Turin, www.pasjabar.com — Juventus akhirnya mengamankan jasa striker tajam asal Kanada, Jonathan David, sebagai rekrutan anyar mereka untuk musim 2025/2026. Pemain berusia 25 tahun ini didatangkan dari Lille dengan status bebas transfer, namun tetap melibatkan biaya perekrutan yang signifikan.
David menandatangani kontrak berdurasi lima tahun dengan La Vecchia Signora, dan menyebut kepindahannya ke Turin sebagai mimpi masa kecil yang menjadi kenyataan.
Datang Gratis, Tapi Tidak Murah
Meskipun kontraknya bersama Lille telah berakhir, Juventus tetap harus merogoh kocek sebesar 12,5 juta euro sebagai biaya komisi dan perekrutan.
Kontrak yang disodorkan kepada David berdurasi lima tahun dengan bayaran 6 juta euro per musim, plus bonus 2 juta euro tergantung performa.
Langkah ini menegaskan komitmen Juventus dalam membangun lini depan yang tajam dan berbahaya, terutama setelah musim lalu yang dinilai kurang produktif di sektor serangan.
Punya Catatan Tajam di Lille
Jonathan David datang ke Juventus dengan reputasi sebagai salah satu striker paling produktif di Ligue 1.
Di musim 2024/2025, ia mencetak 25 gol dan 12 assist dalam 49 pertandingan bersama Lille, catatan yang membuatnya dilirik banyak klub elite Eropa.
“Saya suka mencetak gol dan bekerja sama dengan rekan satu tim. Kekuatan terbesar saya adalah menemukan ruang dan berada di posisi yang tepat pada waktu yang tepat,” ujar David.
Dengan gaya bermain yang dinamis, cepat, dan cerdas dalam mencari ruang, David diharapkan menjadi senjata baru yang mematikan di lini depan Juventus.
Tantangan Baru di Serie A
Bagi Jonathan David, ini akan menjadi pengalaman pertamanya bermain di Italia. Ia menyambut tantangan baru di Serie A dengan penuh semangat dan ambisi.
“Saat kecil saya selalu mengagumi Juventus. Saya pikir ini salah satu dari 10 klub terbesar di dunia. Ada di sini adalah kehormatan,” ujarnya.
“Setiap langkah adalah tantangan. Datang ke Serie A juga tantangan—untuk beradaptasi dengan liganya, dengan teman-teman setim, dan untuk meraih kesuksesan.”
Kehadiran David diharapkan bisa membawa angin segar bagi proyek baru Juventus di bawah pelatih anyar dan formasi baru yang lebih ofensif.











