CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 26 Maret 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Waspadai Varian Baru Covid 2025, Ini Imbauan Kemenkes

Hanna Hanifah
31 Mei 2025
covid 2025

ilustrasi. (foto: infeksiemerging.kemkes.go.id)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

WWW.PASJABAR.COM – Covid 2025 kembali menjadi perhatian setelah Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengeluarkan surat edaran untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi merebaknya kembali virus tersebut.

Lima tahun setelah pandemi Covid-19 pertama kali mengguncang dunia, peningkatan kasus di sejumlah negara Asia menjadi sinyal penting bagi Indonesia untuk bersiap.

Surat edaran yang ditandatangani oleh Plt. Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Murti Utami pada Rabu, 28 Mei 2025, menyebut. Bahwa lonjakan kasus Covid-19 terjadi di negara-negara seperti Thailand, Hongkong, Malaysia, dan Singapura. Khususnya pada minggu ke-12 tahun ini.

Varian yang beredar pun beragam, di antaranya XEC dan JN.1 di Thailand, LF.7 dan NB.1.8 (turunan JN.1) di Singapura, serta XEC di Malaysia.

Meski tingkat transmisinya dinilai relatif rendah dan angka kematian tidak signifikan, Kemenkes menganggap situasi ini tetap perlu diantisipasi.

Baca juga:   Raka Mahasiswa Unpas Gunakan Kelebihan Untuk Hal Bermanfaat

Surat edaran tersebut meminta Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk meningkatkan kewaspadaan dini. Memantau tren kasus, serta memperkuat pelaporan melalui Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR).

“Kami meminta segera melaporkan peningkatan kasus potensial KLB (Kejadian Luar Biasa) dalam waktu kurang dari 24 jam,” tulis surat edaran.

Situasi Terkini di Indonesia

Di tengah kekhawatiran global soal Covid 2025, Indonesia justru mencatat tren yang membaik.

Pada minggu ke-20, jumlah kasus konfirmasi mingguan menurun drastis dari 28 menjadi hanya 3 kasus, dengan positivity rate sebesar 0,59 persen. Varian dominan di Indonesia saat ini adalah MB.1.1.

Walau begitu, Kemenkes tetap mengimbau masyarakat dan pemangku kepentingan untuk tidak lengah. Pemerintah daerah diminta terus mengikuti informasi global dan meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi kemunculan klaster baru.

Langkah Pencegahan

Kemenkes menekankan pentingnya upaya promotif untuk mencegah lonjakan Covid 2025, antara lain dengan:

  • Menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS),
  • Mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun (CTPS) atau memakai hand sanitizer,
  • Menggunakan masker saat sakit atau berada di kerumunan,
  • Segera memeriksakan diri jika mengalami gejala infeksi saluran pernapasan dan memiliki riwayat kontak risiko.
Baca juga:   Berikut 28 Gerai Layanan Publik di MPP di Jalan Cianjur

Fasilitas pelayanan kesehatan juga diminta aktif melakukan penyelidikan epidemiologi bila ditemukan lonjakan kasus infeksi pernapasan.

Ancaman Varian XEC

Menurut Bangkok Post, Kementerian Kesehatan Masyarakat Thailand menyebut varian XEC—rekombinan dari Omicron—memiliki potensi penularan tujuh kali lebih tinggi dari flu biasa.

XEC pertama kali diidentifikasi di Jerman pada Juni 2024 dan mulai terdeteksi di Thailand awal 2025.

Dr. Teera Woratanarat dari Fakultas Kedokteran Universitas Chulalongkorn menyebut XEC sudah beredar selama Januari hingga Februari. Hingga 21 Mei 2025, tercatat 108.891 kasus dengan 27 kematian akibat Covid-19 di Thailand.

Baca juga:   Tokoh Sunda Sikapi Kebangsaan dan Kesundaan di Paguyuban Pasundan

Dari AS, Direktur Scripps Research Translational Institute Eric Topol memperingatkan bahwa penyebaran XEC baru saja dimulai dan bisa memicu gelombang baru.

“Butuh waktu berbulan-bulan bagi varian XEC untuk mencapai tingkat penularan tinggi,” ujarnya dikutip BBC (18/9/2024).

Gejala umum dari varian ini meliputi demam, nyeri badan, kelelahan, batuk, dan sakit tenggorokan.

Imbauan Kemenkes

Menanggapi potensi ancaman Covid 2025, Kemenkes menegaskan pentingnya deteksi dini dan respons cepat.

“Promosi gaya hidup sehat, pelaporan aktif, dan penggunaan masker tetap menjadi kunci dalam mencegah potensi gelombang baru Covid-19,” tegas Murti Utami dalam keterangan yang dilansir Antara.

Masyarakat diimbau untuk tidak panik, namun tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan dan mengikuti informasi resmi dari Kemenkes maupun WHO. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: covid 2025JN.1kemenkes RILF.7NB.1.8XEC


Related Posts

covid
HEADLINE

Stok Vaksin Kosong, Dinkes Jabar Imbau Waspada Covid

4 Juni 2025
bio farma
PASBANDUNG

Bio Farma Sambut 230 Nakes Teladan: Mengabdi untuk Indonesia Emas 2045

18 Agustus 2024

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

apple kamera
HEADLINE

Apple Uji Sensor Kamera 200 MP untuk iPhone Generasi Berikutnya

26 Maret 2026

WWW.PASJABAR.COM — Apple dikabarkan tengah mempertimbangkan penggunaan sensor kamera utama 200 MP untuk iPhone generasi selanjutnya, mengikuti...

harga pangan

Harga Pangan Fluktuatif, Cabai Rawit dan Ayam Alami Kenaikan

26 Maret 2026
Samsung Resmi Rilis Galaxy A57 dan A37 dengan Fitur AI

Samsung Resmi Rilis Galaxy A57 dan A37 dengan Fitur AI

26 Maret 2026
wahana terbang rooftop

Viral di Medsos, Wahana Terbang Rooftop Bandung Diserbu Wisatawan

26 Maret 2026
harimau benggala

Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Mati Diduga Terinfeksi Virus

26 Maret 2026

Highlights

Viral di Medsos, Wahana Terbang Rooftop Bandung Diserbu Wisatawan

Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Mati Diduga Terinfeksi Virus

Harga Tiket Naik, Pemudik Tetap Padati Terminal Leuwipanjang Bandung

Harmoni 7 Negara di Skuad Garuda: John Herdman Beberkan Alasan Bawa Gerbong Asisten Asing

Transfer Barcelona 2026: Batas Harga Bintang Atletico Madrid Julian Alvarez Ditetapkan, Hansi Flick Bidik Alessandro Bastoni

Alasan John Herdman Panggil Elkan Baggott: Bukan Sekadar Faktor ‘Inggris’, Tapi Standar Championship!

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.