BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Universitas Pasundan (Unpas) menggelar Seleksi Tahfidz Al-Qur’an sebagai bagian dari proses Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2025/2026.
Kegiatan ini berlangsung di Aula Mandalasaba Ir. H. Djuanda, Kampus II Unpas Tamansari, Selasa (12/8/2025). Dan diikuti oleh 40 peserta dari berbagai daerah.
Seleksi ini diselenggarakan untuk memberikan ruang bagi calon mahasiswa. Yang memiliki prestasi di bidang keagamaan, khususnya hafalan Al-Qur’an.
Kepala Biro Bidang Kemahasiswaan, Pembelajaran, dan Alumni (Belmawabud) Unpas, R. Hj. Iin Martina, S.H., yang hadir mewakili Wakil Rektor Belmawabud Unpas Prof. Dr. Cartono, M.Pd., M.T., menyampaikan.
Bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen Unpas dalam memadukan aspek akademik dengan nilai-nilai keislaman.
“Seleksi hari ini diikuti oleh 40 peserta yang mendaftar. Pelaksanaan seleksi dilakukan bekerja sama dengan Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Syiar Islam (LP2SI) Unpas. Yang dipimpin oleh Dr. K.H. Tata Sukayat, M.Ag., yang juga sebagai Ketua Pelaksana seleksi,” ujarnya, dilansir dari unpas.ac.id.
R. Hj. Iin Martina juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat.
“Kami ucapkan terima kasih kepada para juri dan peserta yang telah hadir. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan menghasilkan para penghafal Al-Qur’an terbaik yang akan menjadi bagian dari keluarga besar Unpas,” katanya.
Ketua Pelaksana sekaligus Ketua LP2SI Unpas, Dr. K.H. Tata Sukayat, M.Ag., menjelaskan. Bahwa setiap peserta menghadapi total sembilan pertanyaan yang diajukan oleh tiga juri.
Setiap juri memberikan tiga pertanyaan berdasarkan juz yang diusulkan oleh peserta. Bentuk pertanyaan tersebut berupa sambung ayat, dan peserta diminta melanjutkan bacaan. Hingga juri menghentikannya.
“Bentuk pertanyaannya berupa sambung ayat, dan peserta diminta melanjutkan hingga juri menghentikan,” terangnya.
Tiga dewan juri yang menilai pada seleksi tahun ini adalah Dr. K.H. Tata Sukayat, M.Ag., Dr. H. Popo Suryana, S.E., M.Si., dan Dr. H. Asep Samsul Bahri, M.Ag. Penilaian difokuskan pada kelancaran, ketepatan, dan hafalan peserta. Dengan toleransi kesalahan maksimal dua kali.
Perkuat Identitas Kampus
Seleksi Tahfidz Al-Qur’an ini tidak hanya berfungsi sebagai jalur seleksi akademik, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat identitas kampus. Sebagai perguruan tinggi yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai keislaman.
Dengan adanya seleksi ini, Unpas berharap dapat menjaring calon mahasiswa yang tidak hanya berprestasi secara akademik. Tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan moral sebagai bekal untuk berkontribusi positif bagi masyarakat. (han)












