CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 2 Februari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Piala Dunia Klub 2025 adalah Ide Terburuk dalam Sepak Bola!

pri
29 Juni 2025
Jurgen Klopp yang tengah menjabat sebagai Kepala Sepak Bola Global grup Red Bull diwawancarai dalam sebuah jumpa pers di Salzburg, Austria pada 14 Januari 2025.(AFP/KERSTIN JOENSSON)

Jurgen Klopp yang tengah menjabat sebagai Kepala Sepak Bola Global grup Red Bull diwawancarai dalam sebuah jumpa pers di Salzburg, Austria pada 14 Januari 2025.(AFP/KERSTIN JOENSSON)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

www.pasjabar.com — Mantan manajer Liverpool, Juergen Klopp, kembali melontarkan kritik tajam terhadap padatnya kalender sepak bola modern. Kali ini, pria asal Jerman itu menyoroti Piala Dunia Antar klub 2025, yang disebutnya sebagai “ide terburuk yang pernah diterapkan dalam sepak bola”.

Pernyataan ini menyusul digelarnya turnamen bergengsi tersebut di Amerika Serikat mulai 14 Juni hingga 13 Juli 2025.

Gealran tersebut hanya tiga pekan setelah berakhirnya musim Liga Inggris, dan empat pekan menjelang musim baru dimulai.

Klopp Soroti Beban Pemain: Tidak Ada Waktu untuk Pulih

Dalam wawancara bersama media Jerman Welt, Klopp menegaskan bahwa penyelenggaraan Piala Dunia Antarklub dengan format baru ini mengabaikan aspek terpenting dari sepak bola: kesehatan dan kesejahteraan pemain.

Baca juga:   Al Hilal vs Man City: Duel 16 Besar Panas di Piala Dunia Klub!

Ia menilai bahwa jeda waktu antarkompetisi yang sangat sempit memperbesar risiko kelelahan, baik secara fisik maupun mental.

“Pada akhirnya, semua itu seharusnya tentang pertandingan itu sendiri, bukan aspek-aspek di sekelilingnya – dan karena itulah Piala Dunia Antarklub adalah ide terburuk yang pernah diterapkan dalam sepak bola dalam konteks ini,” ujar Klopp.

Lebih lanjut, Klopp menyindir bahwa keputusan-keputusan seperti ini justru diambil oleh mereka yang tidak lagi terlibat langsung dalam sepak bola sehari-hari.

Klopp selama ini dikenal vokal menyoroti kalender kompetisi yang terlalu padat.

Ia bahkan membandingkan waktu istirahat pesepak bola dengan atlet NBA yang memiliki libur hingga empat bulan per tahun.

Sebagai contoh, ia menyebut bahwa bek Liverpool, Virgil van Dijk, hanya mendapatkan waktu istirahat total yang setara sepanjang karier profesionalnya.

Baca juga:   Kalah Dipengadilan Pemdaprov Jabar Siap Banding Lahan SMAN 1 Bandung

Format Baru Piala Dunia Klub Picu Pro dan Kontra

Piala Dunia Antarklub 2025 merupakan edisi pertama yang memakai format baru 32 tim, menggantikan sistem lama yang hanya melibatkan tujuh tim.

Tujuannya adalah untuk meningkatkan nilai komersial, visibilitas global, dan menghadirkan kompetisi lebih merata secara geografis.

Namun, di sisi lain, banyak suara mengkritik bahwa turnamen ini justru memperburuk kepadatan jadwal klub-klub elite, terutama dari Eropa.

Kritik dari Klopp menambah panjang daftar pihak yang mempertanyakan urgensi dan relevansi turnamen ini.

Beberapa pelatih dan pengamat juga telah memperingatkan bahwa meningkatnya jumlah pertandingan dalam satu musim bisa berdampak buruk pada kualitas permainan dan kesehatan pemain jangka panjang.

Baca juga:   Kalah Telak dari PSG, Simone Inzaghi Tinggalkan Inter Milan

Klub Non-Eropa Nikmati Panggung Besar, Tapi Keseimbangan Dipertanyakan

Meski kontroversial, turnamen ini tetap menampilkan beberapa laga menarik di fase grup.

Klub-klub dari Brasil bahkan tampil impresif, dengan empat tim berhasil lolos ke babak 16 besar, menunjukkan bahwa format baru ini setidaknya memberi panggung bagi tim-tim dari luar Eropa untuk bersinar.

Namun, Klopp tetap pada pendiriannya bahwa kompetisi semacam ini semestinya tidak mengorbankan kesehatan pemain demi kepentingan bisnis.

