandiri. Mulai dari pembuatan laporan, spreadsheet, hingga dasbor interaktif.

Perplexity Labs kini tersedia bagi pelanggan Pro Plan seharga $20 per bulan di versi web, serta aplikasi iOS dan Android, dan akan segera hadir di platform Mac dan Windows.

Menariknya, platform ini mampu melakukan riset dan analisis secara otomatis selama 10 menit atau lebih. Memanfaatkan sejumlah fitur seperti pencarian mendalam (deep web search), eksekusi kode, serta pembuatan grafik dan dokumen.

“Labs dapat membantu Anda menyelesaikan berbagai proyek pekerjaan maupun pribadi. Mulai dari merancang kampanye pemasaran, menganalisis keuangan bisnis, hingga merencanakan menu makan mingguan,” tulis Perplexity dalam pengumuman resminya.

Fitur Utama Perplexity Labs

Labs dirancang sebagai sistem multi-agen AI yang tak hanya memberi jawaban. Tetapi juga mampu merencanakan, mengeksekusi, dan menyempurnakan alur kerja proyek.

Baca juga:   Piala Thomas Kembali ke Indonesia Setelah 19Tahun

Beberapa fitur unggulannya meliputi:

  • Kemampuan menghasilkan dan mengeksekusi kode, untuk tugas seperti menyusun data, menerapkan rumus, membuat grafik, dokumen teks, atau spreadsheet;
  • Tab Assets yang menampung semua file yang dihasilkan selama proses kerja, dari grafik, gambar, CSV, hingga kode;
  • Pembuatan aplikasi mini, seperti dasbor, slideshow, atau situs web interaktif langsung dari tab App, tanpa memerlukan alat pengembangan eksternal.

Dalam sebuah contoh di blog perusahaan, Perplexity Labs diminta bertindak sebagai pimpinan firma konsultan teknologi. Untuk menyusun daftar 20 calon klien startup B2B di AS berdasarkan tahapan pendanaan (Seed, Series A, atau B).

Labs tak hanya berhasil mengorganisasi data secara rapi, tapi juga menyusun email pengantar untuk CEO masing-masing startup yang ditargetkan.

Performa Setingkat Tim Riset Profesional

Perplexity menyatakan bahwa Labs merupakan perluasan dari alat Deep Research (kini direbranding sebagai Research). Namun dirancang untuk tugas yang lebih kompleks.

Baca juga:   Raffi Ahmad Turun ke Bandung Barat Bantu Warga Tak Layak Huni

Bila Research dapat menyajikan laporan komprehensif dalam waktu 3–4 menit, Labs dapat bekerja lebih lama untuk menghasilkan dokumen berkualitas tinggi yang lebih lengkap dan interaktif.

Pengguna cukup mendeskripsikan kebutuhan mereka dalam bahasa alami, dan Labs akan membangun dasbor secara real-time—dilengkapi elemen klik yang dapat langsung digunakan oleh pengguna non-teknis.

File yang dihasilkan dapat diekspor sebagai PDF, dokumen, atau dibagikan sebagai Perplexity Page. Platform ini juga mendukung integrasi dengan layanan seperti Google Sheets serta menyertakan kutipan dari sumber terpercaya untuk mendukung validitas hasil risetnya.

Menarik untuk Pengguna Enterprise, Tapi Masih Ada Tantangan

Peluncuran Labs memperkuat posisi Perplexity di tengah persaingan ketat dengan pemain besar seperti OpenAI, Anthropic (Claude), dan Google (Gemini).

Menurut Hyoun Park, CEO dan analis utama di Amalgam Insights, Labs memiliki potensi seperti “tim digital” yang membawa ide hingga jadi produk nyata.

Baca juga:   Rektor Unpad Soroti Pentingnya Integritas Ilmiah di Era AI

Namun demikian, adopsi enterprise masih menghadapi tantangan.

Menurut Thomas Randall dari Info-Tech Research Group, Labs memang unggul sebagai sandbox yang terbuka, murah, dan fleksibel. Namun belum menyediakan kontrol keamanan dan privasi data setara Microsoft Copilot atau Google Gemini.

“Setiap model pembuat aset seperti ini masih belum transparan dalam hal asumsi dan data yang digunakan. Ini menjadi perhatian besar bagi CIO,” ujarnya.

Ekspansi Strategis di Industri

Seiring dengan peluncuran Labs, Perplexity juga memperluas kehadirannya melalui kerja sama strategis. Termasuk integrasi asisten AI ke dalam ponsel Motorola dan negosiasi dengan Samsung.

Perusahaan bahkan telah meneken kesepakatan dengan Deutsche Telekom AG untuk mengembangkan AI phone yang dijadwalkan rilis pada akhir 2025.

Perplexity Labs menandai langkah besar dalam tren global menuju AI produktivitas yang lebih mandiri dan kompleks.

Namun, para pemangku kepentingan bisnis diimbau untuk tetap berhati-hati. Dan menekankan pentingnya tata kelola data dalam implementasi teknologi ini. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: AIPerplexityperplexity aiPerplexity Labssistem multi-agen AIStartup AI


Related Posts

unpad
HEADLINE

Rektor Unpad Soroti Pentingnya Integritas Ilmiah di Era AI

11 Februari 2026
Baznas Luncurkan Cendekia Digital Akademi Berbasis Gim Edukasi AI
HEADLINE

Baznas Luncurkan Cendekia Digital Akademi Berbasis Gim Edukasi AI

24 Januari 2026
literasi media
HEADLINE

Dewan Pers dan RRI Bandung Gelar Literasi Media “AI dan Masa Depan Jurnalisme”

13 Oktober 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
Radio Player
No Result
View All Result

Trending

Ghost of Yotei
HEADLINE

Sony Siapkan Mode Legends Multiplayer untuk Ghost of Yotei

14 Februari 2026

WWW.PASJABAR.COM - Sony mengumumkan gim Ghost of Yotei akan menghadirkan mode multipemain bertajuk Legends yang dijadwalkan rilis...

tiket KA

Sebanyak 43 Ribu Tiket KA Daop 2 Terjual Jelang Imlek

14 Februari 2026
bawah jembatan pasupati

Pemkot Bandung Hadirkan Taman Publik di Bawah Jembatan Pasupati

14 Februari 2026
BMKG hujan lebat

BMKG Sebut Hujan Lebat Berpotensi Terjadi di Banyak Daerah

14 Februari 2026
Jerry Bruckheimer Konfirmasi Sekuel Film F1 Tengah Dikerjakan

Jerry Bruckheimer Konfirmasi Sekuel Film F1 Tengah Dikerjakan

13 Februari 2026

Highlights

BMKG Sebut Hujan Lebat Berpotensi Terjadi di Banyak Daerah

Jerry Bruckheimer Konfirmasi Sekuel Film F1 Tengah Dikerjakan

YouTube Resmi Hadirkan Aplikasi Khusus untuk Apple Vision Pro

Bocoran Xiaomi 18: Layar Lebih Besar dan Kamera Periskop 200MP

Program CSR Telkom, Empat Biodigester Diserahkan ke Boyolal

Jelang Ramadan Cabai Tembus Rp100 Ribu, Ayam dan Daging Ikut Melonjak! Warga Bandung Menjerit

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.