www.pasjabar.com — Sprint Race MotoGP Belanda 2025 menghadirkan duel menarik antara dua bersaudara, Marc Marquez dan Alex Marquez.
Digelar di Sirkuit Assen pada Sabtu (28/6). Keduanya bersaing ketat sepanjang 13 lap dalam balapan yang sangat kompetitif.
Namun, pada akhirnya, Marc Marquez yang berhasil keluar sebagai pemenang, sementara sang adik harus puas finis di posisi kedua.
Alex Marquez, pembalap Gresini Racing, tampil solid dengan menempel ketat sang kakak sejak awal balapan.
Bahkan, ia mencatat waktu lebih cepat di beberapa sektor sirkuit, khususnya Sektor 3.
Sayangnya, semua upaya tersebut belum cukup untuk menyalip rider Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, yang tampil tangguh di momen-momen krusial.
Balapan berakhir dengan selisih tipis 0,351 detik antara keduanya, namun hasil ini justru menimbulkan pertanyaan: mengapa Alex tidak menyalip kakaknya dan mencoba merebut kemenangan?
Alex Marquez Ungkap Alasan Tak Salip Marc
Menanggapi hasil sprint race tersebut, Alex Marquez menjelaskan mengapa dirinya memilih tetap berada di belakang Marc hingga garis finis.
Dalam wawancara dengan MotoGP.com, Alex mengakui bahwa dirinya telah tampil maksimal, namun tidak memiliki keunggulan di sektor-sektor penting untuk melakukan overtaking.
“Saya lebih cepat dari Marc di Sektor 3, tapi itu bukan sektor yang tepat untuk bergerak. Dia terlalu kuat di Turn 16 dan Turn 1, dua titik terbaik untuk menyalip,” ungkap Alex.
Meski sedikit kecewa karena gagal memanfaatkan kesempatan, pembalap berusia 29 tahun itu tetap bangga bisa bersaing sampai akhir.
Ia mengaku akan mengevaluasi performanya, terutama dari sisi start, agar lebih siap menghadapi race utama.
“Saya tak bisa melakukannya (menyalip). Tapi kami bisa cepat dan bersaing sampai akhir. Saya 90 persen puas. Nanti kami akan coba lagi, dengan fokus khusus dari start,” tambahnya.
Klasemen Memanas: Marquez Bersaudara di Posisi 1 dan 2
Kemenangan Marc Marquez di Sprint Race Assen memperkuat posisinya di puncak klasemen sementara MotoGP 2025. Kini, The Baby Alien mengoleksi 282 poin dan semakin kokoh di urutan pertama.
Sementara itu, Alex Marquez menempati peringkat kedua dengan raihan 239 poin.
Selisih 43 poin antara keduanya bisa menjadi penentu dalam perebutan gelar juara dunia musim ini, terlebih jika Alex mampu tampil lebih agresif di race utama yang akan berlangsung Minggu (29/6).
Dengan performa solid dari dua bersaudara ini, MotoGP 2025 semakin menarik untuk disimak.
Persaingan bukan hanya antar tim, tapi juga terjadi di dalam keluarga Marquez sendiri. Akankah Alex mampu membalas kekalahan di sprint dengan kemenangan di race utama?












