CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 8 Maret 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASBUDAYA

Temu Sejarah Explore #6 : Lembang dalam Sketsa Kolonialisme

Tiwi Kasavela
9 Juli 2025
Temu Sejarah Explore #6 : Lembang dalam Sketsa Kolonialisme

Temu Sejarah Explore #6 : Lembang dalam Sketsa Kolonialisme. (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM— Angin pagi di Lembang selalu membawa aroma pinus dan kenangan. Tapi di balik kesejukan dan ketenangan alamnya, Lembang menyimpan kisah lama, tentang para tuan tanah, petinggi kolonial, dan misionaris yang pernah membentuk wajah kota kecil ini. Sebuah narasi kolonialisme yang jarang dibicarakan, apalagi dipijak langsung dengan kedua kaki.

Pada Minggu pagi, 20 Juli 2025 mendatang, komunitas Temu Sejarah kembali menggelar kegiatan eksplorasi sejarah bertajuk Temu Sejarah Explore #6: Lembang dalam Sketsa Kolonialisme, berkolaborasi dengan Komunitas Sejarah Lembang.

Sebuah ajakan untuk tak hanya mengingat, tapi juga mengalami sejarah secara utuh—melalui langkah kaki dan percakapan di lokasi-lokasi yang menyimpan cerita dari masa lampau.

Baca juga:   Pastv : Pidato Prof. Didi Turmudzi Saat Sawala Budaya Ke 43

“Lembang itu seperti halaman buku tua yang halus, kalau tak dibuka dengan hati-hati, bisa robek atau justru terlewat,” kata Tiwi Kasavela, pendiri Temu Sejarah Indonesia.

Bersama Temu Sejarah, acara ini akan dipandu oleh Malia Nur Alifa, tour guide sekaligus pengurus Komunitas Sejarah Lembang.

Dengan kontribusi hanya Rp25.000 per orang, peserta akan diajak menyusuri jejak kolonial dari titik kumpul di Alun-Alun Lembang, menyelami kembali masa ketika Lembang menjadi wilayah strategis dalam lanskap kolonial Hindia Belanda.

Rute akan melewati jalanan yang dulunya merupakan jalur pengangkut hasil bumi, rumah-rumah peninggalan Ursone yang kini tinggal sunyi, serta lokasi bekas peternakan raksasa yang pada masanya disebut terbesar se-Asia Tenggara. Semua kisah ini dirangkai dengan narasi sejarah yang bertaut dengan mitos lokal—antara Sangkuriang, Saunggalah, dan perubahan lanskap sosial yang dibawa kolonialisme.

Baca juga:   Wisata Religi: Menggali Keunikan Masjid Endan Andansih di Purwakarta

Bagi Tiwi, sejarah bukan sekadar kronologi, melainkan pengalaman yang bisa dirasa.

“Kami ingin membangun hubungan batin dengan ruang-ruang sejarah. Ketika kaki melangkah di tempat yang pernah dilalui penjajah, guru pribumi, atau petani lokal, kita sedang menyambung simpul memori kolektif bangsa,” tandasnya.

Peserta tidak hanya diajak mendengar, tapi juga berdialog—tentang bagaimana kolonialisme membentuk tata kota, relasi kuasa, hingga cara kita memandang warisan budaya hari ini. Dalam kegiatan ini, sejarah menjadi milik bersama, bukan monopoli buku atau akademisi.

Baca juga:   Mengenal Kekayaan Wayang Nusantara di Galeri Wayang Purwakarta

📍 Informasi Acara
Temu Sejarah Explore #6: Lembang dalam Sketsa Kolonialisme
🗓 Minggu, 20 Juli 2025
🕘 09.00–12.00 WIB
💵 Rp25.000/orang
📌 Titik kumpul: Alun-Alun Lembang, Gang Denser I No 13, Lembang, Kabupaten Bandung

📲 Daftar via WhatsApp: 0895-3572-55688
📸 IG: @temusejarah

Karena sejarah tak hanya milik masa lalu. Ia juga hidup dalam langkah kita hari ini. Sampai jumpa di Lembang—di mana udara sejuk, mitos, dan kolonialisme berbaur dalam satu sketsa perjalanan. (tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Tiwi Kasavela
Tags: ExplorekolonialismelembangTemu Sejarah


Related Posts

Cinta, Kopi, dan Kekuasaan: Kisah Tragis Apun Gencay dalam Sejarah Cianjur
PASJABAR

Cinta, Kopi, dan Kekuasaan: Kisah Tragis Apun Gencay dalam Sejarah Cianjur

5 Maret 2026
Buku Teks Sejarah Indonesia
PASNUSANTARA

Meninjau Ulang Representasi Peranakan Tionghoa dalam Buku Teks Sejarah Indonesia

26 Februari 2026
Dari Taman Kota ke Kebun Binatang, Diskusi Temu Sejarah Ungkap Fakta Arsip Kolonial
PASBANDUNG

Dari Taman Kota ke Kebun Binatang, Diskusi Temu Sejarah Ungkap Fakta Arsip Kolonial

26 Februari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
Radio Player
No Result
View All Result

Trending

Vidi Aldiano Dimakamkan
HEADLINE

Pemakaman Vifi Aldiano, Artis Indonesia Berduka

8 Maret 2026

# Vidi Aldiano Dimakamkan JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM — Hujan di Tempat Pemakaman Umum (TPU)Tanah Kusir menjadi duka untuk...

status siaga 1 TNI

TB Hasanuddin: Soal Siaga Satu, Panglima TNI dan Kasad Berbeda Mana yang Benar?

8 Maret 2026
Michael Carrick saat memimpin latihan Manchester United (c) MUFC Official

Bursa Transfer 2026: Michael Carrick Bidik Winger Kiri Baru untuk Manchester United

8 Maret 2026
Timnas Malaysia mendapat suntikan kekuatan baru menjelang laga penting melawan Vietnam dalam lanjutan Kualifikasi Piala Asia 2027. Sosok itu adalah Facundo Garces, bek tangguh asal Argentina yang kini resmi dinaturalisasi dan siap memperkuat Timnas Malaysia.(TANGKAPAN LAYAR)

Respon Resmi Deportivo Alaves Usai Facundo Garces Terbukti Palsukan Dokumen Naturalisasi

7 Maret 2026
Pemain Persib Bandung, Federico Barba tak kesulitan menjalani liga di bulan Ramadan. (Persib)

Federico Barba Bicara Atmosfer Ramadan di Persib: Adaptasi Jadwal Bukan Masalah bagi Eks Bek Como

7 Maret 2026

Highlights

Respon Resmi Deportivo Alaves Usai Facundo Garces Terbukti Palsukan Dokumen Naturalisasi

Federico Barba Bicara Atmosfer Ramadan di Persib: Adaptasi Jadwal Bukan Masalah bagi Eks Bek Como

Real Madrid Tekuk Celta Vigo 2-1: Alvaro Arbeloa Puji Mentalitas Juara Los Blancos

Trabzonspor Ogah Permanenkan Andre Onana, Sebut Harga dari MU Tidak Masuk Akal!

Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Melawan Kanker Ginjal

Troy Deeney: Kepindahan ke Barcelona Berhasil ‘Jinakkan’ Ego Marcus Rashford

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.