Ia menekankan bahwa sepak bola akan kehilangan rohnya jika terus memaksakan pertandingan tanpa mempertimbangkan aspek regenerasi fisik dan mental pemain.

“Kita sudah punya Copa America, Euro, Piala Dunia, dan kini Piala Dunia Antarklub. Tapi kapan pemain punya waktu untuk istirahat yang layak?” tutup Klopp.

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: beban kerja pesepak bolajadwal sepak bola terlalu padatJuergen Klopp Piala Dunia Klubkelelahan pemain sepak bolaKlopp kritik FIFAkritik Klopp FIFA Club World Cuppadatnya jadwal kompetisiPiala Dunia Antarklub 2025


Related Posts

Joao Pedro mencetak gol di final Piala Dunia Antarklub 2025 dan membantu Chelsea jadi juara (Foto: Getty Images/Buda Mendes)
HEADLINE

Baru Gabung, Joao Pedro Langsung Antar Chelsea Juara Dunia!

14 Juli 2025
Rodrygo sudah diajak bicara oleh Xabi Alonso. (Foto: Getty Images/Marc Atkins)
HEADLINE

Rodrygo Goes Ingin Hengkang? Xabi Akhirnya Buka Suara!

7 Juli 2025
Lautaro Martinez bobol gawang Bayern Munich. (Foto: Getty Images/Alex Grimm)
HEADLINE

Fabio Capello: Lautaro Salah! Konflik dengan Calhanoglu Harusnya Tak Terjadi

7 Juli 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
Radio Player
No Result
View All Result

Trending

Mohammad Zaki Ubaidillah. (Foto: Dok. PP PBSI)
HEADLINE

Zaki Juara Thailand Masters 2026: Mohammad Zaki Ubaidillah Taklukkan Wakil Tuan Rumah Melalui Duel Sengit Rubber Game di Stadion Nimibutr

2 Februari 2026

BANGKOK, WWW.PASJABAR.COM -- Babak final tunggal putra turnamen Thailand Masters 2026 mempertemukan pemain muda Mohammad Zaki Ubaidillah...

Pertamina Enduro menang 3-0 atas Bandung BJB Tandamata / @mojisports_

Jakarta Pertamina Enduro Balas Dendam: Megatron dan Kawan-Kawan Libas Bandung BJB Tandamata Skor 3-0

2 Februari 2026
Napoli kalahkan Fiorentina dengan skor 2-1 di Liga Italia. (Foto: REUTERS/Ciro De Luca)

Napoli Amankan Tiga Poin di Maradona Stadium: Partenopei Tumbangkan Fiorentina Skor 2-1 dan Terus Tempel Ketat Posisi Papan Atas Klasemen

1 Februari 2026
Starting XI Inter Milan saat melawan Arsenal di Liga Champions. (c) AP Photo/luca

Inter Milan Siap Serbu Markas Cremonese: Nerazzurri Bertekad Kokohkan Posisi Puncak Klasemen Serie A Dalam Laga Tandang Di Giovanni Zini

1 Februari 2026
Borneo FC menang dramatis 2-1 atas PSIM Yogyakarta pada 1 Februari 2026. Gol Koldo Obieta bawa Borneo FC pepet Persib di puncak klasemen. (instagram/@borneofc.id)

Drama di Stadion Segiri: Borneo FC Menang Dramatis atas PSIM Yogyakarta dan Kembali Memepet Posisi Persib di Puncak Klasemen

1 Februari 2026

Highlights

Inter Milan Siap Serbu Markas Cremonese: Nerazzurri Bertekad Kokohkan Posisi Puncak Klasemen Serie A Dalam Laga Tandang Di Giovanni Zini

Drama di Stadion Segiri: Borneo FC Menang Dramatis atas PSIM Yogyakarta dan Kembali Memepet Posisi Persib di Puncak Klasemen

Comeback Fantastis Di Stamford Bridge: Chelsea Taklukkan West Ham United 3-2 Setelah Sempat Tertinggal Dua Gol Pada Babak Pertama

Arsenal Pesta Gol Di Elland Road: Skuad The Gunners Hancurkan Leeds United 4-0 Dan Kokohkan Posisi Di Puncak Klasemen

Barcelona Bungkam Elche 3-1: Lamine Yamal Tampil Sempurna Saat Blaugrana Curi Poin Penuh Di Estadio Martinez Valero

Teror Kawanan Anjing Di Cibuntu: Seorang Anak Kecil Terluka Parah Akibat Digigit Hewan Peliharaan Yang Lepas Ke Pemukiman Warga

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.