Manchester United Borong Pemain Baru, Javi Guerra Jadi Incaran Terbaru
www.pasjabar.com — Manchester United mulai menunjukkan keseriusan dalam membenahi skuad usai musim mengecewakan. Hingga pertengahan Juli 2025, Setan Merah sudah meresmikan tiga pemain anyar: Matheus Cunha, Diego Leon, dan Bryan Mbeumo. Ketiganya dipastikan akan tampil di tur pramusim di Amerika Serikat bersama pelatih Ruben Amorim yang berambisi mengembalikan kejayaan klub.
Namun, misi perombakan belum selesai. Kabarnya, United masih akan mendatangkan hingga tiga pemain tambahan sebelum jendela transfer musim panas ditutup pada awal September.
Fokus Perbaikan: Lini Tengah, Kiper, dan Striker
Performa buruk musim lalu membuat banyak posisi jadi perhatian manajemen. United masih mencari kiper baru dan penyerang tajam. Namun fokus utama saat ini adalah memperkuat lini tengah.
Nama-nama seperti Ederson dan Joao Palhinha telah masuk radar. Akan tetapi, perhatian kini tertuju pada gelandang muda milik Valencia, Javi Guerra. Gelandang Spanyol U-21 ini disebut-sebut jadi target realistis setelah menolak perpanjangan kontrak dengan klubnya.
Valencia Buka Pintu, United Bergerak Cepat
Laporan dari Marca menyebut Manchester United sedang melakukan negosiasi diam-diam untuk memboyong Javi Guerra. Valencia dikabarkan membanderol sang pemain di angka minimum 17 juta poundsterling, angka yang dianggap terjangkau oleh United.
Situasi Guerra yang kontraknya masih aktif hingga 2027 membuat Valencia berada dalam posisi sulit. Mereka tak ingin kehilangan pemain muda berbakat secara cuma-cuma, namun juga sadar situasi bisa memburuk jika terus dipertahankan tanpa komitmen masa depan.
Langkah Serius Demi Bangkit dari Keterpurukan
Jurnalis Sebastien Vidal bahkan menyebut bahwa United siap menebus Guerra dengan harga 21,5 juta poundsterling. Jika kesepakatan tercapai, ini akan menjadi tambahan penting di lini tengah. Guerra digadang-gadang bisa menjadi tandem ideal bagi Bruno Fernandes atau bahkan pengganti jangka panjang Casemiro.
Ruben Amorim kini tampak diberi keleluasaan penuh untuk membentuk tim sesuai visinya. Targetnya jelas: membawa Manchester United kembali ke puncak klasemen Liga Inggris dan bersaing di kancah Eropa.












