WWW.PASJABAR.COM – Mahasiswi Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pasundan (Unpas), Nadzifa Aurora Refha Hermansyah, akan mewakili Kota Sukabumi dalam ajang Pasanggiri Mojang Jajaka Jawa Barat 2025.
Keikutsertaan Nadzifa tidak hanya menjadi wujud aktualisasi diri, tetapi juga mencerminkan komitmen generasi muda. Dalam memajukan sektor pariwisata, kebudayaan, dan ekonomi kreatif di tingkat regional.
“Saya siap melangkah, memperkenalkan potensi Kota Sukabumi dan mewakili generasi muda yang kreatif, cerdas, dan berbudaya di ajang Pasanggiri Mojang Jajaka Jawa Barat 2025,” ujar Nadzifa, dilansir unpas.ac.id.
Lahir di Kota Sukabumi pada 5 Mei 2005, Nadzifa dikenal sebagai sosok muda yang aktif secara akademik. Sekaligus berprestasi di berbagai ajang seni, budaya, dan akademik.
Sejumlah pencapaiannya antara lain:
- Mojang Parigel Kota Sukabumi 2024
- Pinilih Duta Kampus Universitas Pasundan 2024
- 1st Runner-Up Putri Batik Jawa Barat 2024
- Finalis Traditional Dance Sport PON XXI 2024
- Juara 3 Lomba Tari Tradisional The 17th National Folklore Festival 2023
- Siswa Berprestasi Bidang Akademik SMAN 3 Kota Sukabumi 2023
- Juara 2 Tari Kreasi Daerah SWARGALOKA 2023
- Juara 2 Medali Silver Traditional Dance Sport PON XXI 2023
- Finalis Gadis Sampul Squad 2023
- Juara 2 Show Dance Pekan Olahraga Provinsi Jawa Barat Ikatan Olahraga Dance Sport Indonesia XIV 2022
- Penari di Festival Payung Indonesia Solo dan 24 Jam Menari di Taman Budaya Jawa Barat
Bagi Nadzifa, menjadi bagian dari Unpas bukan hanya tentang mengejar ilmu. Tetapi juga membawa nilai, budaya, dan semangat kampus ke panggung yang lebih luas.
“Jujur, aku nggak nyangka bisa sampai di titik ini jadi duta kampus Unpas dan dipercaya mewakili Kota Sukabumi di tingkat Jawa Barat. Buat aku, ini bukan cuma soal lomba, tapi juga tentang bawa nama baik kampus dan kota yang aku banggakan,” katanya.
Dengan modal pengalaman dan prestasi yang dimiliki, Nadzifa diharapkan mampu membawa semangat inovatif, karakter intelektual, serta representasi budaya yang kuat pada ajang Mojang Jajaka Jawa Barat 2025.
“Semoga langkah ini bisa jadi inspirasi buat teman-teman mahasiswa lainnya, bahwa apa pun asal kita, kita bisa kalau mau coba dan berani. Mohon doa dan dukungannya ya! Biar semangat ini terus nyala dan bisa kasih hasil terbaik buat Unpas dan Sukabumi,” harapnya.
Dukungan pun mengalir dari civitas akademika Unpas dan masyarakat Sukabumi, yang berharap langkah Nadzifa dapat menjadi inspirasi. Bagi mahasiswa lain untuk terus berkarya, berprestasi, serta memberi kontribusi nyata bagi daerah dan bangsa. (han)












