www.pasjabar.com — Spekulasi panjang soal masa depan Shayne Pattynama akhirnya menemui titik terang. Bek kiri naturalisasi timnas Indonesia itu dipastikan tidak akan bergabung dengan Persib Bandung untuk Liga 1 musim 2025/2026.
Kabar ini diungkap langsung oleh gelandang sekaligus kapten Persib, Marc Klok, yang juga merupakan sahabat dekat sekaligus rekan satu agensi Shayne.
“Iya, kami memang satu agensi, Status Pro Sport,” ujar Klok.
“Saya sudah tahu dia akan ke mana. Dia sudah tanda tangan kontrak, tapi bukan ke Persib. Dipastikan bukan Persib,” tegasnya.
Harapan Bobotoh Pupus, Bek Timnas Indonesia Pilih Jalur Lain
Kepastian ini sekaligus memupus harapan Bobotoh yang sejak lama mendambakan kehadiran Shayne Pattynama di skuad Maung Bandung.
Sejak memutuskan tidak memperpanjang kontraknya bersama klub Belgia, KAS Eupen, nama Shayne memang santer dikaitkan dengan Persib.
Apalagi, posisi bek kiri menjadi salah satu titik lemah yang ingin diperkuat pelatih Bojan Hodak setelah Edo Febriansyah resmi hijrah ke Dewa United.
Dengan statusnya sebagai pemain timnas dan pengalaman bermain di Eropa, Shayne dinilai sebagai opsi ideal.
Namun kini, semua spekulasi itu sirna. Shayne dikonfirmasi telah resmi menandatangani kontrak dengan klub barunya—meski Marc Klok enggan mengungkap identitas klub tersebut.
Ketika ditanya media, Klok justru berseloroh, “Berani bayar berapa, saya kasih bocoran?” ucapnya sambil tertawa.
Tinggal Tunggu Pengumuman Resmi Klub Baru
Shayne Pattynama dipastikan telah menyelesaikan seluruh proses negosiasi dan tinggal menunggu pengumuman resmi dari klub barunya.
Keputusan tersebut disebut sudah final. Bek kelahiran Belanda itu kini menjadi salah satu nama paling dicari klub-klub Liga 1, terutama setelah performa apiknya bersama skuad Garuda di bawah arahan Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert.
Meski gagal merekrut Shayne, Persib Bandung disebut belum menyerah.
Manajemen tengah membidik beberapa nama lokal lainnya untuk memperkuat sisi kiri pertahanan. Para Bobotoh pun kini harus mengalihkan harapan mereka pada target alternatif.












